Lintang Siltya Utami | Anggia Khofifah P
Demon Slayer: Infinity Castle (animecorner.me)
Anggia Khofifah P

Perjalanan anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba semakin mendekati garis akhir melalui proyek film ambisius bertajuk Infinity Castle Arc.

Mengutip wawancara The Guardian dengan petinggi Crunchyroll, trilogi film Infinity Castle dipastikan akan menjadi penutup resmi adaptasi anime Demon Slayer, dengan film kedua dijadwalkan rilis pada 2027 dan film ketiga sekaligus terakhir pada 2029.

Infinity Castle Part 1 sendiri telah lebih dulu dirilis di Jepang pada 18 Juli 2025, sebelum menyusul penayangan internasional pada Agustus dan September di tahun yang sama. Film ini langsung mencatatkan pencapaian luar biasa di box office global.

Menurut laporan yang dikutip Anime Corner, film tersebut meraih pendapatan sebesar 70,6 juta dolar AS pada akhir pekan pembukaan di Amerika Serikat dan telah mengumpulkan sekitar 780 juta dolar AS secara global hingga saat ini. Angka ini bahkan menempatkannya sebagai salah satu film anime terlaris sepanjang sejarah, melampaui banyak rilisan Jepang lainnya.

Dalam wawancaranya dengan The Guardian, Mitchel Berger selaku Executive Vice President dan Head of Theatrical Crunchyroll menegaskan bahwa kesuksesan Demon Slayer tidak terjadi secara instan.

Ia menyebut bahwa selama delapan tahun terakhir, fandom Demon Slayer dibangun secara konsisten dan terus berkembang, terutama setelah masa pandemi. Pernyataan ini juga mengingatkan pada kesuksesan fenomenal Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Mugen Train, yang menjadi salah satu film bioskop pertama yang benar-benar sukses besar setelah periode pembatasan COVID-19.

Kala itu, ketika banyak studio Hollywood masih ragu merilis film di bioskop, Mugen Train justru tampil sebagai simbol kebangkitan industri layar lebar.

Kesuksesan Mugen Train menjadi titik balik yang mengangkat Demon Slayer dari sekadar anime shonen populer menjadi fenomena global.

Strategi perilisan film layar lebar untuk arc penting kemudian dilanjutkan lewat Infinity Castle, dan pola ini terbukti efektif. Bahkan, menurut Comic Book Resource, pendekatan serupa kini mulai diikuti oleh franchise lain seperti Jujutsu Kaisen, Dandadan, hingga Mobile Suit Gundam GQuuuuuuX.

Chainsaw Man pun disebut-sebut berpotensi lebih fokus pada adaptasi film bioskop setelah kesuksesan The Movie: Reze Arc.

Meski begitu, penantian panjang hingga 2027 dan 2029 tentu menimbulkan reaksi beragam dari penggemar. Banyak fans merasa kecewa karena harus menunggu bertahun-tahun untuk menyaksikan klimaks cerita.

Namun, jeda waktu ini juga dianggap sepadan dengan skala produksi yang besar, kualitas animasi tinggi dari ufotable, serta kompleksitas cerita Infinity Castle yang memuat pertarungan-pertarungan penentu nasib karakter utama.

Secara cerita, Infinity Castle Arc menandai pertempuran final antara Korps Pembasmi Iblis dan Muzan Kibutsuji. Dalam sinopsis resmi, Tanjiro dan para Hashira terperangkap di markas para iblis, Infinity Castle, setelah Muzan muncul di kediaman keluarga Ubuyashiki. Dari titik inilah, seluruh konflik besar yang telah dibangun sejak awal seri mencapai puncaknya.

Masih banyak pertarungan besar yang menanti adaptasi layar lebar, termasuk duel melawan Upper Rank seperti Doma, Kokushibo, dan Nakime, serta kelanjutan kisah emosional karakter-karakter pendukung.

Perlu dicatat bahwa meski banyak media melaporkan jadwal rilis 2027 dan 2029, Crunchyroll sempat memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak secara resmi mengumumkan tanggal tersebut, dan sebagian informasi masih bersifat spekulatif. Namun demikian, pola perilisan ini tergolong realistis, mengingat jarak waktu produksi film anime berskala besar dan standar kualitas tinggi yang dijaga studio ufotable.

Dengan pencapaian box office Infinity Castle Part 1 yang bahkan disebut-sebut berpotensi melampaui rekor Mugen Train, ekspektasi terhadap dua film terakhir pun semakin tinggi.

Banyak penggemar berharap Infinity Castle Part 2 dan Part 3 tidak hanya menutup cerita Demon Slayer secara megah, tetapi juga kembali mencetak sejarah baru di industri perfilman anime dunia.