Setelah hampir 10 tahun menemani para penggemarnya, seri manga My Hero Academia karya Khei Horikoshi resmi berakhir. Selama perjalanannya, manga ini merambah berbagai media, mulai dari light novel, spin-off, serial anime, hingga video game dan film.
Menyadur laporan dari Pinkvilla pada Rabu (14/8/2024), manga My Hero Academia berhasil menduduki posisi ketiga di platform Manga Plus Shueisha, berada di bawah Chainsaw Man karya Tatsuki Fujimoto dan Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami.
Menariknya, My Hero Academia berhasil mengungguli judul-judul populer lainnya seperti Boruto: Blue Vortex dan One Piece karya mangaka legendaris Eiichiro Oda.
Selama diterbitkan, My Hero Academia meraih penghargaan sebagai Manga Terbaik dan hingga April 2024 manga ini telah terjual lebih dari 100 juta kopi, termasuk penjualan spin-off-nya.
Prestasi ini menjadikannya salah satu manga dengan penjualan tertinggi sepanjang masa. Kesuksesan ini tidak hanya terbatas pada manga, karena serial anime-nya juga berhasil meraih berbagai nominasi dan penghargaan.
Manga My Hero Academia resmi menutup kisahnya di chapter #430, di mana All Might kembali hadir di saat kritis untuk menyelamatkan Deku (Izuku Midoriya).
Pada akhir cerita, Deku memutuskan untuk meninggalkan kehidupan sebagai pahlawan dan beralih menjadi guru di SMA U.A. Di sisi lain, banyak penggemar merasa kecewa dengan keputusan untuk menjadikan Deku sebagai figur yang biasa saja setelah perjalanan heroik panjang yang dilaluinya.
Bahkan selama 8 tahun berlalu, seluruh teman sekelas Deku telah menjadi pahlawan, kecuali dirinya. Kekecewaan semakin terasa ketika Khei Horikoshi tidak memberikan akhir romantis bagi Deku dan Ochaco Uraraka.
Banyak alur cerita dalam My Hero Academia yang dirasa belum sepenuhnya terjawab, tetapi mungkin bakal ada perkembangan lebih lanjut di masa depan untuk menjawab pertanyaan yang tersisa. Untuk saat ini, inilah akhir dari perjalanan 10 tahun Izuku Midoriya alias Deku.
Sementara untuk versi anime-nya, kamu bisa menonton petualangan seru Deku dan kawan-kawan di platform Netflix, Vidio, Bstation, maupun iQIYI.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
The Apothecary Diaries: 9 Kasus Paling Ikonik yang Pernah Dipecahkan Maomao
-
Ulang Tahun ke-60, Ini 7 Film Terbaik yang Diperankan Robert Downey Jr.
Artikel Terkait
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
The Apothecary Diaries: 9 Kasus Paling Ikonik yang Pernah Dipecahkan Maomao
-
Jujutsu Kaisen: Alasan Kenapa Yuta Okkotsu Terpilih Jadi Ketua Klan Gojo
Entertainment
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
Terkini
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan