Netflix menambah dua nama baru dalam jajaran pemeran Supacell Season 2. Menjelang perilisan musim keduanya, serial bertema superhero garapan Rapman itu mengumumkan kehadiran Christie Fewry dan Rhoda Ofori-Attah yang akan bergabung dengan para pemain lama.
Christie Fewry didapuk memerankan karakter bernama Nia. Aktris pendatang baru itu merupakan lulusan Rose Bruford College jurusan akting pada 2024. Sebelum bergabung dengan Supacell, Fewry lebih banyak berkiprah di dunia teater.
Ia diketahui telah menyelesaikan pertunjukan Romeo Must Die di Theatre Peckham dalam rangka Peckham Fringe Festival. Supacell menjadi debut televisi berskala besar dalam kariernya.
Sementara Rhoda Ofori-Attah terpilih memerankan karakter Claire. Nama Ofori-Attah bukan sosok asing bagi penonton setia Netflix karena ia telah tampil di sejumlah serial populer produksi platform tersebut.
Aktris tersebut sebelumnya memerankan Detektif Monifa Sunday dalam You Season 4, Miss Griffiths di Top Boy, serta tampil dalam Sex Education dan Shadow & Bone.
Bagi yang belum menonton, Supacell mengikuti kisah lima warga asal London Selatan yang tiba-tiba memperoleh kekuatan super. Meski mengusung premis pahlawan super, serial ini lebih fokus pada kehidupan pribadi para karakternya.
Tokoh utamanya ialah Michael yang diperankan Tosin Cole. Ia memiliki kemampuan memanipulasi waktu, yang ia gunakan untuk mencegah kematian kekasihnya, Dionne, yang telah ia lihat terjadi di masa depan.
Sementara Tazer (Josh Tedeku) memiliki kemampuan menghilang. Sebelum memperoleh kekuatan tersebut, ia berusaha mempertahankan kelompoknya setelah pemimpin mereka, Krazy (Ghetts), ditangkap polisi.
Di sisi lain, Andre (Eric Kofi Abrefa) mendapatkan kekuatan super, tetapi perjuangan terbesarnya justru datang dari kehidupan sebagai ayah yang ingin memberikan masa depan lebih baik bagi putranya di tengah keterbatasan ekonomi.
Karakter lain, Rodney (Calvin Demba), adalah pengedar narkoba kecil-kecilan yang kemudian memperoleh kemampuan berlari dengan kecepatan super. Ia memanfaatkan kekuatan barunya untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sehari-hari.
Pendekatan tersebut membuat Supacell terasa berbeda dari kebanyakan serial superhero. Fokus cerita tidak hanya berada pada ancaman yang membahayakan dunia, melainkan juga pada kehidupan para karakter dan orang-orang yang berusaha mereka lindungi.
Michael mengetahui bahwa masa depan dipenuhi kematian dan kehancuran akibat kelompok misterius bernama The Hoods. Hal ini memaksanya berpacu dengan waktu untuk mengubah takdir.
Rapman sebelumnya mengisyaratkan bahwa Season 2 akan menghadirkan perubahan besar dibanding musim pertama.
"Supacell Season 1 adalah versi Batman Begins saya. Itu adalah kisah awal tentang siapa mereka. Season 2 adalah saat kalian benar-benar melihat mereka menjadi sosok yang sesungguhnya. Masa depan yang muncul di akhir episode pertama sudah tidak ada lagi karena mereka telah mengubah segalanya," ujar Rapman, dikutip pada Minggu (5/7/2026).
Ia juga memastikan musim kedua akan memiliki nuansa yang jauh lebih kelam.
"Yang bisa saya katakan hanya satu, semuanya akan menjadi lebih gelap. Jauh lebih gelap. Jika melihat bagaimana Season 1 berakhir, emosi setiap karakter kini berada di titik yang jauh lebih tinggi," katanya lebih lanjut.
Musim terbaru diprediksi akan berfokus pada misi balas dendam Michael, usahanya menggunakan kemampuan menjelajah waktu untuk mengubah takdir, serta konflik yang semakin sengit dengan Veronica.
Rapman juga mengisyaratkan bahwa perjalanan Michael akan berubah drastis karena rasa dendam mulai menguasai dirinya.
Proses syuting Supacell Season 2 dilaporkan telah rampung dan saat ini memasuki tahap pascaproduksi. Netflix diperkirakan akan merilis serial tersebut pada 2027.
Baca Juga
-
Peluang Produksi Film Cruella 2 Makin Menguat, Ini Kata Sutradara
-
Torehkan Rekor Baru! Minions & Monsters Raih Rating 91% di Rotten Tomatoes
-
Masuki Pekan Kedua, I Will Find You Betah Puncaki Top 10 Global Netflix
-
Dibintangi Tyler Perry, Poster Film Why Did I Get Married Again? Dirilis
-
Paling Rendah dalam Seri, Enola Holmes 3 Raih Rating 70% di Rotten Tomatoes
Artikel Terkait
Entertainment
-
Film Anime Orisinal ghost Garapan MADHOUSE Ungkap Judul Resmi, Tayang 2027
-
Bocah Jenius atau Terlatih? Mengenal Nala, Anak TK yang Fasih Bicara Soal Biomedis
-
Bikin Bangga! 5 Film Horor Indonesia Ini Siap Guncang Panggung Internasional di BIFAN 2026
-
Masuk Nominasi Manga Terbaik, 'Soara and the House of Monsters' Resmi Dapatkan Adaptasi Anime
-
Peluang Produksi Film Cruella 2 Makin Menguat, Ini Kata Sutradara
Terkini
-
Review Petaka Gunung Welirang: Horor Pendakian Masih Menarik atau Sekadar Formula Usang?
-
Di Balik Pesona Jaguar Meksiko: Mengapa Maskot Piala Dunia 2026 Membawa Pesan Konservasi?
-
Saat Gelar Tak Lagi Jadi Tiket Masuk: Realita Pahit Dunia Kerja Bagi Lulusan Baru
-
Benamkan Kanada, Maroko Buka Peluang Menuju Final Piala Dunia 2026?
-
Ironi Kelas Pekerja Indonesia: Hidup Mode Survival Meski Kerja Full Time