Arithmophobia adalah suatu ketakutan berlebih terhadap angka, matematika, atau aritmatika.
Kondisi ini juga biasanya disebut sebagai numerophobia di mana merupakan suatu bentuk kecemasan di mana seseorang mengalami ketakutan yang tidak masuk akal, dan tidak beralasan terhadap rangsangan apa pun yang terkait dengan perhitungan matematis.
Kalkulus, angka, aritmatika, atau matematika adalah rangsangan yang paling ditakuti oleh penderita fobia ini.
Belakangan diketahui bahwa fobia ini dapat berdampak signifikan pada berbagai bidang kehidupan seseorang. Contoh dampak terbesar dapat kita lihat di lingkungan sekolah atau tempat kerja.
Baca Juga: 5 Ide Olahraga yang Cocok untuk Penderita Obesitas
Bagi seseorang yang menderita arithmophobia, tugas-tugas sederhana seperti menghitung pengeluaran atau mengelola anggaran keuangan bisa sangat menantang dirinya.
Dengan demikian, arithmophobia didefinisikan sebagai ketakutan yang parah dan intens terhadap stimulus yang berhubungan dengan matematika.
Mereka yang memiliki kecemasan ringan saat melakukan operasi matematika tidak menderita arithmophobia.
Merangkum dari itspsychology.com, berikut beberapa hal penting mengenai arithmophobia.
Baca Juga: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Claustrophobia, Fobia Terhadap Ruang Sempit
1. Gejala fisik
Ketika seseorang mengalami arithmophobia dihadapkan pada situasi yang berkaitan dengan matematika, orang tersebut akan mengalami respons kecemasan yang intens. Seperti pada fobia lain, orang tersebut akan mengalami perubahan fisik yang nyata.
Untuk gejala fisik, bervariasi dalam setiap kasus, tetapi pada umumnya mereka akan mengalami hal-hal seperti detak jantung yang meningkat, terengah-engah, mudah berkeringat, pelebaran pupil, ketegangan otot, sakit kepala, bahkan parahnya bisa sampai merasakan mual.
2. Gejala perilaku
Kecemasan fisik dan psikologis yang disebabkan oleh arithmophobia sangat memengaruhi perilaku individu. Perilaku yang paling umum biasanya adalah tindakan menghindar dari objek yang ditakuti, yakni matematika.
3. Diagnosis
Beberapa diagnosis terhadap penderita arithmophobia adalah sebagai berikut :
· adanya rasa takut atau kecemasan yang parah terhadap hal atau keadaan tertentu yang berhubungan dengan matematika
· mereka secara aktif menghindar dari objek yang ditakuti
· ketakutan tidak sebanding dengan ancaman sebenarnya yang ditimbulkan oleh situasi atau objek tertentu.
· ketakutan, kecemasan, atau penghindaran terus-menerus biasanya berlangsung selama enam bulan atau lebih.
· ketidaknyamanan yang signifikan secara klinis atau penurunan fungsi sosial, pekerjaan, atau area kunci lainnya disebabkan oleh ketakutan, kecemasan, atau penghindaran.
· gangguan mental lain tidak menjelaskan gejala gangguan dengan lebih baik.
Baca Juga: 4 Kebiasaan Kepribadian Introvert yang Dapat Menyebabkan Sifat Anxiety
4. Penyebab arithmophobia
Saat ini, ada banyak faktor yang dapat memicu terjadinya arithmophobia, seperti adanya pengalaman traumatis sehubungan dengan angka yang dapat menyebabkan munculnya fobia.
Menerima informasi tentang komponen negative matematika juga dapat memengaruhi hal tersebut.
5. Treatment
Arithmophobia dapat secara signifikan berdampak negatif pada kehidupan seseorang. Pengobatan yang terbukti paling efektif adalah psikoterapi.
Kecuali dalam kasus di mana keadaan kecemasan sangat tinggi, pengobatan dengan obat-obatan sebagai pilihan pertama tidak dianjurkan.
Demikian beberapa hal mengenai arithmophobia yang perlu diketahui.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Hal yang Bikin Si Doi Ilfeel Banget sama Kamu, Yuk Hindari!
-
5 Ciri yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Kepribadian Omega, Kamu Termasuk?
-
Pasangan Tidak Peka? Ini 4 Cara untuk Menghadapinya!
-
4 Gejala Batu Amandel, Salah Satunya Bau Mulut
-
5 Hal Penting tentang Ablutophobia, dari Definisi hingga Treatment
Artikel Terkait
-
Bharada E Sapa Para Pendukungnya di dalam Ruang Sidang, Auto Jerit Histeris!
-
Seru! Ini 5 Manfaat Bermain Kartu Uno yang Perlu Kamu Tahu
-
Kocak! Polisi Dibuat Kesal Remaja Kelas 3 SMK Tak Bisa Jawab Soal Matematika
-
Keahlian Berbasis Teknologi Metaverse Diharapkan Bantu Lulusan SMK Makin Berkembang dan Bersaing di Dunia Kerja
-
Studi Terbaru Temukan Perokok Beresiko Kehilangan Ingatan dan Disorientasi
Health
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terkini
-
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?
-
Desainer Buka Suara, Jisoo BLACKPINK Bebas dari Dugaan Pengembalian Outfit
-
Baeksang Arts Awards 2026 Resmi Digelar, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya
-
Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung
-
Pocong yang Membesar sambil Menyeringai Gila di Kebun Pisang