Pisang adalah buah populer yang dikenal kaya akan kandungan gizi dan serat. Namun, tidak jarang beberapa orang mengalami ketidaknyamanan seperti sakit perut setelah mengonsumsi pisang. Fenomena ini mungkin terasa membingungkan, namun sebenarnya ada beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebabnya.
Dilansir dari laman verywellhealth dan iamgoingvegan, inilah penyebab makan pisang bikin sakit perut. Yuk disimak!
1. Kandungan Serat Tinggi
Pisang mengandung serat yang cukup tinggi terutama serat yang disebut pektin. Saat Anda mengonsumsi pisang, serat ini dapat mengisi perut dengan cepat dan menyebabkan rasa kenyang. Bagi beberapa orang yang tidak terbiasa mengonsumsi serat dalam jumlah besar, hal ini bisa mengakibatkan sensasi kembung atau perasaan kenyang yang berlebihan.
Sakit perut mungkin terjadi akibat reaksi tubuh terhadap perubahan mendadak dalam pola makan. Cobalah memulai dengan porsi yang lebih kecil dan tingkatkan perlahan seiring waktu. Minumlah juga cukup air agar serat dapat dicerna dengan baik.
2. Sensitivitas Terhadap Gula
Pisang mengandung gula alami terutama fruktosa. Beberapa orang mungkin memiliki kepekaan terhadap gula tertentu, termasuk fruktosa. Ini bisa menyebabkan gejala seperti gas, kembung, atau sakit perut setelah mengonsumsi pisang. Perhatikan pola makan Anda dan catat reaksi tubuh terhadap makanan yang mengandung gula alami.
3. Alergi atau Intoleransi
Meskipun jarang terjadi, ada kemungkinan seseorang memiliki alergi atau intoleransi terhadap pisang. Gejala yang dapat terjadi termasuk perut kembung, diare, mual, atau bahkan ruam kulit.
4. Peningkatan Gas Usus
Pisang juga mengandung karbohidrat yang disebut amilum resisten. Pada beberapa individu, amilum resisten dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan produksi gas usus yang lebih tinggi. Hal ini bisa memicu rasa kembung dan sakit perut.
berhati-hatilah mengonsumsi pisang yang matang lebih lama, karena amilum resisten cenderung menurun saat pisang matang sepenuhnya. Perhatikan juga bagaimana tubuh Anda sensitif terhadap pisang yang lebih matang.
Sakit perut setelah mengonsumsi pisang mungkin disebabkan oleh berbagai faktor seperti sensitivitas terhadap serat, gula, alergi, intoleransi, atau reaksi terhadap amilum resisten. Jika Anda mengalami gejala berkelanjutan atau parah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk evaluasi dan saran lebih lanjut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bukan Kualitas, Tapi Stereotip yang Kadang Halangi Perempuan Menjadi Pemimpin
-
Mengulik Pacaran dalam Kacamata Sains dan Ilmu Budaya
-
Apakah Hari Kartini Menjadi Tameng Emansipasi oleh Kaum Wanita?
-
Tamat! Ini 3 Momen Menyakitkan bagi Noh Young Won di Bitter Sweet Hell
-
Siap-Siap Emosi! 3 Drama Korea Ini Sepanas Film Ipar adalah Maut
Artikel Terkait
-
4 Rekomendasi Buah dan Sayur yang Berguna Cegah Dehidrasi, Mudah Dicari!
-
5 Buah Tropis Kaya Nutrisi yang Cocok Disantap saat Musim Panas Tiba
-
Indonesia Kaya Ragam Pangan, Data: Miliki 77 Sumber Karbohidrat, 389 Buah-buahan, dan 75 Sumber Protein
-
7 Manfaat Nanas yang Jarang Diketahui, Ternyata Bantu Menjaga Kesehatan Jantung
-
Pisang Pinugel Weton Ketemu Artinya Apa? Ini Ramalan Jodoh dalam Primbon Jawa
Health
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
-
Pelembap Bisa Bikin Jerawatan? Kenali Bahaya Penggunaan Moisturizer Berlebihan
-
Waspada Gagal Ginjal Akut Akibat Luka Bakar: Kenali Gejala dan Penyebabnya
-
Rahasia Otak Tajam: 6 Makanan Penambah Daya Ingat Berdasarkan Jurnal Medis
-
Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis