Tanpa disadari kebiasaan yang kerap kali dilakukan sehari-hari dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Namun, ada juga kebiasaan yang menurut kita itu biasa saja ternyata bisa memberikan dampak negatif bagi tubuh. Mungkin jika jarang dilakukan itu tidak memberikan masalah yang besar. Namun, beda lagi jika itu dilakukan secara rutin, tentunya hal itu akan mengundang penyakit yang dapat membahayakan bagi kesehatan. Untuk menghindari dampak negatif tersebut, kamu harus bisa menghindari kebiasaan buruk tersebut. Merangkum dari jovee dan sehatq, inilah tujuh kebiasaan buruk yang berdampak buruk bagi kesehatan.
1. Begadang dan kurang jam tidur
Salah satu kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan adalah begadang. Salah satu efek yang langsung bisa dirasakan setelah begadang adalah saat bangun tidur kepala akan sakit, badan terasa pegal, atau bisa kehilangan konsentrasi saat bekerja karena kurang jam tidur. Dalam jangka waktu panjang, kebiasaan begadang ini dapat memicu penyakit yang serius yaitu masalah jantung, tekanan darah tinggi, atau bahkan stroke.
2. Melewatkan sarapan dan makan siang
Makan pagi atau sarapan ternyata sangat penting untuk memberikan energi dan tenaga saat beraktivitas seharian. Namun ada juga yang sengaja melewatkan makan pagi dengan alasan tidak sempat dan keburu berangkat bekerja atau ke sekolah.
Namun jika hal ini dilakukan dengan sering, maka hal tersebut bisa berdampak pada kesehatan. Contoh masalah kesehatan yang akan timbul jika kamu sering melewatkan sarapan atau tidak makan siang, badan terasa lemas karena kekurangan tenaga, obesitas, atau bahkan diabetes.
3. Jarang minum air putih
Seringkali orang akan lupa minum air putih jika sudah terpaku dengan pekerjaannya. Padahal kebutuhan air putih harus tercukupi tiap harinya. Karena jika tidak maka dapat berdampak buruk pada kesehatan ginjal, pencernaan, kulit, dan fungsi tubuh secara umum. Untuk itu pastikan kamu minum air yang cukup yaitu sebanyak enam hingga delapan gelas sehari.
4. Malas bergerak
Terlalu banyak duduk, bermain ponsel sambil rebahan, dan bermalas-malasan merupakan kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan oleh masyarakat jaman sekarang. Karena badan dan otot jarang digunakan untuk bergerak maka lama kelamaan dapat membuat kekuatannya melemah.
Kalau sudah begitu badan menjadi rentan terhadap penyakit dan dalam jangka waktu panjang dapat memicu penyakit yang serius seperti obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskuler, dan berbagai macam penyakit serius lainnya.
5. Makan junk food
Makanan junk food merupakan makanan yang digemari oleh berbagai kalangan. Namun sayangnya makanan jenis ini jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Penyebabnya adalah lemak trans yang terkandung di dalamnya. Lemak trans ini berpotensi meningkatkan kolesterol “jahat” dalam tubuh. Akibatnya dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah yang bisa memicu adanya penyumbatan.
6. Malas membersihkan rumah
Rumah yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang penyakit. Ada banyak masalah yang akan timbul jika kamu malas untuk membersihkan rumahmu. Contohnya jika kamu terbiasa untuk menumpuk sampah dan malas untuk membuangnya, maka tentu saja akan menimbulkan bau busuk dan mengundang lalat dan kuman untuk berkembang biak di sana.
Tentu saja siapapun yang tinggal di sana akan merasa risih dengan bau tidak sedap dari sampah tersebut. Belum lagi penyakit yang datang akibat kebersihan rumah yang tidak terjaga.
7. Marah
Marah dan emosi yang berlebihan lainnya merupakan kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan setiap orang. Ada saja yang membuat seseorang marah dan juga jengkel. Namun amarah yang tidak terkendali merupakan sesuatu yang buruk dan harus dihindari.
Sebab saat marah, pikiran menjadi tidak jernih dan seringkali bertindak dan berucap tanpa terpikirkan terlebih dahulu. Dan ketika amarah telah reda, biasanya yang akan timbul adalah rasa penyesalan. Selain itu marah yang berlebihan juga dapat berpengaruh pada kesehatan jantung dan juga tekanan pada darah.
Itulah tujuh kebiasaan yang ternyata berpengaruh buruk bagi kesehatan. Agar kesehatan tetap terjaga alangkah baiknya untuk menghindari kebiasaan buruk tadi dan menggantinya dengan kebiasaan yang baik dan lebih sehat.
Baca Juga
-
Beli Barang Masa Kecil Bukan Boros, Tapi Cara Sederhana Bahagiakan Inner Child
-
Katanya Slow Living Harus di Desa, Padahal di Kota Juga Bisa
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Dilema Cancel Culture: Kenapa Sulit Membenci Publik Figur yang Bersalah?
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan