Hayuning Ratri Hapsari | Natasya Regina
Ibrahim Risyad dan Salshabilla Adriani (Instagram/salshabillaadr)
Natasya Regina

Perbincangan Ibrahim Risyad alias Ohim dalam sebuah podcast mendadak ramai diperbincangkan publik.

Pandangannya mengenai peran istri dalam rumah tangga viral setelah potongan video tersebut dibagikan ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip dan menuai beragam reaksi warganet.

Sebelumnya, Ohim resmi menikah dengan Salshabilla Adriani pada 7 Juli 2024. Keduanya kerap terlihat harmonis di berbagai kesempatan, sehingga pernyataan Ohim dalam podcast tersebut mengejutkan sebagian publik.

Pandangan Ohim tentang Istri dan Peran IRT

Dalam perbincangan itu, Ohim mendapat pertanyaan seputar kemungkinan mengizinkan Salshabilla Adriani menjadi ibu rumah tangga penuh waktu.

Dalam ilustrasi tersebut, Salsha digambarkan fokus mengurus pekerjaan rumah secara menyeluruh, sementara Ohim bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

Mendengar skenario tersebut, Ohim mengaku tidak sanggup jika harus menjalani peran tersebut. Ia secara terbuka menyampaikan keberatannya.

"Wah kayaknya gue enggak bisa deh. Enggak bisa gue, enggak kuat," ujar Ohim.

Soal Beban dan Pembagian Peran

Ibrahim Risyad menilai pekerjaan rumah tangga yang dilakukan istri tidak sebanding dengan tanggung jawab yang harus ia pikul sebagai suami. Menurutnya, urusan domestik bisa dibantu oleh asisten rumah tangga sehingga tidak harus sepenuhnya dibebankan pada istri.

"Menurut gue enggak make sense aja. Enggak apple to apple gitu loh dia ngurus rumah, kan bisa diurus sama Embak (asisten rumah tangga alias ART)," kata Ohim.

Ia juga berpendapat bahwa sebagai istri, Salsha seharusnya tetap berusaha memenuhi keinginannya melalui kerja dan usaha pribadi, bukan hanya mengandalkan nafkah dari suami.

Penolakan Jadi Tulang Punggung Tunggal

Dalam pernyataannya, Ohim menyinggung ketidaknyamanan jika harus berada di posisi sebagai satu-satunya pihak yang bekerja dan memenuhi semua kebutuhan istri.

"Bukan dengan cara nyuruh-nyuruh gua 'Kerja lu yang bener. Kasih gue duit tiap bulan. Gue mau belanja ini, ini, ini.' Kan gue jadi babu ya," seloroh Ohim.

Ia menegaskan bahwa sejak sebelum menikah, dirinya dan Salsha sudah memiliki kesepakatan untuk tetap aktif dan produktif bersama, baik di dunia hiburan maupun dalam bidang bisnis.

Kesepakatan Sebelum Menikah

Ohim mengungkapkan bahwa produktivitas menjadi salah satu fondasi penting dalam pernikahan mereka. Ia berharap Salsha tetap memiliki kegiatan yang positif dan, jika memungkinkan, juga berpenghasilan.

"Seenggaknya dia produktif lah, melakukan suatu kegiatan yang positif dan kalau bisa berpenghasilan juga jadinya kita sama-sama enak berdua," tutur Ohim.

Pengalaman Saat Salsha Libur Syuting

Pengalaman pribadi juga turut memengaruhi pandangan Ohim. Ia bercerita pernah melewati masa kurang menyenangkan ketika Salsha libur syuting selama tiga bulan.

Dalam periode tersebut, suasana rumah disebut kurang kondusif, sementara Ohim masih disibukkan dengan pekerjaannya.

Salsha dikisahkan menjadi lebih mudah emosional dan hal itu berdampak pada hubungan mereka sehari-hari.

"Lebih baik kita sama-sama sibuk tapi kita cari satu hari dua hari kita bisa ngabisin waktu bareng," ucap Ohim.

"Makanya gue menikahi dia karena dia mengiyakan itu," lanjutnya.

Tuai Kritik dan Cap Red Flag

Sayangnya, pernyataan Ibrahim Risyad justru memantik kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai pandangannya sebagai red flag dalam pernikahan dan dianggap tidak memahami peran serta kewajiban suami dalam rumah tangga.

"Enggak banget sih laki-laki jawabannya begitu," tulis seorang warganet.

Komentar lain juga menyinggung soal peran istri saat hamil dan mengurus anak.

"Kok serem ya. Run mbak. Dia nggak tahu istri akan hamil 9 bulan dan urus baby atau anak sakit?" sahut netizen lainnya.

Tak sedikit pula yang menilai Ohim perlu kembali mempelajari nilai-nilai agama dan tanggung jawab suami.

"Belajar agama lagi ya dek, belajar apa kewajiban suami apa hak suami. Kalau ngerasa jadi babu istri, jangan kawin," tulis komentar warganet lainnya.

Hingga kini, pernyataan Ibrahim Risyad tersebut masih terus menjadi bahan perbincangan dan memicu diskusi soal pembagian peran dalam rumah tangga modern.