Buka puasa menjadi hal yang yang dinanti-nantikan oleh umat muslim yang sedang berpuasa. Perasaan gembira ketika menyantap hidangan berbuka setelah tidak makan dan minum dalam beberapa jam menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu.
Bagi sebagian orang, berbuka dengan makanan ringan atau takjil saat berbuka memang menjadi pilihan yang sering dilakukan. Bagi sebagian orang lainnya menyantap nasi atau makanan berat juga kerap dilakukan, tentu saja masing-masing memiliki pilihan yang berbeda-beda dalam menyantap menu berbuka puasa.
Tapi tahukah kamu jika menyantap makanan berat ketika berbuka puasa tidak dianjurkan menurut medis? Mengutip dari Halodoc, setidaknya ada 3 alasan mengapa tidak dianjurkan langsung makan berat ketika berbuka puasa, berikut informasinya.
1. Mengganggu Pencernaan
Makan berat seperti nasi dengan lauk pauk ketika berbuka sebetulnya tidak dilarang. Akan tetapi bila porsi yang dikonsumsi jumlahnya terlalu besar maka hal tersebut bisa mengganggu sistem pencernaan karena bekerja terlalu keras.
Kondisi perut yang kosong selama kurang lebih 14 jam menyebabkan sistem pencernaan beristirahat dapat menyebabkan perut kembung, mual jika langsung diisi dengan makanan berat dalam porsi yang banyak.
2. Gula darah dan insulin meningkat
Langsung makan berat ketika berbuka bisa membuat kadar gula dan insulin meningkat dengan cepat. Pada waktu tersebut tubuh akan segera memecah makanan menjadi energi yang bisa menyebabkan jumlah glukosa atau di dalam tubuh ikut meningkat.
Akibat dari meningkatnya kadar gula darah gejala penyakit seperti sakit kepala atau mual bisa saja terjadi. Untuk mengantisipasinya kamu bisa memulai dengan makanan yang bisa dicerna dengan cepat oleh tubuh seperti sup, sayur dan buah.
3. Mudah mengantuk
Ritual menjalankan salat tarawih terkadang terganjal karena rasa kantuk yang melanda. Hal tersebut bisa disebabkan oleh makanan berat yang mengandung karbohidrat dan protein dalam jumlah banyak.
Butuh energi yang lebih banyak dalam mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga bisa menyebabkan kantuk pada seseorang.
Untuk menghindari terjadinya hal tersebut di atas, maka solusinya yaitu dengan mengonsumsi makanan ringan atau takjil secukupnya. Setelah 30 menit atau sehabis salat tarawih kamu bisa melanjutkan dengan makanan berat.
Demikian informasi mengapa makan berat tidak dianjurkan langsung ketika berpuasa, apalagi jika berlebihan. Mulailah dari yang ringan terlebih dahulu agar tubuh lebih sehat. Lalu bagaimana dengan kalian, tim makan ringan atau tim makan berat nih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback
-
Sinopsis The Exorcist: Martyrs, Scarlett Johansson Hadapi Pembunuh Berantai
-
The Conjuring: Unspoken, Game Horor Interaktif Berburu Hantu di Netflix
-
Warner Bros. dan Paramount Resmi Merger, Lahirkan Skydance
-
Dari Slasher hingga Thriller, Ini 8 Film Horor Netflix di Bulan Halloween
Artikel Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Bandung Hari Ini, Selasa 28 Maret 2023
-
Jadwal Buka Puasa di Lubuklinggau 28 Maret 2023 Dilengkapi Doa
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak Hari Ini Selasa 28 Maret 2023
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Balikpapan, Samarinda dan Bontang 28 Maret 2023
-
Jadwal Buka Puasa Bogor Lengkap dengan Bacaan Doanya, Hari Ini Selasa 28 Maret 2023
Health
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
Terkini
-
Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas
-
Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi
-
Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan
-
Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara
-
Tak Harus Nunggu Teman: Seni Menemukan Ketenangan Lewat Solo Date