Tahukah kalian jika hanya dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan bisa membuat pikiran jadi lebih rileks? Lalu apa saja jenis-jenis makanan tersebut?
Melansir dari hellosehat.com berikut adalah 6 jenis makanan yang bisa membuat pikiran rileks.
1. Buah Berry
Blueberry atau strowberry adalah buah yang kaya akan antioksidan dan mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin ini akan membantu meredakan stres sehingga pikiran akan menjadi lebih rileks.
Selain itu, buah ini juga mengandung antosianin yang bermanfaat untuk meningkatkan kognitif otak sekaligus melindungi kesehatan jantung.
BACA JUGA: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Puasa, Pernah Melakukan?
2. Jeruk
Jeruk sudah dikenal luas sebagai sumber alami vitamin C yang sangat baik. Selain berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C juga terbukti mampu mengurangi efek fisik dan psikologis dari tekanan stres.
3. Alpukat
Buah yang sering dijadikan bahan minuman ini mengandung banyak sekali zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, seperti lutenin, beta karoten, vitamin E dan Folat.
Selain itu, alpukat juga kaya akan glutathione. Senyawa ini memiliki peran khusus dalam memblokir penyerapan lemak tertentu dalam usus yang menyebabkan kerusakan oksidatif.
BACA JUGA: Tak Cuma Estetik, Ketahui 5 Manfaat Memiliki Tanaman Indoor bagi Kesehatan
4. Kacang mete
Kacang mete juga terbukti ampuh bisa menghilangkan stres. Manfaat ini diperoleh berkat adanya kandungan zink yang cukup tinggi dalam kacang ini.
Asupan zink yang cukup dalam tubuh akan menghindarkan seseorang dari rasa kecemasan tinggi dan kecenderungan depresi.
5. Dark chocolate
Dalam sebuah penelitian menyatakan bahwa dark chocolate atau cokelat hitam memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar hormon stres kortisol.
Diketahui juga bahwa cokelat jenis ini dapat membantu menurunkan tekanan darah sehingga akan membuat perasaan tenang.
BACA JUGA: 5 Bahaya Terlalu Sering Minum Teh Manis saat Berbuka, Memicu Asam Lambung!
6. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan asparagus diketahui mengandung senyawa folat. Senyawa ini akan menghasilkan dopamin, yaitu zat kimia dalam otak yang bertugas untuk merangsang kebahagiaan.
Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi di tahun 2013 yang dilakukan oleh Universitas Otago. Studi ini menemukan fakta bahwa mahasiswa cenderung merasa lebih tenang, bahagia, dan energik ketika mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran hijau.
Itulah 6 makanan yang bisa membuat pikiran rileks, semoga bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jangan Buru-Buru Resign, Pertimbangkan Dulu 4 Hal ini!
-
4 Platform Jual Foto Online Terbaik di Tahun 2024, Bisa Menambah Penghasilan!
-
6 Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Pertemanan, Terapkan!
-
Bikin Sakit Hati, 6 Dampak Negatif Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain
-
5 Kebiasaan yang Bikin Sneakers Kamu Cepat Rusak, Hindari!
Artikel Terkait
-
Praktisi Kesehatan Sebut Oralit Bukan untuk Mencegah Dehidrasi Waktu Berpuasa
-
Tak Cuma Estetik, Ketahui 5 Manfaat Memiliki Tanaman Indoor bagi Kesehatan
-
Takut akan Kegagalan? Jangan-Jangan Kamu Mengalami Fobia Ini
-
Kamu Usia 20 sampai 30? Merasa Capek dan Kebingungan? Mungkin Kalian Sedang Mengalami Hal Ini
-
Rahasia Besar Konsumsi 2 Buah Ini saat Sahur di Bulan Puasa Ramadan Kata dr.Zaidul Akbar Coba Buktikan
Health
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
Terkini
-
Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?