First look Desta sebagai Dono di film Warkop DKI akhirnya diperlihatkan ke publik lewat unggahan Falcon Pictures. Potret perdana itu langsung mencuri perhatian karena tampilan Desta dinilai cukup meyakinkan sebagai karakter ikonik tersebut.
Melalui akun Instagram @falconpictures_ pada Senin (24/11/2025), rumah produksi itu membagikan poster yang menampilkan Desta bersama dua pemeran lainnya.
Unggahan tersebut disertai caption yang mengajak publik menantikan momen behind the scenes film Warkop DKI yang dijadwalkan rilis pada 2026.
Dalam poster itu, Desta terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak sambil berdiri di samping mobil bersama dua rekannya. Dua pemeran lain yang turut hadir adalah Vino G. Bastian sebagai Kasino dan Tora Sudiro sebagai Indro, yang sebelumnya sudah pernah membintangi karakter legendaris tersebut.
Gestur tubuh dan ekspresi wajah Desta dinilai cukup menggambarkan karakter Dono yang selama ini dikenal publik. Kehadiran Vino dan Tora juga semakin menguatkan nostalgia karena keduanya telah lebih dulu memerankan Kasino dan Indro dalam versi terdahulu.
Di sisi lain, terlihat warna poster didominasi nuansa hijau gelap dan kebiruan, menciptakan atmosfer tegang namun tetap bernuansa komedi khas trio tersebut. Judul Warkop DKI juga tampil besar di bagian atas, sementara di bawahnya tertera informasi sutradara serta jadwal rilis pada 2026.
Unggahan tersebut tentunya banyak menuai respons positif dari warganet. Beberapa juga menyoroti kemiripan Desta dengan Dono.
“Pak Desta mirip,” tulis akun @arifbr***.
“Goks (gokil) Desta malah mirip banget, kaget saya,” tambah @riki.7***.
“Jujur Desta yang paling mirip jadi pakde Dono,” tutur @shoutg***.
“Begitu lihat make up akhir pak Desta… Jadi makin optimis saya… Auto nonton nih,” pungkas @widuro***”
Di sisi lain, saat pengumuman awal bahwa karakter Dono akan diperankan oleh Desta, respons publik sempat terbagi. Banyak warganet meragukan kecocokan sosoknya dengan karakter Dono yang sudah melekat kuat di ingatan penonton.
Beberapa komentar kala itu menilai gestur dan gaya komedi Desta berbeda dengan Dono asli. Namun, setelah poster terbaru dirilis, sejumlah warganet mulai mengakui bahwa penampilan Desta terlihat lebih mendekati dari yang mereka bayangkan.
Lebih jauh, penampilan perdana Desta sebagai Dono kini membuat publik semakin menantikan seperti apa dinamika trio legendaris itu saat tampil kembali di layar lebar. Dengan antusiasme yang mulai menguat, film Warkop DKI versi terbaru ini diprediksi menjadi salah satu proyek yang paling dinanti pada 2026.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Merayakan Perempuan, FISTFEST Hadirkan Ruang Ekspresi Lewat Bunga dan Musik
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Tanam Mangrove dan Berkarya, Kolaborasi Seniman dan Penulis di Pantai Baros
-
4 Rekomendasi Social Space di Jogja untuk Nongkrong dan Diskusi Santai
-
Lagu Digunakan Tanpa Izin, Band Wijaya 80 Laporkan Pelanggaran Hak Cipta
Artikel Terkait
-
Doraemon:The New Castle Hadirkan Visual Bawah Laut, Tayang 27 Februari 2026
-
7 Film Anime Ini Lolos Syarat untuk Nominasi Oscar, Ada Chainsaw Man!
-
Dituding Ikut Memenangkan Omara di FFI 2025, Ini Respons Prilly Latuconsina
-
KPop Demon Hunters Jadi Salah Satu Film Netflix yang Lolos Seleksi Oscar
-
Ulasan Film Emergency Declaration: Teror di Langit dan Pertaruhan Nurani
Entertainment
-
Honkai: Star Rail Rilis Trailer Animasi Bersama MAPPA, Picu Spekulasi Anime
-
Tayang Paruh Kedua, Drakor Father's Home Cooking Resmi Rilis Jajaran Pemain
-
AB6IX Umumkan Hiatus, Negosiasi Perpanjangan Kontrak Masih Berlangsung
-
Tayang 17 April, Seo Ji Hye dan Go Soo Bintangi Drakor Thriller Reverse
-
Akui Gunakan AI di Opening Ascendance of a Bookworm, WIT Studio Minta Maaf
Terkini
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Di Balik Angka UMR: Ada Cerita Perjuangan di Tengah Kebutuhan yang Meningkat
-
5 Pilihan Spray Serum Bi-phase untuk Hasil Wajah Sehat dan Bercahaya
-
Review Nine Puzzles: Alasan Penggemar Drama Misteri Wajib Nonton Ini
-
Membaca Pachinko: Metafora Keberuntungan dan Luka Sejarah yang Abadi