Cokelat hitam sarat dengan nutrisi yang secara positif dapat memengaruhi kesehatan Anda.
Terbuat dari biji pohon kakao, cokelat hitam adalah salah satu sumber antioksidan terbaik. Studi menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat meningkatkan kesehatan Anda dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Artikel ini mengulas 7 manfaat kesehatan dari cokelat hitam atau kakao yang didukung oleh sains.
1. Sangat Bergizi
Jika Anda membeli cokelat hitam berkualitas dengan kandungan kakao yang tinggi, sebenarnya cukup bergizi. Cokelat hitan mengandung jumlah serat larut yang layak dan sarat dengan mineral.
Melansir dari Healthline, sebatang cokelat hitam 100 gram dengan 70–85% kakao mengandung:
-11 gram serat
-67% zat besi
-58% magnesium
-Cokelat hitam juga memiliki banyak kandugan potasium, fosfor, seng dan selenium yang bagus untuk kesehatan.
2. Sumber Antioksidan yang Kuat
Cokelat hitam sarat dengan senyawa organik yang aktif secara biologis dan berfungsi sebagai antioksidan termasuk polifenol, flavanol dan katekin.
Satu studi menunjukkan bahwa kakao dan cokelat hitam memiliki aktivitas antioksidan, polifenol, dan flavanol yang lebih banyak daripada buah lain yang diuji, termasuk blueberry dan acai berry.
3. Dapat Meningkatkan Aliran Darah dan Menurunkan Tekanan Darah
Flavanol dalam cokelat hitam dapat merangsang endotel, untuk menghasilkan oksida nitrat (NO).
Salah satu fungsi NO adalah mengirim sinyal ke arteri untuk rileks, yang menurunkan resistensi terhadap aliran darah sehingga menurunkan tekanan darah.
Banyak penelitian terkontrol menunjukkan bahwa coklat dan cokelat hitam dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.
4. Menurunkan Kolesterol
Dalam studi terkontrol, bubuk kakao ditemukan secara signifikan menurunkan kolesterol pada pria. Tidak mengherankan karena cokelat hitam mengandung banyak antioksidan.
Cokelat hitam juga dapat mengurangi resistensi insulin, yang merupakan faktor risiko umum lainnya untuk banyak penyakit seperti diabetes.
5. Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Dalam sebuah penelitian terhadap 470 pria lanjut usia, kakao ditemukan dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 50% selama periode 15 tahun. Studi lain mengungkapkan bahwa makan cokelat dua kali atau lebih per minggu menurunkan risiko memiliki plak di arteri sebesar 32%.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa makan cokelat hitam lebih dari 5 kali per minggu menurunkan risiko penyakit jantung hingga 57%. Tentu saja, ketiga studi ini adalah studi observasional.
6. Senyawa Flafanol dalam Cokelat Hitam Juga Bagus Untuk Kulit Anda.
Flavonol dapat melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, meningkatkan aliran darah ke kulit dan meningkatkan kepadatan dan hidrasi kulit. Dalam satu penelitian terhadap 30 orang yang mengoknsumsi cokelat hitam tinggi flavanol selama 12 minggu menunjukkan bahwa kulit mereka jauh lebih sehat.
7. Bisa Meningkatkan Fungsi Otak
Cokelat hitam juga dapat meningkatkan fungsi otak Anda. Satu studi terhadap sukarelawan sehat menunjukkan bahwa makan kakao flavanol tinggi selama lima hari meningkatkan aliran darah ke otak.
Kakao juga dapat secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan gangguan mental. Selain itu, kakao mengandung zat stimulan seperti kafein dan teobromin, yang mungkin menjadi alasan utama mengapa kakao dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek.
Baca Juga
-
Sinopsis Film Kingdom of the Planet of the Apes, Tayang 10 Mei 2024
-
Resmi Berkencan dengan IU, Lee Jong Suk Tulis Surat Mengharukan untuk Fans
-
Daftar Pemenang KBS Drama Awards 2022, Ada Lee Seung Gi dan Joo Sang Wook!
-
Keren! BTS Masuk Daftar Musisi yang Banyak Pecahkan Rekor Tahun 2022
-
Keren! Belum Resmi Rilis Album Solo, Jimin BTS Kembali Memecahkan Rekor Ini
Artikel Terkait
-
Tanda BCL Sudah Siap Lebaran, Bikin Kue Cokelat Legendaris: Ini Resepnya!
-
Dari Nastar hingga Red Velvet, Ini Resep Kue Kering Lebaran Kekinian yang Enak dan Renyah
-
Amplop Cokelat yang Diterima Herman Khaeron saat Rapat Bareng Pertamina Berisi Uang, Komisi VI Beri Penjelasan
-
Wanita Berusia 106 Tahun Ungkap Rahasia Umur Panjangnya: Cokelat dan Pesta!
-
Dicopot Usai Kritik Jokowi, Ubedilah Badrun: PTN-BH Bungkam Kebebasan Akademik
Health
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
-
Intermittent Fasting vs. Keto, Mana yang Lebih Efektif untuk Panjang Umur?
Terkini
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
-
Ulasan Your Friendly Neighborhood Spider-Man: Fresh, Fun, dan Penuh Aksi!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari