Tidak heran lagi jika jengkol menjadi makanan yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Meskipun ada sebagian orang diluar sana yang tidak menyukainya.
Memiliki aroma yang khas, ternyata jengkol memiliki ragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat yang kita peroleh dari jengkol?
Jengkol dapat dimakan sampai 95% dari bagian buahnya. Berikut adalah kandungan gizi pada 100 gram (g) jengkol :
- Air : 52.7 g
- Energi : 192 kalori
- Protein :5.4 g
- Lemak : 0.3 g
- Karbohidrat (CHO) : 40.7 g
- Serat :1.5 g
- Abu (ASH) : 0.9 g
- Kalsium (Ca) : 4 mg
- Fosfor : 150 mg
- Besi : 0.7 mg
- Natrium : 60 mg
- Kalium : 241.0 mg
- Tembaga : 0.30 mg
- Seng : 0.6 mg
- Thiamin : 0.05 mg
- Riboflavin : 0.20 mg
- Niasin : 0.5 mg
- Vitamin C : 31 mg
Nah, itulah sejumlah nutrisi yang terkandung pada jengkol. Berikut ini adalah sejumlah manfaat yang dapat kita peroleh dari jengkol, yang dirangkum dari laman hellosehat.com
1. Mencegah berbagai penyakit kronis
Antioksidan yang terkandung banyak pada jengkol bermanfaat untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Jengkol memiliki antioksidan seperti polifenol, flavonoid, terpenoid, hingga alkaloid.
Radikal bebas sendiri dikenal sebagai pemicu munculnya berbagai penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular hingga kanker.
2. Mencegah penyakit diabetes
Penelitian pada tikus yang dipublikasikan Journal of The Science of Food and Agriculture munjukkan hasil bahwa, Jengkol mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan.
Pada penelitian tersebut, peneliti mengaku melihat kelompok tikus yang makan jengkol memiliki kelenjar langerhans yang lebih aktif.
Kelenjar langerhans sendiri berperan dalam menghasilkan hormon insulin dan berbagai hormon lainnya yang dapat mengatur gula darah dalam tubuh.
3. Mencegah sakit maag
Percobaan yang disebutkan pada Global Journal of Pharmacology mengungkapkan bahwa, Ekstrak jengkol juga mengandung manfaat untuk mencegah masalah lambung.
Studi yang dilakukan pada tikus ini menunjukkan hasil bahwa tikus yang diberikan ekstrak jengkol cenderung terlindung dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti maag.
4. Menjaga kesehatan ibu hamil
Jengkol memiliki kandungan fosfor yang dinilai baik untuk ibu hamil. Selain itu, fosfor juga berfungsi untuk pembekuan darah, fungsi ginjal, perbaikan jaringan dan sel, kontraksi otot dan irama jantung yang normal.
Jika ingin mendapatkan manfaat dari fosfor ini, sebaiknya makan jengkol dengan porsi yang cukup.
Nah, itulah tadi beberapa penjelasan mengenai manfaat jengkol, dan ingat ya! jangan makan berlebihan. Semoga bermanfaat dan Terimakasih.
Baca Juga
-
Real Madrid Tertarik Datangkan Kai Havertz dari Chelsea! Akankah Terjadi?
-
6 Manfaat Buah Delima bagi Kesehatan, Salah Satunya Kesehatan Otak!
-
6 Manfaat Oatmeal, Menu Sarapan yang Lagi Tren!
-
4 Manfaat Kopi Luwak untuk Kesehatan, Lebih Sehat dari Kopi Biasa?
-
4 Ciri-Ciri Orang Jujur yang Mudah Dikenali!
Artikel Terkait
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini