Film Korea terbaru yang bertajuk 'Escape' telah merilis gambaran sekilas mengenai karakter Lee Je Hoon jelang perilisannya.
Mengusung genre thriller aksi, 'Escape' menceritakan tentang sisi lain pagar kawat berduri di Zona Demiliterisasi (DMZ) dan menggambarkan pelarian sengit dan pengejaran tentara Korea Utara yang bermimpi menjalani kehidupan di Korea Selatan.
Film ini disutradarai oleh Sutradara Lee Jong Pil yang sebelumnya sukses menggarap 'Samjin Company English Class', 'The Sound of a Flower', dan 'Born To Sing'.
Lee Je Hoon berperan sebagai Im Kyu Nam, seorang tentara Korea Utara yang memiliki keinginan untuk menjalani kehidupan baru di Korea Utara. Untuk mewujudkan hal itu, dia harus meninggalkan negara asalnya dan melintasi DMZ.
Sersan Im Gyu Nam, yang ditempatkan di dekat Garis Demarkasi Militer, mendekati akhir masa pengabdiannya selama 10 tahun dan bermimpi untuk melarikan diri ke tempat di mana dia dapat mengejar keinginannya, terbebas dari kenyataan pahit karena tidak mampu membentuk masa depannya sendiri, bahkan jika dia menemui kegagalan.
Im Gyu Nam harus memulai pelarian menegangkan yang mengancam nyawa. Dia harus bersembunyi dari kejaran Ri Hyun Sang (diperankan oleh Koo Kyo Hwan), seorang petugas dari Departemen Keamanan Negara Korea Utara.
Lee Je Hoon akan menampilkan emosi tulus Im Gyu Nam dan tekad perjuangannya menuju mimpinya. Tak hanya menurunkan berat badan, dia juga melakukan proses syuting yang penuh tuntutan.
Lee Je Hoon harus melakukan melakukan adegan berlari tanpa henti dan melintasi medan kasar berupa semak-semak dan rawa berlumpur. Selain itu, dia menggambarkan tekad Gyu Nam yang teguh untuk melewati proses pelarian yang menantang dengan tatapan mata yang intens dan penuh tekad, yang secara efektif menyampaikan emosi karakter tersebut.
“Saya melihat Gyu Nam sebagai salah satu manusia biasa yang berusaha melepaskan diri dari kenyataan dan mengejar cita-cita masa depan, impian, dan harapan. Saya pikir kerinduan Gyu Nam akan masa depan yang lebih cerah dan tekadnya untuk mewujudkannya akan menyentuh hati banyak orang,” tutur Lee Je Hoon seperti dikutip dari Soompi pada Rabu (29/5/2024).
Sementara itu, Sutradara Lee Jong Pil pun turut memuji kemampuan Lee Je Hoon. Sang sutradara kagum pada akting Lee Je Hoon yang sangat mendalami karakternya.
“Saya samar-samar berharap Gyu Nam akan memiliki tekad dan tatapan seperti seseorang yang berusaha untuk melarikan diri. Lee Je Hoon sempurna untuk peran itu. Melihatnya sepenuhnya tenggelam dan fokus, saya benar-benar merasa dia mewujudkan Gyu Nam,” ungkap Sutradara Lee Jong Pil.
Film 'Escape' dijadwalkan tayang di bioskop pada 3 Juli mendatang. Nantikan informasi selanjutnya!
Baca Juga
-
BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?
-
Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan
Artikel Terkait
-
Sinopsis Film Detention, Nekat Baca Buku Terlarang Berujung Malapetaka
-
Ini Sosok Produser Film Vina: Sebelum 7 Hari, Dipolisikan Gegara Kasus Vina Cirebon Booming Lagi
-
Film 'Jurnal Risa by Risa Saraswati', Horor dengan Konsep Mockumentary
-
Sukses yang Pertama, Si Juki The Movie Dilanjutkan dengan Judul Harta Pulau Monyet
-
Bedah Tuntas 5 Alasan Kamu Harus Nonton 'Film Furiosa: A Mad Max Saga'
Entertainment
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027
-
Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah
Terkini
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai
-
Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk