Memasuki trimester 2 masa kehamilan, tentu para ibu hamil ini sudah semakin bersemangat karena sebentar lagi, akan bertemu si buah hati. Di masa kehamilan ini juga janin sudah bisa menunjukan keaktifannya dengan lebih sering bergerak. Gemas banget ya!
Ukuran rahim bumil pun seiring bertambahnya usia kehamilan akan bertambah besar. Tapi, ada nih yang sejak awal kehamilan bahkan sampai memasuki trimester 2 pun ukuran perutnya masih belum terlalu besar. Tak sedikit para ibu hamil ini akan khawatir dan bertanya-tanya apakah hal ini wajar dialami, atau ada yang berbeda?
Sebenarnya, ukuran perut untuk ibu hamil bisa ditentukan beberapa faktor seperti tinggi dan berat badan, kehamilan pertama atau bukan, kembar atau tunggal, posisi bayi dan lain-lain. Nah, melansir dari artikel pada aplikasi ibu hamil DiaryBunda, berikut ulasannya:
1. Kehamilan pertama atau bukan
Biasanya jika ini adalah kehamilan pertama bagi ibu hamil, perutnya yang belum pernah membesar akan menjadi salah satu faktor kenapa saat hamil, ukuran perutnya belum atau tidak terlalu kelihatan. Nah, dikehamilan berikutnya biasanya perut ibu hamil akan lebih cepat terlihat besar karena kekencangan otot perut dan rahim mulai berubah.
2. Posisi janin
Di trimester 2 ini, janin masih lebih sering berada di bawah. Sehingga perut bumil pun akan kurang terlihat pembesarannya. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir ya, Bund!
3. Kadar air ketuban
Banyaknya air ketuban pada kantong ketuban juga mempengaruhi ukuran perut ibu hamil. Bila terlalu banyak atau sedikit, maka dokter yang memeriksa bumil akan memberikan penanganan tepat. Tetap tenang, biasanya hal yang paling disarankan apabila air ketuban terlalu sedikit adalah dengan disiplin minum air putih.
4. Ukuran janin
Bila pada trimester 2 ukuran perut bumil masih kecil, mungkin karena janin yang tumbuh di dalam rahim bunda cenderung mungil. Setelah memasuki trimester akhir barulah biasanya perut akan semakin menonjol.
Intinya ibu hamil tidak perlu terlalu risau perkara lingkar perut saat hamil. Paling penting adalah menikmati masa kehamilan dengan bahagia, ikuti saran dokter terkait pemenuhan nutrisi agar ibu dan bayi selalu sehat.
Baca Juga
-
Pusar Bumil Menonjol, Bahaya Nggak Sih? Ini Penjelasannya
-
Gemas Sih Boleh, Tapi Jangan Bercanda yang Justru Membahayakan Bayi!
-
Bener Nggak Sih Ibu Hamil Dilarang Minum Air Es? Ini Faktanya!
-
Anak-anak Benci Matematika? Pahami Dulu Yuk, Ini 5 Alasannya
-
Jangan Tahunya Cuma Kondom! Ini 5 Jenis Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan
Artikel Terkait
Health
-
Penyelamat Tanggal Tua! Ini Alasan Bayam Jadi Sayuran Wajib Buat 'Survive in This Economy'
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
Terkini
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis
-
A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata
-
Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja
-
Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis