Selebgram sekaligus Youtuber, Jerome Polin menjabarkan skala deforestasi Indonesia yang menunjukkan betapa masifnya kehilangan 10 juta hektar hutan dalam 20 tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan hutan yang seharusnya melindungi masyarakat dari berbagai bencana.
Melansir dari salah satu unggahan di akun Instagram @jeromepolin, pada Senin (8/12/2025), Jerome mencoba memvisualisasikan angka tersebut dengan perhitungan matematika sederhana agar publik lebih mudah memahami skalanya.
“Dalam 20 tahun terakhir, hutan di Indonesia mengalami deforestasi sebanyak 10 juta hektar 10 juta hektar,” tutur Jerome Polin.
Jerome mencoba menjelaskan luas 10 juta hektar dengan perbandingan yang lebih mudah dibayangkan oleh publik. Ia menghitung bahwa jika dikonversi menjadi 100 miliar meter persegi dan dibagi dengan ukuran satu lapangan sepak bola, maka hasilnya setara dengan kurang lebih 14 juta lapangan sepak bola.
“Coba ya 1 lapang sepak bola, itu tuh 7.140 meter kuadrat, tadi kita punya 100 miliar meter kuadrat 100 miliar dibagi 7.140 ini guys, sama dengan 14 juta lapangan sepak bola,” jelasnya.
Jerome kemudian mengajak publik membayangkan skala tersebut dengan perbandingan lain yang lebih dekat. Ia menyebut bahwa luas hutan yang hilang itu, jika disandingkan dengan Pulau Bali yang memiliki luas sekitar 5.780 kilometer persegi, setara dengan hampir 18 kali ukuran pulau tersebut.
“Kita hitung kalau Pulau Bali guys, luas Pulau Bali itu 5.780 km2 ya kita pakai 100.000, 100.000 dibagi 5.780 kira-kira berapa? kira-kira 17,7 jadi ada sekitar hampir 18 kali Pulau Bali,” tegas Jerome.
Jerome juga membuat ilustrasi lain dengan mengubah luas 10 juta hektar menjadi panjang sebuah jalan raya selebar satu meter. Jika dikonversi, angka itu setara dengan 100 juta kilometer panjang jalan.
Ia kemudian membandingkannya dengan jarak bumi ke bulan yang hanya sekitar 384.400 kilometer. Dari hitungan tersebut, panjang itu setara dengan 260 kali perjalanan satu arah Bumi–Bulan atau sekitar 130 kali jika pulang–pergi.
Lebih jauh, Jerome menegaskan bahwa angka 10 juta hektar bukanlah sekadar deretan statistik yang lewat begitu saja. Menurutnya, luasan sebesar itu adalah hutan nyata di Indonesia yang hilang dan seharusnya berfungsi melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana.
“Angka 10 juta hektar ini bukan cuma sekedar statistik tapi ini adalah hutan yang dibabat Indonesia yang seharusnya hutan itu bisa menjaga kita semua dari banyak bencana,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Ia menuliskan bahwa “Pilihan kita cuma ada dua, yaitu melindungi atau kehilangan segalanya,” sebagai pengingat bahwa tindakan hari ini akan menentukan masa depan hutan Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Tanam Mangrove dan Berkarya, Kolaborasi Seniman dan Penulis di Pantai Baros
-
4 Rekomendasi Social Space di Jogja untuk Nongkrong dan Diskusi Santai
-
Lagu Digunakan Tanpa Izin, Band Wijaya 80 Laporkan Pelanggaran Hak Cipta
-
Menunggu Hari Perempuan Bisa Benar-Benar Aman dan Nyaman di Konser Musik
Artikel Terkait
-
Golkar: Legislator Harus Punya Kapasitas Memadai Lindungi Rakyatnya dari Bencana
-
Korban Bencana Sumatra Lampaui 1 Juta Jiwa, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing
-
Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, DPR Tegaskan Sanksi Tak Akan Ringan Meski Minta Maaf
-
DPR Desak Kemenhut Ungkap 12 Perusahaan Diduga Pemicu Banjir Sumatra dalam 30 Hari
-
Pakar IPB Bongkar Fakta Mengerikan di Balik 'Rudal Kayu' Banjir Bandang Sumatera
Entertainment
-
Serial Thailand Girl From Nowhere Dapat Remake Jepang untuk Pertama Kali
-
Wonpil DAY6 Siap Comeback Solo Setelah 3 Tahun dengan Mini Album Unpiltered
-
Irene Red Velvet Siap Comeback Solo dengan Album Penuh Pertama, Biggest Fan
-
Kim Jae Joong Siap Luncurkan Boy Group Baru KEYVITUP, Akan Debut 8 April
-
Jennie BLACKPINK Picu Kritik Netizen saat Dikerumuni di Paris
Terkini
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Meneladani Adab Berutang yang Kian Terlupa di Novel Kembara Rindu
-
Saat Pengkhianatan Dibalas dengan Rencana Cerdas: Ulasan Novel The Camarro
-
Puasa Seharusnya Sederhana, Kenapa Konsumsi Justru Meningkat?
-
Belajar dengan Kesadaran: Membaca Buku Pendidikan Tanpa Ranking