Hayuning Ratri Hapsari | Ken Hitana
First Look Film Laut Bercerita (Instagram/officialpilarez)
Ken Hitana

Sejak pertama kali terbit pada 2017, novel Laut Bercerita sudah menghebohkan para pencinta sastra. Pasalnya, novel karya Leila S. Chudori ini mengangkat isu kelam Indonesia, yaitu Tragedi Mei 1998, yang cukup sensitif untuk dibicarakan. Setelah hampir 10 tahun, akhirnya novel ini akan diangkat di layar kaca dengan judul yang sama. 

Diumumkan pada Desember 2025 lalu di JAFF Market yang digelar di Yogyakarta, para pembaca menyambut meriah film Laut Bercerita yang akan tayang di paruh akhir 2026. Pal8Pictures menggandeng sejumlah bintang besar perfilman Indonesia, seperti Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, serta Christine Hakim. Tak heran jika kabar adaptasi ini langsung mengundang rasa penasaran, terutama bagi pembaca yang sudah lebih dulu akrab dengan kisahnya. Lantas, apa yang membuat film Laut Bercerita begitu dinantikan? Simak 5 alasannya berikut ini!

1. Pal8 Pictures, PH yang Dikenal Vokal dan Berani

First Look Film Laut Bercerita (Instagram/officialpilarez)

Novel Laut Bercerita mengangkat sejarah kelam masa orde baru 1998 yang diwarnai dengan aksi penculikan mahasiswa. Laut, Alex, Daniel, beserta aktivis mahasiswa lain yang dikenal aktif melawan rezim Soeharto saat itu mendapat kecaman keras hingga penyiksaan dari pihak yang berkuasa. 

Karena itu, untuk mengadaptasi adegan 'ekstrem' ini menjadi film yang bisa dinikmati umum, harus diproduksi oleh PH yang berani pula. Pal8 Pictures, rumah produksi milik Tempo Media Group, sudah pernah membuat proyek film serupa, seperti Bocor Alus The Movie serta Mencintai Munir. Dari sini, penonton penasaran bagaimana Pal8 Pictures akan mengeksekusi Laut Bercerita tanpa takut banyak adegan sensitif dibuang.

2. Karakter Gusti yang 'Disembunyikan'

Ilustrasi Orang Memegang Kamera (pixabay/StockSnap)

Bersamaan dengan pengumuman adaptasi novel Laut Bercerita di event JAFF Market, pemeran filmnya pun ikut ditampilkan. Aktor-aktor besar, seperti Reza Rahadian yang memerankan Biru Laut, Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti, serta Yunita Siregar sebagai Asmara Jati akhirnya diungkap.

Namun, ada sedikit kejanggalan ketika pemeran teman-teman aktivis serta keluarga Laut sudah ditampilkan. Salah satu karakter pentingnya, Gusti, tak ada di salah satu jajarannya. Sepertinya, tokoh yang melakukan pengkhianatan pada Laut dan aktivis lainnya ini memang sengaja 'disembunyikan', seperti kemunculan sifat aslinya yang dramatis di versi novelnya.

Strategi ini juga terlihat berhasil ketika penonton terus menanyakan dan penasaran siapa yang akhirnya didapuk memerankan Gusti.

3. Tanggal Penayangan yang Masih Misterius

Dibalik Layar Laut Bercerita (Instagram/filmlautbercerita)

Meski sudah dipastikan tayang di bioskop pada 2026, tanggal penayangan Laut Bercerita rupanya masih menjadi misteri. Sudah ditunggu-tunggu, akhirnya ada kabar yang beredar bahwa film ini akan tayang pada bulan Oktober 2026. Walau begitu, tanggal pastinya tetap belum diumumkan. Hal ini semakin membuat peminat film Laut Bercerita semakin tak sabar menantikan.

4. Sudah Ada Versi Pendeknya yang Terbatas

First Look Film Laut Bercerita (Instagram/officialpilarez)

Sebelum hadir sebagai film panjang, Laut Bercerita sebenarnya sudah pernah diadaptasi menjadi film pendek pada 2017. Berdurasi sekitar 30 menit, film ini disutradarai Pritagita Arianegara.

Biru Laut dan Kasih Kinanti menggunakan pemeran yang sama dengan film versi panjangnya, yaitu Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo.

Sayangnya, film pendek tersebut hanya diputar secara terbatas sehingga belum bisa menjangkau banyak penonton. Bahkan, saking antusiasnya, penonton sampai berebut dan banyak yang tidak kebagian. Kini, versi panjangnya akan membawa kisah Laut ke layar bioskop dengan cerita yang lebih luas.

5. Dibawakan Oleh Efek Rumah Kaca, OST Sudah Rilis

Band Efek Rumah Kaca (Instagram/filmlautbercerita)

Tak perlu menunggu filmnya tayang untuk sedikit merasakan atmosfer Laut Bercerita. Original soundtrack film ini, "Matilah Kau Mati" dari Efek Rumah Kaca, sudah dirilis pada 31 Juli 2026 di berbagai platform musik digital.

Menariknya, lagu tersebut diadaptasi dari puisi "Di Hari Kematianku" yang terdapat dalam novel karya Leila S. Chudori. Jadi, bagi pembaca yang sudah akrab dengan novelnya, OST ini bisa menjadi sedikit gambaran tentang nuansa emosional yang akan dibawa filmnya.

Dari awal pengumuman hingga kini, semakin banyak hal yang membuat penonton semakin tak sabar dengan versi film Laut Bercerita. Dengan cerita yang sudah dikenal kuat oleh pembaca, jajaran pemain besar, serta versi film pendek yang sebelumnya mendapat sambutan, adaptasi film panjang Laut Bercerita tentu membuat banyak orang penasaran. Kamu nungguin film ini juga nggak?