Alergi kulit merupakan salah satu peradangan yang terjadi karena reaksi kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap zat pemicu alergi. Beberapa contoh alergi kulit misalnya dermatitis atopik. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis alergen atau zat pemicu alergi, seperti serbuk sari, bulu hewan, makanan, debu, hingga obat-obatan tertentu.
Obat alergi kulit dapat digunakan sebagai salah satu pertolongan pertama untuk meredakan alergi kulit. Beberapa ciri alergi kulit antara lain kemerahan, gatal, serta bengkak di bagian kulit tertentu. Obat untuk mengatasi alergi kulit memiliki berbagai bentuk, mulai dari losion, bedak, tablet, kapsul, hingga krim.
Gejala alergi di kulit akan menganggu kegiatan sehari-hari jika tidak ditangani dengan baik dan tepat. Peradangan akibat alergi juga dapat membuat kulit menjadi kering hingga mengelupas.
BACA JUGA: Siapa Bilang Bikin Gemuk? Ternyata Ini 4 Manfaat Sehat Konsumsi Alpukat
Obat alergi sendiri ada yang dijual bebas dan ada juga yang harus dibeli dengan resep dokter. Dikutip dari laman Alodokter, berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat alergi kulit yang bisa kamu dapatkan di apotek.
1. CTM
CTM merupakan salah satu obat alergi yang memiliki kandungan Chlorpeniramine Maleate yang bekerja dengan cara menghambat kerja histamin. Histamin merupakan zat yang memicu munculnya gejala alergi ketika seseorang terpapar alergen.
CTM berbentuk tablet dan dapat meredakan gejala alergi. Obat ini dapat diminum 1 tablet, 3 sampai 4 kali sehari. Obat ini bisa terus dikonsumsi selama gejala alergi pada kulit masih terlihat. Dosis untuk anak-anak adalah ½ tablet, 3 sampai 4 kali sehari.
BACA JUGA: 5 Manfaat Kembang Turi bagi Kesehatan, Salah Satunya Mengatasi Sariawan
2. Caladine Lotion
Caladine Lotion dapat digunakan untuk mengatasi alergi kulit yang ditandai dengan gejala gatal-gatal. Obat ini memiliki beberapa kandungan, di antaranya calamine, zinc oxide, diphenhydramine, serta camphora.
Caladine Lotion ini juga dapat digunakan untuk mengatasi gatal karena udara panas, gigitan serangga, serta biang keringat. Sebelum memakai lotion ini, bersihkan tersebih dahulu area kulit yang gatal. Oleskan Caladine Lotion di bagian kulit yang gatal 2 sampai 4 kali sehari, terutama sesudah mandi pagi dan sore.
3. Lerzin
Lerzin memiliki kandungan berupa Cetirizin yang mampu menghalangi produksi histamin. Lerzin dapat membantu meredakan gejala alergi kulit dengan efektif. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum maupun sesudah makan, dengan dosis 1 kapsul, 1 kali sehari.
Itulah tiga rekomendasi obat alergi kulit yang bisa kamu dapatkan di apotek. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Lama Vakum, Ini 5 Film Terbaik yang Pernah Dibintangi Julie Estelle
-
Jangan Remehkan Diare, Ini 4 Rekomendasi Obat untuk Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Lagu Kpop Jika Kamu Suka Berkendara Larut Malam
-
7 Rekomendasi Sewa Mobil di Bali, Opsi Termurah dan Efisien untuk Berwisata
-
4 Penyebab Dinding Rahim Tipis yang Bisa Mengganggu Kesuburan Wanita
Health
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
Terkini
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung