Stroke umumnya dikenal sebagai penyakit orang tua, karena yang mengalaminya kebanyakan orang-orang yang sudah lanjut usia. Namun seiring berkembangnya zaman dengan segala kemudahan yang ada, stroke banyak diderita oleh kawula muda juga.
Penyakit tidak menular yang bahaya ini memang bisa dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat. Mengutip Healthline, meskipun stroke pada orang muda tidak menyerang separah stroke pada orang tua, namun jumlah prevalensi stroke pada orang-orang muda meningkat menjadi lebih banyak.
Stroke dini yang patut diwaspadai ini ternyata memiliki berbagai macam pemicu yang sebenarnya bisa dicegah dari sekarang. Simak tiga pemicu stroke dini berikut ini.
1. Obesitas
Situs Verywell Health menuliskan sebuah artikel ilmiah yang menjelaskan perihal obesitas yang menjadikan risiko seseorang terkena stroke dua kali lebih memungkinkan.
Hal ini karena orang yang menderita kelebihan berat badan identik dengan masalah kesehatan lain seperti diabetes, tekanan darah tinggi, sampai kolesterol.
Masalah kesehatan yang dipicu oleh obesitas kebanyakan adalah pemicu penyakit stroke. Untuk mencegah obesitas, kita bisa memperbaiki gaya hidup terutama pola makan kita menjadi lebih baik dari sekarang.
BACA JUGA: 4 Penyebab Stroke pada Usia Muda yang Harus Kamu Tahu
2. HIV
HIV ternyata bisa menjadi salah satu pemicu stroke. Mengutip dari health.ucsd.edu, peningkatan stroke di antara pasien HIV sepenuhnya didorong oleh peningkatan stroke iskemik, yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak akibat pembekuan darah.
Untuk mengurangi risiko stroke pada tubuh, kita bisa menjauhkan diri dari serangan HIV. Caranya adalah dengan menjadi pribadi yang lebih bersih dan higienis. Senantiasalah menjaga kebersihan dan hindari menggunakan peralatan pribadi bersama orang selain diri kita sendiri.
BACA JUGA: 4 Kebiasaan Sederhana yang bisa Cegah Penyakit Stroke, Yuk Lakukan!
3. Stres
Meskipun stres adalah masalah yang mengganggu emosi dan perasaan kita, ini bisa menjadi pemicu stroke juga.
Seperti yang dilansir dari healthgrades.com, cara stres memicu stroke pada orang di kalangan muda adalah melalui efeknya terhadap detak jantung, tekanan darah, ritme pernapasan, dan ketegangan otot. Yang mana hal-hal tersebut bisa menyebabkan stroke apabila keadaannya terganggu.
Kaula muda di usia 20-an adalah kaum yang paling rentan mengalami stres. Jadi, sangat penting untuk kita memiliki keahlian memanajemen tingkat stres yang dimiliki. Karena tidak bisa dipungkiri kalau stres sebenarnya bisa membantu kemajuan diri kita selama kadarnya tidak berlebihan.
Itu dia tiga pemicu stroke dini yang bisa dicegah sekarang juga. Yuk perbaiki gaya hidupmu!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ahn Hyo Seop Akan Hadiri Oscar Pertamanya Berkat KPop Demon Hunters
-
KPop Demon Hunters 2 Segera Tiba, Netflix Resmi Umumkan Rencana Produksi
-
Wonpil DAY6 Siap Comeback Solo Setelah 3 Tahun dengan Mini Album Unpiltered
-
Kim Jae Joong Siap Luncurkan Boy Group Baru KEYVITUP, Akan Debut 8 April
-
Debut Semakin Dekat! Yuna ITZY Bagikan Tracklist untuk Mini Album Ice Cream
Artikel Terkait
-
Jangan Pernah Playing Victim, Bahaya!
-
Jangan Ditahan! Curhat pada Teman Bisa Pengaruh ke Kesehatan Mental
-
Penyakit Kulit Ameena Kambuh saat Diajak Umrah, Aurel Hermansyah: Nggak Tega
-
Thrifting Dilarang, Ketahui 6 Penyakit Kulit yang Disebabkan Pakaian Bekas
-
Bintang Film Aurelie Moeremans Kena Penyakit Tumor, Tidak Bisa Senyum
Health
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
-
Jangan Asal Es Buah! Ini Cara Buka Puasa yang Benar Menurut Dokter Tirta
-
Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
Terkini
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
-
Perempuan yang Menyeret Rambutnya Tengah Malam di Kandang Ayam Lek No
-
Spesifikasi OnePlus 15T Bocor, Upgrade Lensa Kamera Periskop LUMO Terbaru
-
Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Gila tentang Kecanduan Teknologi
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia