Bermain game online sering kali dianggap kebiasaan buruk oleh kebanyakan orang tua. Anggapan seperti ini memang tidak salah, terlebih lagi jika anak terlalu sering bermain game tanpa tahu waktu. Selain buang-buang waktu, bermain game terlalu sering juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan paling parahnya lagi bisa berakibat anak menjadi kecanduan.
Berdasakan lansiran dari halodoc.com, bermain game yang dianjurkan oleh para ahli adalah tidak lebih dari satu jam. Sebab bermain game sebenarnya juga memiliki manfaat terhadap kesehatan mental pada anak, lho. Bermain game online dapat membantu tumbuh kembang anak, menstimulai mental dan melatih anak untuk berpikir kritis.
BACA JUGA: Jangan Dibiasakan! Ini 5 Bahaya Mengintai Akibat Langsung Tidur Pasca Sahur
Berikut ini manfaat bermain game bagi kesehatan mental anak yang diambil dari berbagai sumber.
1. Meningkatkan Kemampuan Otak
Saat ini, ada banyak sekali game online yang dirancang untuk melatih kinerja otak anak. Berdasarkan jurnal yang diterbitkan dalam Molecular Psychiatry, beberapa game dirancang untuk mendorong anak untuk memecahkan sebuah masalah atau teka-teki.
Hal ini akan melatih anak untuk berpikir kritis agar bisa menyelesaikan masalah dalam permainan. Dengan demikian, otak anak yang masih dalam proses perkembangan akan terbiasa berpikir sehingga kemampuannya akan terus meningkat.
2. Menghilangkan Stres
Menurut penelitian yang dilakukan University College London and The University of Bath, bermain game adalah salah satu solusi yang terbilang efektif untuk menghilangkan rasa stres pada anak. Saat bermain game online, anak akan merasa terhibur dan senang. Ini tentu akan membuat anak merasa lebih baik dari sebelumnya.
Secara medis, bermain game online dapat membuat otak melepaskan perasaan bahagia yang disebut dopamine. Dopamine inilah yang berperan untuk memberikan rasa bahagia dan gembira.
BACA JUGA: Hari-Hati Jantung Tidak Sehat Apabila Alami 7 Kondisi Ini!
3. Meningkatkan Fokus
Manfaat bermain game online untuk kesehatan mental anak salah satunya adalah dapat meningkatkan fokus. Berdasarkan riset yang dialukan profesor Cognitive Neuroscience University Geneva, anak akan berusaha mengoordinasikan antara mata, tangan dan pikiran mereka untuk menyelesaikan suatu permainan. Dengan begitu, anak akan berusaha memposisikan dirinya dengan posisi sebaik mungkin agar lebih konsentrasi dan fokus.
BACA JUGA: 5 Jenis Makanan Penyebab Obesitas Pada Anak, Parents Wajib Waspada!
4. Melatih Anak untuk Berinteraksi Sosial
Ada banyak sekali game online yang menyediakan fitur multiplayer. Multiplayer adalah fitur dimana permainan bisa diakses oleh semua orang. Multiplayer memungkinkan anak untuk belajar berinteraksi dengan orang lain meskipun hanya lewat permainan. Game online sangat membantu anak untuk terbiasa bersosialisasi dengan sesama pemain lainnya.
Nah, itu dia 4 manfaat bermain game online bagi kesehatan mental anak. Meskipun memiliki banyak manfaat, bermain game secara berlebihan juga dapat menimbulkan dampak buruk yang tidak sedikit.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 Ide Casual Outfit Terinspirasi dari Hwang Minhyun, Bisa Jadi Referensi!
-
7 Inspirasi OOTD Simpel ala Jung Hae In, Bisa Buat Beragam Look!
-
7 Inspirasi Gaya Sporty ala Cha Eun Woo ASTRO, Tampil Modis dan Fashionable
-
Tampil Anggun dan Elegan dengan 5 Ide Feminim Outfit ala Kim Yoo Jung
-
Biar Gak Mati Gaya, Intip 7 Ide Styling Celana Jeans ala I.N Stray Kids
Artikel Terkait
-
Menjelang Wafatnya, Nani Wijaya Sempat Tersenyum dan Melambaikan Tangan pada Anak-Cucu
-
Tawarkan Restorative Justice bagi Anak Korban D, Kejati DKI Jakarta Serahkan Langkah Hukum kepada Keluarganya
-
Gugatan Praperadilan Korban Kekerasan Seksual Anak di Baubau Ditolak Pengadilan Setempat
-
Pacar Mario Dandy Satriyo Bakal Segera Disidang Kasus Penganiayaan Anak Korban D, Mengapa Bisa Ia Duluan?
-
Emak-emak Adu Mulut, Kang Dedi Jadi Wasit, Gadis Tunarungu Jadi Korban KDRT
Health
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya
-
Ancaman Tersembunyi Social Smoking: Dari Ikut-Ikutan Bisa Menuju Ketergantungan Loh!
Terkini
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Red Velvet Dikabarkan Comeback Agustus 2026, Reuni Perdana Usai 2 Tahun