Daging memang salah satu sumber protein yang rasanya lezat. Namun, tidak semua orang memiliki perut yang kebal setelah mengonsumsi daging. Beberapa orang justru bisa merasa perutnya sakit setelah makan daging? Mengapa demikian?
Tak hanya menaikkan kadar kolesterol, salah satu efek samping dari makan daging yang sering dialami oleh beberapa orang adalah sakit perut. Dilansir dari Hello Sehat, berikut ini beberapa hal yang menyebabkan perut terasa sakit setelah makan daging.
BACA JUGA: 4 Manfaat Melukis bagi Kesehatan Psikologis, Kamu Sudah Coba?
1. Makan berlebihan
Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk makan daging. Butuh waktu untuk mencerna protein dan lemak yang terkandung dalam potongan daging. Protein merupakan zat yang mampu membuat perut mudah kenyang dibandingkan makanan lainnya.
Jika mengonsumsi daging tinggi lemak terlalu banyak, perut akan menjadi penuh dan terasa tidak nyaman karena proses pencernaan daging berlangsung cukup lama.
2. Alergi
Gejala alergi makanan khususnya alergi daging tidak langsung terlihat, melainkan terjadi dalam beberapa menit atau beberapa jam setelah daging dikonsumsi. Gejala alergi ini bisa berupa mual, muntah, dan keram perut.
Jika sebelumnya kamu selalu mengalami gejala seperti ini setiap kali makan daging, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah dirimu mengalami gejala alergi.
BACA JUGA: 5 Risiko Kesehatan Jika Jarak Kantor Jauh dari Rumah, Bisa Bikin Tensi Naik
3. Keracunan
Kualitas daging yang kurang baik dapat terkontaminasi oleh berbagai bakteri, seperti bakteri Listeria, E colli, atau Salmonella. Bakteri ini biasanya terdapat pada daging yang kurang segar atau kurang matang.
Saat memasak daging, pastikan kondisi daging masih bagus dan masaklah dengan higienis dan suhu yang tepat untuk mencegah gejala keracunan makanan seperti sakit perut, muntah-muntah, hingga diare.
BACA JUGA: Transformasi Kulit akan Terjadi, 5 Cara Efektif Mengatasi Keloid
4. Penyakit pada sistem pencernaan
Seseorang yang menderita penyakit pada sistem pencernaan seperti peradangan lambung atau gastritis sebaiknya menghindari konsumsi daging merah. Jika nekat makan daging merah, ada kemungkinan ia akan menderita sakit perut dan nyeri ulu hati.
Jika ingin mengonsumsi daging, sebaiknya pilihlah daging putih seperti daging ayam atau ikan yang lebih ramah untuk organ pencernaan.
Itulah 4 penyebab sakit perut setelah makan daging. Pada beberapa kasus, sakit perut yang kamu alami mungkin saja tidak disebabkan oleh daging yang kamu makan, namun ada penyakit lain. Jika sakitnya berkelanjutan, sebaiknya periksa ke dokter agar segera ditangani.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI dan Kemhan, Apa Kabar Perbaikan Nasib Guru?
-
Invisible Cost Perempuan: Wajah Lain Ketimpangan Gender dalam Ekonomi
Artikel Terkait
-
4 Manfaat Melukis bagi Kesehatan Psikologis, Kamu Sudah Coba?
-
Tabrakan Beruntun Gegara Aksi Balap Liar, Satu Pemotor Setor Nyawa di JLNT Casablanca!
-
4 Cara Memotong Daging Sapi Kurban yang Benar Agar Lebih Empuk
-
Inilah Golongan Penerima Daging Kurban Idul Adha 2023 yang Paling Berhak
-
5 Risiko Kesehatan Jika Jarak Kantor Jauh dari Rumah, Bisa Bikin Tensi Naik
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan