Saat pergi ke minimarket, godaan untuk membeli snack kemasan biasanya sangat besar. Berbagai macam snack yang dipajang di rak minimarket terlihat sangat menggiurkan hingga akhirnya kita memutuskan untuk membelinya.
Snack kemasan atau makanan ringan memang tergolong camilan yang enak, murah, dan mudah ditemukan. Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa snack kemasan tidak baik bagi kesehatan, namun masih banyak orang yang mengabaikannya.
Terlalu banyak mengonsumsi snack kemasan bisa menyebabkan berbagai risiko kesehatan, seperti kenaikan berat badan, hipertensi, kolesterol, hingga penyakit jantung. Untuk mengurangi risiko-risiko tersebut, ada beberapa cara yang lebih sehat dalam mengonsumsi snack kemasan seperti dilansir dari Hello Sehat.
1. Perhatikan kandungan gizinya
Dalam setiap kemasan snack, biasanya dicantumkan label informasi gizi. Hal itu akan memudahkan konsumen untuk mengetahui kalori dan kandungan gizi apa saja yang terdapat pada snack yang dikonsumsi.
Perlu diingat bahwa jumlah kalori maupun kandungan gizi harus dikalikan sebanyak takaran sajinya, sehingga kamu bisa mengontrol sebanyak apa konsumsi snack setiap harinya.
2. Jangan langsung dihabiskan
Rasa snack kemasan yang gurih membuat siapa pun sulit untuk berhenti makan. Hal itu karena kandungan serat dan proteinnya sangat rendah sehingga membuat seseorang tidak merasa kenyang.
Ketika mengonsumsi snack kemasan, usahakan untuk tidak langsung menghabiskannya, melainkan bagilah menjadi 2 hingga 3 kali makan sehingga konsumsi snack bisa dibatasi.
3. Jangan konsumsi berlebihan
Dalam satu bungkus snack ada kandungan kalori, lemak, maupun natrium yang cukup tinggi. Agar terhindar dari risiko-risiko buruk, batasi konsumsi snack harian agar tidak lebih dari 200 kalori.
Oleh karena itu, penting untuk membaca keterangan informasi nilai gizi sebelum membeli atau mengonsumsi snack agar kamu bisa mengetahui seberapa banyak snack yang bisa kamu makan.
4. Selingi dengan snack yang lebih sehat
Mengonsumsi snack kemasan yang gurih memang tidak dilarang, selama konsumsinya masih dalam batas wajar. Sebisa mungkin, kamu bisa seimbangkan dengan snack yang lebih sehat dan bergizi, seperti buah-buahan, yoghurt, atau kacang-kacangan.
Makan snack yang kaya akan serat bisa membuat perut kenyang lebih lama sehingga kamu bisa menahan godaan untuk makan snack kemasan.
Itulah 4 cara sehat untuk mengonsumsi snack kemasan. Meskipun enak dan praktis, namun harus selalu diingat bahwa ada berbagai risiko penyakit yang mengintai bila mengonsumsinya secara berlebihan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Prabowo Bangga Polri Kelola 1.000 SPPG: Ke Mana Arah Peran Kepolisian?
-
Ulasan CEO-dol Mart: Aksi Kocak Lima Mantan Idol Mengelola Supermarket
-
Segelas Es Kopi dan Stigma Boros yang Melekat pada Anak Muda
-
Menulis Gelar di Undangan Pernikahan: Penting atau Hanya Gengsi Belaka?
-
Divorce Attorney Shin: Memahami Perceraian dari Sisi yang Lebih Manusiawi
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Aqua Keluarkan Produk Air Kemasan Sachet
-
Wow! 7 Rutinitas Pagi Hari Ini Bisa Bikin Awet Muda Lho..
-
Tak Perlu Khawatir, Berikut 5 Tips Sehat Mengonsumsi Daging Kurban yang Rendah Kolesterol
-
Angka Klaim Penyakit ISPA Meningkat, Berikut Tips Sehat di Tengah Kualitas Udara yang Memburuk
-
Ternyata Ini 4 Gaya Hidup Sehat Warga Korea Selatan Agar Panjang Umur, Indonesia Gimana?
Health
-
Jangan Keburu Parno! Ini Rahasia Membaca Angka Detak Jantung agar Tidak Gampang Panik
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
Terkini
-
Sekolah Bukan Pabrik Nilai, Melainkan Tempat Menumbuhkan Potensi
-
Cape Verde Siap Menang, Argentina Patut Waspada Jelang Perebutan 16 Besar
-
Harry Styles Rasa Suporter Lokal dan Menggemanya Wonderwall: Sisi Lain Kemenangan Inggris
-
Kuliah di Persimpangan Zaman: Masihkah Menjadi Investasi Terbaik?
-
Pintar tapi Tidak Bermoral? Inilah Alasan Mengapa Kecerdasan Bukan Jaminan Kebaikan