Pare adalah salah satu jenis sayur yang mempunyai cita rasa pahit sehingga beberapa orang tidak menyukainya. Padahal, pare mengandung sejumlah kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin C, dan sejumlah mineral lainnya. Pare juga dilengkapi dengan seng, besi, kalsium, fosfor, magnesium, dan asam karbonat.
Siapa yang menyangka di balik rasa pahitnya, pare menyimpan sejuta manfaat untuk pengobatan kanker. Berikut ini sejumlah khasiat yang ditawarkan pare untuk kanker, melansir Klikdokter.
1. Mengurangi risiko terkena kanker
Menurut penejalasan dr. Dyah Novita Anggraini, pare diyakini mampu menghambat perkembangan sel-sel kanker di kolon (usus besar). Meski demikian, pare hanya dapat dijadikan sebagai terapi suportif dan bukan terapi yang utama. Lebih lanjut, pare mengandung serat yang dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dalam tubuh. Oleh sebab itu, mengonsumsi pare secara rutin dapat menurunkan risiko terserang kanker kolorektal. Selain itu, kandungan asam folat pada pare juga dapat mengurangi risiko kanker.
2. Menurunkan efek samping pengobatan kanker
Menurut Memorial Sloan Kettering Cancer Center, AS, kandungan seng pada pare dapat berperan mengurangi efek hilangnya kepekaan indera perasa akibat terapi radiasi yang biasa dilakukan oleh penderita kanker.
Kandungan mineral dalam pare diyakini dapat menghambat sariawan yang biasanya muncul setelah menjalani radioterapi. Akan tetapi, hal tersebut masih membutuhkan penlitian lebih lanjut.
3. Membantu pemulihan kanker
Walaupun pare tidak bisa dijadikan sebagai pengobatan utama, namun kandungan dalam nutrisi dapat membantu pemulihan penderita kanker. Pare mengandung flavonoid, asam lemak baik, protein, dan asam fenolat. Semua kandungan tersebut bermanfaat sebagai antikanker.
Nah, itulah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengonsumsi pare untuk penanganan kanker. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Wanita Harus Tahu, 4 Penyebab Badan Lemas saat Menstruasi
-
Hindari dari Sekarang, Ini 4 Kebiasaan Penyebab Sahabat Pergi Menjauh
-
Mudah Tergiur? Ini 4 Tips Ampuh Tahan Godaan Makan Junk Food
-
4 Kesalahan Mencuci Wajah, Bisa Bikin Jerawatan
-
Belajar Memasak, Ini 4 Kesalahan Penyebab Donat Tidak Mengembang
Artikel Terkait
-
Benarkah Makan Oatmeal Baik Untuk Penyembuhan Kanker?
-
Obat Nivolumab Disebut Dapat Mengurangi Risiko Kekambuhan Kanker Kandung Kemih
-
Peneliti Menemukan Cara agar Sel Kanker Tidak Menyebar ke Organ Lain, Seperti Apa?
-
Pria dengan Riwayat Keluarga Kanker Prostat Wajib Skrining, Ketahui Batas Usianya!
-
Meninggal Dunia, Ini 5 Potret Kenangan YouTuber Dawn Lee Melawan Kanker
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Pengisi Suara Ran Mouri Detective Conan, Wakana Yamazaki, Meninggal Dunia
-
Juicy Luicy Kembali dengan Luka Baru Lewat Gurun Hujan, Apa Maknanya?
-
Masih Banyak yang Menganggap Sama, Apa Bedanya Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus?
-
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan, Seberapa Nyesek Film Ini?
-
KPop Demon Hunters Gelar Tur Dunia, Saksikan HUNTR/X di Dunia Nyata!