Pernahkah kamu secara tidak sadar terus menerus terjebak dengan kegiatan scrolling video di media sosial? Era media sosial saat ini memang cenderung mendorong penggunanya untuk mengonsumsi video-video pendek. Sebut saja aplikasi seperti TikTok dan Instagram yang juga memiliki fitur tersebut. Kita sering dengan mudahnya terjebak situasi ini. Dikutip dari Social Media Psychology, berikut dampak buruk terlalu sering menonton video berdurasi pendek:
1. Menurunkan Daya Ingat dan Konsentrasi
Video berdurasi pendek seperti yang ada di TikTok dapat secara drastis mengurangi daya ingat dan konsentrasi kita. Terlalu sering menonton video berdurasi pendek dapat mempengaruhi kemampuan kita untuk memusatkan perhatian pada konten yang lebih panjang.
Banyak pengguna TikTok melaporkan kesulitan dalam fokus pada video yang lebih lama, bahkan menganggapnya sebagai situasi yang menimbulkan stres
2. Membuat Kecanduan
Media sosial didesain untuk membuat penggunanya kecanduan. Dengan fitur unlimited scrolling dan algoritma yang terus memperbarui rekomendasi video berdasarkan minat pengguna, platform ini menciptakan kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan.
Kecanduan tersebut mirip dengan yang digunakan dalam perjudian, di mana otak kita mengharapkan hadiah yang muncul secara acak, seperti video lucu yang memicu pelepasan dopamin. Akibatnya, pengguna media sosial semakin lama semakin tergantung pada aplikasi.
BACA JUGA: 5 Cara Menolak Permintaan Utang dari Orang Terdekat, Berani Terapkan?
3. Meningkatkan Ketergantungan
Dengan algoritma yang selalu belajar dan berusaha menghibur pengguna, media sosial memberikan cara instan dalam menghilangkan kebosanan. Namun, ini juga berarti kita semakin sulit untuk menghibur diri sendiri tanpa menggunakan aplikasi tersebut. Ketergantungan pada media sosial dapat menyebabkan penurunan kemampuan kita untuk menemukan kepuasan dalam aktivitas lain di luar platform ini.
4. Pengaruh Negatif pada Kemampuan Membaca
Kemampuan membaca pada anak-anak dan remaja dapat terhambat oleh penggunaan media sosial. Kebannyakan platform mengutamakan konten visual dengan tidak menyertakan teks, sehingga anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktu di aplikasi media sosial daripada membaca dapat mengalami keterlambatan dalam perkembangan kemampuan membaca mereka.
Hal tersebut semakin memperkuat alasan pentingnya memastikan bahwa kegiatan membaca tetap menjadi bagian yang penting dalam rutinitas harian anak-anak.
5. Perubahan pada Pola Media Sosial
Pengaruh TikTok telah merambah ke platform media sosial lainnya. YouTube meluncurkan fitur Shorts dan Instagram mengembangkan Reels mereka sebagai upaya untuk meniru pengalaman menonton video durasi yang ada di TikTok.
Hal tersebut menunjukkan bahwa video berdurasi pendek semakin populer di antara pengguna media sosial. Kita perlu waspada terhadap perubahan ini dan memahami dampaknya pada kesehatan otak dan kognisi kita.
Video berdurasi pendek di banyak media sosial saat ini dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada otak kita. Penting bagi kita sebagai pengguna untuk menyadari risiko ini dan memastikan bahwa kita menggunakan platform media sosial dengan bijak, serta menjaga keseimbangan dalam kehidupan digital kita.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Alasan Pentingnya Work Life Balance, Buat Kita Lebih Fokus saat Bekerja
-
4 Alasan Kamu Tidak Harus Mengadakan Pesta Pernikahan, Hemat Biaya!
-
7 Strategi Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Orang Dewasa
-
5 Langkah Mengatasi Anggota Keluarga yang Toxic, Jaga Batasan!
-
6 Penyebab Enochlophobia atau Phobia Takut Keramaian yang Perlu Kamu Tahu
Artikel Terkait
-
Daftar 3 Suplemen Vitamin yang Bisa Ganggu Kesehatan Usus, Apa Saja?
-
Gibran Ikut Tren Lebaran di TikTok, Intip Momen Akrab Bareng Prabowo dan Keluarga
-
Cina Tolak Kesepakatan TikTok di AS, Tarif Impor Baru Trump Jadi Biang Kerok
-
'You Are What You Eat': Merayakan Hari Kesehatan Dunia dengan Pola Makan Seimbang
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"