Kucai sekilas terlihat seperti daun bawang namun terlihat tampak lebih kecil. Daun kucai seringkali ditemukan pada masakan yang digunakan untuk pelengkap atau hiasan. Memiliki aroma yang tajam, maka tak heran jika masakan yang diberikan daun kucai memiliki rasa yang lezat untuk disantap.
Selain nikmat digunakan untuk masakan, ternyata manfaat dari daun kucai juga sangat luar biasa. Melansir dari laman klikdokter serta alodokter, berikut ini beberapa manfaat daun kucai untuk kesehatan.
1. Mampu menurunkan tekanan darah tinggi
Daun kucai memiliki manfaat sebagai penurun tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini karena kandungan allicin yang merupakan suatu senyawa organosulfur.
Zat ini melepaskan nitrit oksida yang membuat pembuluh darah menjadi tidak kaku. Selain itu, kandungan kuersetin yang terdapat pada kucai, mampu mencegah penumpukan plak yang terdapat pada arteri.
2. Meningkatkan daya ingat
Daun kucai memiliki kandungan kolin serta folat yang berfungsi untuk meningkatkan daya ingat. Selain itu manfaat yang lainnya yaitu bisa mendukung perkembangan otak agar sehat.
Penelitian menunjukkan jika seseorang memiliki kadar folat serta kolin yang rendah, maka risiko terkena gangguan kognitif seperti Alzheimer serta demensia lebih tinggi. Oleh sebab itu konsumsi kucai secara rutin bisa mencegahnya.
3. Mengurangi risiko terkena penyakit kanker
Senyawa yang terdapat pada daun kucai diketahui memiliki sifat antikanker serta antioksidan. Riset menunjukkan jika ekstrak yang terdapat pada daun kucai dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
Beberapa jenis kanker yang bisa dicegah melalui mengonsumsi daun kucai adalah seperti kanker prostat, kanker esofagus, dan kanker perut.
4. Menjaga kesehatan tulang
Alasan mengapa kucai mampu menjaga kesehatan tulang ialah karena pada daun kucai terkandung vitamin K yang dapat membantu meningkatkan produksi protein tulang osteocalcin. Protein ini memiliki fungsi menjaga kepadatan mineral tulang. Yang bisa membantu dalam osteoporosis.
5. Mengurangi pikiran stres
Folat yang terdapat pada kucai merupakan bentuk alami dari vitamin B9, sehingga jika mengonsumsi kucai maka pembentukan homosistein yang berkaitan dengan penyakit jantung serta pembuluh darah bisa dicegah.
Rendahnya kadar homosistein yang ada pada tubuh dikaitkan pada suasana hati yang cenderung lebih baik. Maka kamu bisa terhindar dari stres atau depresi.
Itulah manfaat daun kucai untuk kesehatan. Meskipun manfaatnya luar biasa, hindari untuk mengonsumsi secara berlebihan, ya.
Baca Juga
-
Meski Gratis, Ini 4 Alasan Kamu Perlu Berhati-hati saat Pakai Wi-Fi Publik
-
5 Tips Menyimpan Makanan Basah Kucing agar Tahan Lama, Jaga Tetap Fresh!
-
4 Tips Menyiasati Sepatu yang Kekecilan agar Nyaman Dipakai, Auto Longgar!
-
Peringati Hari Polio Sedunia, Berikut 5 Cara Cegah Penyakit yang Satu Ini
-
6 Cara Tepat Merawat Kucing Pasca-Sterilisasi, Utamakan Kenyamanan Anabul!
Artikel Terkait
-
5 Tips Memilih Kasur agar Tidur Lebih Berkualitas, Penting untuk Kesehatan
-
Gelar Aksi Damai, IDI Tuntut Stop Pembahasan RUU Kesehatan
-
5 Manfaat Siwak untuk Kesehatan Gigi dan Mulut, Ampuh Memutihkan Gigi!
-
Mengenal Negative Bias: Perilaku yang Mengganggu Kesehatan Mental
-
Kenali juga Pahami Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Gangguan Skizoafektif
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?