M. Reza Sulaiman | Gigi Ann
Cha Eun-woo ASTRO (soompi.com)
Gigi Ann

Beberapa perusahaan tampak langsung menarik kampanye iklan yang menghadirkan aktor dan penyanyi Cha Eun-woo. Langkah itu mereka tempuh setelah salah satu anggota (member) ASTRO tersebut terseret dalam tuduhan menghindari pembayaran pajak senilai 20 miliar won.

Korea JoongAng Daily pada Jumat (23/1/2026) melaporkan bahwa Shinhan Bank sudah menarik semua iklan yang menampilkan Cha Eun-woo dengan mengubah statusnya menjadi privat di saluran YouTube dan media sosial lainnya. Cha Eun-woo sendiri telah menjadi model iklan untuk layanan keuangan bank tersebut sejak awal 2025 guna menggantikan aktor Kim Soo-hyun. Kim Soo-hyun sebelumnya juga ditarik oleh bank tersebut imbas tudingan mengenai hubungan asmara dengan individu di bawah umur.

Selain bank tersebut, merek perawatan kulit (skin care) Abib yang menunjuk Cha Eun-woo sebagai duta globalnya pada Agustus 2025, juga langsung mengubah status iklan Cha menjadi privat di YouTube, Instagram, dan X. Di sisi lain, perusahaan perawatan kesehatan BodyFriend tengah berdiskusi untuk mengganti Cha Eun-woo dengan duta dari kalangan nonselebriti tahun ini. Namun, menurut laporan Money S, alasan penggantian tersebut diklaim tidak berkaitan dengan tuduhan pajak.

Cha Eun-woo sebelumnya terseret dalam tudingan menghindari pajak senilai 20 miliar won dengan mendirikan sebuah perusahaan fiktif atas nama ibunya. Penyidik di kantor Layanan Pajak Nasional (National Tax Service) Seoul memeriksa Cha Eun-woo pada musim semi 2025 mengenai dugaan tersebut, sebagaimana pertama kali diberitakan dalam laporan media Edaily.

Anggota ASTRO itu juga dilaporkan telah diberitahu mengenai penilaian pajak tambahan yang mencapai lebih dari 20 miliar won, mencakup pajak penghasilan serta pajak lainnya. Dilansir dari laporan tersebut, masalah utama bagi Layanan Pajak Nasional, yakni struktur pendapatan Cha Eun-woo.

Meski telah bernaung dalam satu agensi, yakni Fantagio, Cha Eun-woo diduga mendirikan perusahaan keluarga terpisah, yakni Perusahaan A, yang dibuat oleh ibunya. Di perusahaan tersebut, kedua pihak telah menandatangani perjanjian layanan. Upaya tersebut diduga merupakan jalan alternatif untuk mengurangi beban pajak dengan membagi pendapatannya di Fantagio, Perusahaan A, dan dirinya sendiri.

Oleh karena itu, Layanan Pajak Nasional menilai Perusahaan A sebagai "perusahaan fiktif" yang tidak memberikan layanan substantif. Pihak otoritas pajak berpendapat bahwa Cha Eun-woo telah gagal melunasi pajak penghasilan lebih dari 20 miliar won.