Berolahraga seyogyanya menjadi sebuah kebutuhan bagi manusia agar tetap menjaga kondisi fisik secara prima di samping mengonsumsi makanan bergizi dan pola istirahat yang teratur.
Namun, dalam praktiknya terkadang beberapa orang tidak dapat berolahraga secara rutin dikarenakan beragam kendala, umumnya yang paling sering ditemui adalah kurangnya waktu yang dapat diluangkan untuk berolahraga.
Sebenarnya ada beberapa gerakan olahraga sederhana yang dapat kamu lakukan dengan waktu yang cukup minimalis dan tidak membutuhkan banyak tempat maupun biaya. Salah satu gerakan olahraga yang cukup minimalis dan dapat hampir dilakukan oleh semua orang adalah Plank.
BACA JUGA: Bagus untuk Kesehatan! Inilah 3 Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah
Dilansir dari situs hellosehat.com, plank merupakan gerakan olahraga yang cukup efektif menguatkan otot inti tubuh sekaligus melatih otot perut. Secara umum gerakan plank mirip seperti seseorang melakukan push-up tanpa diikuti oleh gerakan menurunkan lengan. Selain itu, ada beberapa manfaat dari gerakan plank bagi tubuh seseorang.
1. Terhindar dari Risiko Nyeri Punggung Bagian Bawah
Dilansir dari situs alodokter.com, gerakan plank cukup berguna untuk menjaga postur tubuh dan menguatkan otot-otot lainnya. Hal ini tentunya sangat bagus untuk kemapuan menopang tubuh secara ideal. Apabila kondisi otot anda kuat, kemungkinan Anda akan terhindar dari risiko mengalami nyeri di beberapa bagian tubuh.
Salah satu daerah yang sering mengalami nyeri adalah bagian punggung bawah. Hal ini umumnya terjadi bagi mereka yang rutin bekerja dalam lingkup kantor yang memaksa untuk duduk hampir selama 5-6 jam perhari.
2. Memperkuat Daya Keseimbangan Tubuh
Gerakan plank apabila dilakukan secara rutin dan benar maka akan meningkatkan kemampuan keseimbangan tubuh seseorang.
Dilansir dari situs hellosehat.com, gerakan plank melatih Anda untuk memperkuat diri dengan cara menahan tubuh dalam satu posisi dengan durasi yang bervariasi, mulai dari sekitar 5 detik hingga 1 menit tergantung tingkat kemampuan seseorang.
Pada akhirnya otot-otot inti yang terlatih dengan gerakan plank tersebut akan menciptakan pusat gravitasi tubuh yang lebih stabil yang membuat keseimbangan tubuh lebih maksimal.
3. Meningkatkan Kelenturan Tubuh
Gerakan plank juga dapat mengasah kelenturan tubuh seseorang. Gerakan ini terfokus pada kedua lengan dan kaki sebagai pijakan utama untuk menjaga keseimbangan dan beban tubuh.
Ketika Anda melakukan gerakan ini, area sekitar paha belakang dan telapak kaki akan sedikit meregang dan membuat kondisi otot-otot sekitarnya menjadi lentur. Apabila cukup rutin melakukan gerakan plank ini maka kemampuan kelenturan otot tubuh akan meningkat.
BACA JUGA: Tidak Perlu ke Gym, Lakukan 5 Gerakan Ini untuk Membentuk Otot Tubuh
4. Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Lazimnya seperti melakukan gerakan olahraga lainnya, plank juga memiliki manfaat untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Hal ini dikarenakan gerakan plank hampir menyentuh seluruh otot tubuh dan merangsang sel-sel metabolisme di dalam tubuh secara lebih teratur.
Apabila Anda sering dan rutin melakukan gerakan plank tersebut, kemungkinan diri Anda akan memiliki tingkat metabolisme yang baik dan stabil sehingga performa dan kesehatan diri lebih terjaga.
Nah, itulah beberapa manfaat dari melakukan gerakan plank. Gerakan plank akan menjadi maksimal ketika diri kita benar dari segi tata cara melakukan dan rutin dalam melakukan gerakan ini. Tentunya dengan melakukan gerakan plank dapat meningkatkan kemampuan diri agar dapat melakukan berbagai aktivitas harian secara maksimal.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Mengonsumsi Es setelah Olahraga Bikin Pusing, Mitos atau Fakta?
-
Informasi BMKG Pengaruhi Kunjungan Wisata ke Pangandaran, Tonton: Imbauan Untuk Jauhi Pantai Bikin Takut Orang Malam Tahun Baruan
-
Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Ekstrem?
-
Lawan Diabetes! Begini 7 Cara Mengendalikan Kadar Gula Darah
-
5 Bela Diri Terkuat dengan Jurus Paling Mematikan di Dunia, Berani Coba?
Health
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
Terkini
-
Lelah Jadi Konselor Gratisan Pasangan? Waspada Taktik Weaponized Incompetence!
-
Sinopsis The Silent Storm, Dracin Kriminal Thriller Dibintangi Jing Bo Ran
-
Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober
-
Suami dan Anak Malas Bantu Beres-Beres Rumah? Jangan-Jangan Akibat Keseringan Diomeli!
-
Melawan Lupa, Menepis Stigma: Membaca Luka yang Tertinggal di Prahara 1965