Baru-baru ini BMKG melansir peringatan terkait level sinar ultraviolet (Sinar UV) ekstrem yang melanda sebagian wilayah Indonesia. Seperti yang kita tahu, sinar matahari adalah sumber energi yang penting bagi kehidupan di Bumi, namun radiasi ultraviolet (UV) yang terkandung dalam sinar matahari dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit kita.
Paparan berlebihan terhadap sinar UV dapat meningkatkan risiko kanker kulit, penuaan dini, dan gangguan kulit lainnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari bahaya radiasi UV sinar matahari. Simak tips berikut yang dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention ini!
1. Cari Tempat Teduh
Berada di bawah tempat yang teduh terutama saat siang hari ketika sinar matahari paling kuat. Cari area yang teduh seperti pohon, payung, atau kanopi untuk melindungi diri dari sinar matahari.
2. Gunakan Pakaian Pelindung
Tutupi lengan dan kaki dengan pakaian yang bisa memberi perlindungan dari sinar matahari. Pilih kain yang ringan, longgar, dan rapat untuk menciptakan penghalang terhadap radiasi UV. Jangan lupa untuk menggunakan topi untuk melindungi wajah, kepala, telinga, dan leher.
3. Lindungi Mata
Gunakan kacamata hitam yang dapat memblokir sinar UVA dan UVB. Cari kacamata hitam yang memberikan perlindungan UV 100% dan memiliki desain melingkar yang juga dapat melindungi kulit sensitif di sekitar mata.
4. Gunakan Sun Screen
Gunakan sun screen dengan SPF 15 atau lebih tinggi di semua bagian kulit yang terpapar sinar matahari, bahkan saat cuaca berawan. Pastikan juga untuk mengoleskan kembali setiap dua jam atau setelah berenang atau saat berkeringat.
5. Hati-hati dengan Obat dan Kosmetik
Beberapa obat minum dan oles, serta kosmetik, dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap radiasi UV. Konsultasikan dengan para ahli untuk mengetahui apakah obat yang kamu konsumsi dapat meningkatkan risiko terbakar sinar matahari.
6. Periksa Kanker Kulit
Lakukan pemeriksaan kulit sendiri secara rutin untuk memeriksa adanya tahi lalat, bintik-bintik, atau perubahan kulit yang tidak biasa. Jika kamu melihat perubahan yang mencurigakan, konsultasikan dengan dokter kulit untuk evaluasi lebih lanjut.
7. Perhatikan Indeks UV
Ketahui indeks UV di daerahmu. Indeks UV adalah ukuran intensitas radiasi UV dari sinar matahari, dan dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti waktu, cuaca, dan lokasi geografis.
Buka media sosial milik BMKG yang selalu merilis indeks UV di beberapa daerah di Indonesia. Jika indeks UV tinggi, berhati-hatilah dan pastikan untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari.
8. Hindari Paparan Sinar Matahari Berlebihan
Hindari terlalu lama berada di bawah sinar matahari, terutama saat cuaca cerah dan pada jam-jam puncak sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Pilih waktu yang tepat, seperti pagi atau sore hari, untuk beraktivitas di luar ruangan.
Perlindungan terhadap sinar matahari adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit dan mencegah risiko kanker kulit serta kerusakan kulit akibat paparan sinar UV yang berlebihan. Terutama untuk kamu yang harus beraktivitas di luar ruangan setiap harinya.
Baca Juga
-
Viral Gempi Dapat HP Baru, Kapan Sebaiknya Anak Diberi HP Pertama?
-
Masalah Komunikasi, Apa Timnas Sepak Bola Wajib Dilatih oleh Pelatih Lokal?
-
Stop Gaya Hidup YOLO, Sekarang Waktunya YONO: You Only Need One!
-
Viral Istilah Self-Serving Bias Jadi Penyakit Orang Indonesia, Apa Artinya?
-
Welcome Desember, 4 Rekomendasi Tontonan Spesial Natal yang Ada di Netflix!
Artikel Terkait
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran 2025, Ini Daftar Daerah Rawan
-
Terjadi Musim Pancaroba Selama Periode Lebaran, Pengelola Wisata Diminta Siapkan Mitigasi Bencana
-
Mudik Lebaran 2025, Siap-siap Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Ancam Penyeberangan!
-
Jakarta dan Jawa Barat Masih Berpotensi Hujan Sampai 1 April, BNPB Lakukan Rekayasa Cuaca
Health
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
-
Intermittent Fasting vs. Keto, Mana yang Lebih Efektif untuk Panjang Umur?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop