Warner Bros. tengah menggarap film biopik sang legenda NBA, Kobe Bryant, yang diberi judul With the 8th Pick. Film ini akan menyoroti kisah awal karier Kobe Bryant khususnya momen ketika ia resmi masuk ke NBA pada tahun 1996.
Proyek ini sempat menjadi rebutan berbagai studio dan layanan streaming sebelum akhirnya resmi jatuh ke tangan Warner Bros.
Proyek film With the 8th Pick untuk saat ini belum memiliki sutradara. Naskah filmnya ditulis oleh Sohn dan Johannsen yang sama-sama bernaung di Verve Talent and Literary Agency.
Laporan awal mengenai proyek ini pertama kali diungkap oleh The InSneider yang juga menyinggung kemungkinan adanya partner produksi. Meski begitu, sejumlah sumber menyebut pembicaraan dengan pihak ketiga masih terlalu dini.
Film ini disebut-sebut akan menggabungkan nuansa dari film Moneyball (Brad Pitt), The Social Network, hingga Air (Ben Affleck). Ceritanya akan menampilkan momen penuh ketegangan yang menjadi titik balik besar dalam sejarah NBA.
Judulnya sendiri merujuk pada John Nash, pemilik hak pick ke-8 saat itu, yang sebenarnya tertarik merekrut Kobe Bryant. Namun karena konflik internal dan organisasi, keputusan itu urung diambil.
Akhirnya, Kobe Bryant justru dipilih oleh Charlotte Hornets di urutan ke-13, sebelum kemudian ditukar ke Los Angeles Lakers dengan Vlade Divac.
Kobe Bryant dikenal sebagai pencetak angka terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Los Angeles Lakers sekaligus guard pertama di NBA yang bermain selama 20 musim.
Kobe Bryant tercatat 18 kali tampil di ajang All-Star, serta meraih empat penghargaan NBA All-Star Game MVP Awards. Pada pertengahan 2000-an, ia menjuluki dirinya dengan sebutan Black Mamba, nama yang kemudian melekat erat dan diakui luas oleh publik.
Tak hanya bersinar di NBA, Kobe Bryant juga mempersembahkan medali emas untuk tim Amerika Serikat pada Olimpiade 2008 di Beijing dan Olimpiade 2012 di London.
Kariernya bahkan merambah dunia perfilman, ketika pada 2018 ia meraih Academy Award untuk kategori Best Animated Short Film lewat Dear Basketball (2017).
Film ini menggambarkan perjalanan emosional Kobe Bryant menjelang masa pensiunnya dari NBA. Kisahnya dibuka dengan adegan Bryant melakukan dunk penentu kemenangan untuk Los Angeles Lakers.
Dari situ, ia mengajak penonton bernostalgia ke masa kecilnya saat menggulung kaus kaki ayahnya dan berpura-pura melakukan tembakan kemenangan di Great Western Forum.
Lewat narasi puitis, Kobe Bryant menceritakan bagaimana kecintaannya pada basket membuatnya rela mengorbankan pikiran, tubuh, jiwa, hingga semangatnya.
Awal 2020 menjadi momen kelam dalam dunia olahraga. Kobe Bryant bersama putrinya yang berusia 13 tahun, Gianna, termasuk di antara sembilan korban yang meninggal dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California.
Kepergiannya memicu gelombang penghormatan dan duka dari seluruh dunia. Sebagai bentuk penghargaan, NBA kemudian mengabadikan namanya dengan menjadikan All-Star Game MVP Award sebagai Kobe Bryant MVP Award.
Sebelumnya, sejumlah proyek dokumenter sudah lebih dulu mengangkat kisah Kobe Bryant. Ada miniseries dokumenter Kobe: The Making of Legend yang tayang di Apple TV dan HBO Max.
Proyek ini lebih banyak menelusuri perjalanan Kobe Bryant sejak masa kecilnya di Italia hingga puncak karier atletiknya, sekaligus menampilkan sisi pribadinya setelah pensiun dari NBA sebagai storyteller dan ayah.
Selain itu, film dokumenter terbaru Netflix berjudul The Heart of Black Mamba: A Journey Through the NBA (2025) menyoroti perjalanan Los Angeles Lakers meraih gelar juara NBA 2010, sekaligus menampilkan kepemimpinan Kobe Bryant di lapangan.
Baca Juga
-
Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?
-
Helldivers Diangkat Jadi Film Layar Lebar, Jason Momoa Masuk Jajaran Pemain
-
Proyek Biopik Frank Sinatra Masih Mandek, Leonardo DiCaprio Angkat Bicara
-
Serial Spider-Noir Siap Tayang 27 Mei 2026, Nicolas Cage Jadi Bintang Utama
-
Digarap Sam Raimi, Film Send Help Raih Rating 93% di Rotten Tomatoes
Artikel Terkait
-
Film Animasi The Cat in the Hat Ditunda, Ini Jadwal Tayang Terbarunya!
-
6 Film Paling Cuan di 2025 Produksi Warner Bros, Weapons Bukan yang Pertama
-
The Pitt Banjir Pujian, Warner Bros Bocorkan Rahasia di Balik Kesuksesannya
-
3 Fakta Prekuel Weapons, Zach Cregger Siap Garap Kisah Gladys
-
Sukses dengan 6 Film di Tahun 2025, Warner Bros Torehkan Sejarah Baru
Entertainment
-
EVANGELION Kembali, Studio Khara dan CloverWorks Garap Seri Anime Baru
-
Tayang 26 Maret, Ini Jajaran Pemain Drakor Cabbage Your Life
-
Shin-chan Masuk Dunia Yokai, Film ke-33 Umumkan Tayang Juli 2026 di Jepang
-
Ilustrator Cuti Hamil, Jadwal Terbit Manga The 100 Girlfriends Diperlambat
-
Annie Awards 2025: Tak Ada Anime Menang, KPop Demon Hunters Borong 10 Piala
Terkini
-
Lampu-Lampu yang Tak Pernah Padam
-
Ramadan dan Pelajaran tentang Kesederhanaan
-
Para Kriminal Berjas Rapi: Satire ala Tere Liye di Negeri Para Bedebah
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
4 Pelembap Korea Beta Glucan Efek Hydrating Bikin Lembap, Bye Kulit Kering!