Adaptasi live action dari manga legendaris kembali mencatat prestasi gemilang. Mengutip data resmi dari Netflix, musim kedua One Piece: Into the Grand Line berhasil menduduki peringkat pertama dalam daftar Global Top 10 Netflix untuk periode 9–15 Maret 2026.
Dalam waktu kurang dari satu minggu sejak perilisannya pada 10 Maret, Season 2 ini telah mengumpulkan 16,8 juta penayangan dengan total 136,2 juta jam ditonton secara global. Angka tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dari penonton di seluruh dunia, sekaligus memperkuat posisi waralaba One Piece sebagai salah satu adaptasi live action paling sukses saat ini.
Tidak hanya memuncaki peringkat global, serial ini juga berhasil masuk dalam Top 10 di 92 negara. Di beberapa negara seperti Jepang, Meksiko, Prancis, dan Italia, musim kedua bahkan menempati posisi pertama. Sementara itu, di Amerika Serikat, serial ini berada di peringkat keempat, tetap menunjukkan daya tarik yang kuat di pasar internasional.
Kesuksesan ini tidak lepas dari popularitas besar karya aslinya, yaitu manga One Piece karya Eiichiro Oda. Sejak pertama kali terbit pada 1997, manga ini telah terjual lebih dari 600 juta kopi dan menjadi manga terlaris sepanjang masa. Adaptasi animenya pun telah tayang selama lebih dari 25 tahun dan dikenal luas sebagai salah satu anime paling populer di dunia.
Musim kedua live action ini melanjutkan kisah perjalanan Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami dengan mengadaptasi beberapa arc penting, mulai dari Loguetown, Reverse Mountain, Whiskey Peak, Little Garden, hingga Drum Island. Alur cerita ini menjadi jembatan menuju arc besar Alabasta yang direncanakan akan menjadi fokus utama pada musim ketiga mendatang.
Menariknya, peluncuran musim kedua juga dilakukan secara spesial. Dua episode pertama ditayangkan lebih awal di lebih dari 200 bioskop di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang pada hari yang sama dengan perilisan global di Netflix. Strategi ini dinilai berhasil meningkatkan hype sekaligus memberikan pengalaman sinematik bagi para penggemar.
Dari sisi produksi, musim kedua menghadirkan tambahan kreator baru, yakni Joe Tracz yang bergabung sebagai penulis, executive producer, sekaligus co-showrunner. Ia bekerja bersama Matt Owens yang sebelumnya terlibat dalam musim pertama. Sementara itu, Steve Maeda tetap berperan sebagai executive producer. Matt Owens sendiri diketahui mengundurkan diri setelah produksi musim kedua selesai untuk fokus pada kesehatan mentalnya.
Meskipun meraih kesuksesan besar, jumlah penayangan musim kedua sedikit lebih rendah dibandingkan musim pertama yang mencatat 18,5 juta penayangan hanya dalam empat hari pada 2023. Namun demikian, performa musim kedua tetap mendominasi dan bahkan mendorong musim pertama kembali masuk ke dalam daftar Global Top 10, dengan 3,6 juta penayangan pada periode yang sama.
Kesuksesan ini juga menegaskan posisi One Piece sebagai satu-satunya serial berbahasa Inggris yang mampu debut di posisi pertama di Jepang, sebuah pencapaian yang cukup langka. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi live action tersebut berhasil diterima dengan baik tidak hanya oleh penonton global, tetapi juga oleh penggemar di negara asalnya.
Tidak berhenti di sini, Netflix juga telah mengonfirmasi bahwa musim ketiga tengah dalam tahap produksi. Beberapa pemeran baru telah diumumkan, termasuk Xolo Mariduena sebagai Portgas D. Ace dan Daisy Head sebagai Miss Doublefinger.
Keberhasilan serial ini menjadi bukti bahwa adaptasi dari media manga ke live action dapat sukses jika dikerjakan dengan serius dan menghormati sumber aslinya. Dengan perjalanan cerita yang masih panjang, para penggemar kini dapat menantikan kelanjutan petualangan Luffy dan kru Topi Jerami di musim-musim berikutnya.
Baca Juga
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Anime Digimon Baru Resmi Diumumkan Jelang Anniversary ke-30, Tayang 2027
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Anime Mii-chan and Yamada-san Picu Perdebatan, Tim Produksi Beri Tanggapan
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
Artikel Terkait
Entertainment
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
-
Nostalgia! NCT 127 Renungkan Perjalanan 10 Tahun di Video Trailer Call 127
-
Takut Diremehkan Jadi Aktris, Inde Navarrette Rela Hapus Konten di Twitch
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?