Hayuning Ratri Hapsari | Rana Fayola R.
Park Hae Soo di cuplikan film mendatang, The Great Flood. (Soompi)
Rana Fayola R.

Film bencana fiksi ilmiah Netflix mendatang yang berjudul The Great Flood semakin memicu antisipasi dengan dirilisnya foto-foto adegan baru yang penuh ketegangan. Film ini menampilkan kolaborasi intens antara Kim Da Mi sebagai peneliti AI bernama Anna dan Park Hae Soo sebagai petugas penyelamat bernama Hee Jo.

Melansir Soompi, ceritanya berpusat pada perjuangan putus asa untuk bertahan hidup di hari-hari terakhir Bumi yang dilanda banjir besar. Dengan latar sebuah gedung apartemen yang terendam air bah, "The Great Flood" menggambarkan kekacauan dan harapan yang tersisa di tengah bencana.

Dalam proyek kali ini, Kim Da Mi peneliti AI yang tanpa diduga menjadi harapan terakhir umat manusia bernama Anna. Salah satu foto adegan yang baru dirilis memperlihatkan Anna memeluk erat putranya, Ja In (diperankan oleh Kwon Eun Seong).

Adegan tersebut tidak hanya menyampaikan kasih sayang seorang ibu, tetapi juga tekad kuat Anna untuk melindungi anaknya, meskipun menghadapi kenyataan yang sangat berat dan menantang.

Karakter itu dibebani tugas monumental untuk menciptakan umat manusia baru setelah hampir punah. Tugas ini menimbulkan rasa ingin tahu yang besar tentang pilihan-pilihan sulit dan pengorbanan yang mungkin harus ia lakukan demi kelangsungan hidup spesiesnya.

Di sisi lain, kehadiran Park Hae Soo sebagai Hee Jo adalah seorang petugas keamanan yang ikut serta meningkatkan level ketegangan dalam cerita. Dalam salah satu adegan, Hee Jo terlihat melapor melalui radio sambil dengan hati-hati mengamati sekitarnya, menandakan misi yang berbahaya.

Hee Jo ditugaskan dalam misi penting untuk menyelamatkan Anna. Misi ini diyakini menjadi kunci untuk menyelamatkan umat manusia dari kepunahan. Dengan tekad yang teguh, Hee Jo memasuki gedung apartemen yang dilanda kekacauan akibat banjir.

Park Hae Soo menyatakan, "Saya ingin membentuk Hee Jo menjadi seseorang yang benar-benar cocok untuk misi tersebut—menggambarkan kekuatan seorang prajurit bayaran."

Pernyataan itu seolah menegaskan intensitas dan kesiapan karakter Hee Jo dalam menghadapi bahaya besar.

Berlawanan dengan ketegangan yang dialami Anna dan Hee Jo, kepolosan Ja In muda menambahkan lapisan yang memilukan. Ja In diperlihatkan sedang tersenyum cerah, seolah tidak menyadari bencana yang akan datang, sambil memamerkan gambar hasil karyanya. Kontras ini membuat drama yang berlangsung semakin mengharukan.

Saya ingin menunjukkan perkembangan emosional Anna sepanjang cerita. Melalui dirinya, saya ingin menggambarkan perasaan cinta," kata Kim Da Mi.

Menanti Kolaborasi Intens di Tengah Banjir Bandang

Chemistry antara Kim Da Mi dan Park Hae Soo dalam film ini memang menjanjikan, seperti yang terlihat dari still cuts dan teaser yang telah dirilis pada November 2025. Interaksi intens keduanya terungkap saat mereka harus menghadapi banjir bandang yang dahsyat dan berjuang untuk bertahan hidup.

Film sci-fi thriller ini akan berfokus pada An Na (Kim Da Mi), peneliti AI yang terjebak di apartemen, dan Hee Jo (Park Hae Soo), petugas penyelamat dengan latar belakang misterius. Cerita bergenre bencana-fiksi ilmiah ini mengisahkan upaya An Na dan Hee Jo untuk bertahan hidup di gedung apartemen yang terkunci sambil berusaha mengungkap rahasia penyelamatan umat manusia.

Antisipasi dari para penggemar film dan serial Korea sangat tinggi. Mereka ramai membahas potensi duo tersebut di media sosial, menyoroti tatapan emosional hingga aksi survival bersama. Kekuatan akting Park Hae Soo, yang dikenal dari Squid Game, dan Kim Da Mi, dari Itaewon Class, membawa pengalaman thriller yang kuat ke dalam film ini.

Kolaborasi ini menjanjikan tidak hanya aksi menegangkan, tetapi juga kemungkinan adanya "romansa halus" di tengah ketegangan bencana. Disutradarai oleh Kim Byung Woo, "The Great Flood" sebenarnya telah rampung produksinya sejak tahun 2023 namun ditunda hingga akhir 2025.

"The Great Flood" juga menandai comeback Kim Da Mi setelah vakum selama tiga tahun. Penayangan film ini secara global di Netflix, yang dijadwalkan pada 19 Desember, diprediksi akan menjadi viral, termasuk di Indonesia.