Telur khususnya telur ayam adalah salah satu bahan makanan yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia. Namun, sebelum mengolah menjadi suatu masakan, pemilihannya harus dilakukan secara cermat dan cerdas. Sebagaimana penjelasan dari sayurbox, berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih telur.
1. Warna cangkang
Telur ayam yang sehat selalu memiliki warna cerah dan pekat. Jangan memilih yang warnanya terlihat kusam dan keruh, apalagi ada bintik-bintik hitam di cangkang atau permukaannya. Hal ini merupakan pertanda jika telur tersebut sudah ditumbuhi jamur.
2. Ukuran
Selain itu, pilih yang ukurannya normal, jangan terlalu besar atau sebaliknya terlalu kecil. Menurut penjelasan dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk hewan, bobot normal telur bebek adalah 55 hingga 56 gram. Sedangkan telur ayam buras atau lokal 40 sampai 50 gram dan telur ayam ras sekitar 50 sampai 60 gram.
3. Bentuk
Bentuk telur yang baik adalah bulat, karena memiliki kuning lebih banyak dan padat sehingga sangat bagus untuk membuat kue dan masakan lainnya. Sedangkan yang lonjong, biasanya memiliki kuning yang lebih sedikit.
4. Cangkang atau kulit
Jika telur tersebut punya cangkang atau kulit yang permukaannya ada butiran-butiran warna putih, tandanya masih baru dan segar. Jika terlihat mulus dan mengkilap jangan dipilih karena sudah terlalu lama disimpan oleh penjualnya.
5. Aroma
Ciri berikutnya, telur sehat selalu mengeluarkan aroma segar yang sangat khas ketika didekatkan dengan hidung. Apabila aromanya terasa busuk, maka bisa dipastikan jika telur tersebut juga sudah busuk.
6. Mengguncang
Cara cerdas lainnya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan telur sehat yaitu dengan mengguncang secara perlahan. Saat diguncang, telur yang sehat dan segar tidak akan menimbulkan sedikit pun suara karena putihnya masih kental dan kuat menahan kuning. Beda dengan telur busuk, putihnya sudah encer dan tidak kuat lagi mengikat kuning.
7. Merendam
Merendam dalam air juga dapat menjadi cara terbaik untuk memilih telur sehat. Jika tenggelam dengan posisi tidur, artinya telur tersebut masih segar. Kemudian apabila posisinya agak berdiri, tetap boleh dimasak meski usianya sudah lebih dari 1 minggu. Tapi, jika mengambang jangan dipilih karena sudah rusak dan tidak layak dikonsumsi.
8. Memecah telur
Selanjutnya setelah dipilih, pecah telur tersebut dan perhatikan putihnya. Tekstur yang kental menandakan kondisinya masih baru dan apabila sudah berusia sekitar 2 atau 3, putih tersebut terlihat lebar. Jangan mengkonsumsi telur yang putihnya terlihat keruh apalagi kuningnya telah pecah.
Bagaimana? Sangat mudah bukan sebenarnya memilih telur sehat dan tidak busuk? Selamat belanja dan membuat masakan dari telur.
Baca Juga
-
Inilah 7 Bahan Alami Terbaik dan Aman untuk Membersihkan Karang Gigi
-
Lakukan 3 Tips Penting Ini Jika Ingin Bisa Lebih Cepat Tidur dengan Pulas
-
8 Makanan Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Sakit Jantung
-
4 Cara Cerdas Menikmati Hidangan Dessert Tanpa Takut Tubuh Jadi Gemuk
-
5 Bagian Tubuh Ini Sering Jadi Timbunan Lemak dan Tips Mengatasinya
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur
-
Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut
-
Sering Lapar Padahal Baru Sarapan? Waspada Efek Roller Coaster Gula Darah
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jangan Asal Buang ke Selokan! Begini Cara Benar Menyikapi Bangkai Tikus di Jalan Raya
Terkini
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga