Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup lazim dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ikan yang memiliki ciri identik memiliki kumis dan sisik yang lebih lembut ini dikenal sebagai jenis ikan predator yang cukup tangguh dan dapat hidup dalam kondisi esktrim seperti air berlumpur ataupun kondisi kekurangan air.
Meskipun seringkali dianggap sebelah mata karena dapat hidup di lingkungan yang kotor, akan tetapi ikan lele juga dikenal memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan dikenal memiliki harga yang relatif murah. Bahkan, karena kandungan gizinya yang tinggi, ikan ini juga disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Berikut 3 manfaat mengonsumsi ikan lele bagi ibu hamil dikutip dari laman halodoc.com.
1. Mengandung Banyak Sumber Vitamin
Ikan lele merupakan satu dari sekian banyak jenis ikan air tawar yang dikenal memiliki kandungan vitamin yang cukup besar. Melansir dari laman USDA Food Data Central, ikan ini memiliki beberapa kandungan vitamin seperti vitamin B12, vitamin B, vitamin B9 dan asam folat. Kandungan-kandungan tersebut berperan penting untuk menjaga pertumbuhan pada janin dan menjaga kesehatan sang ibu.
Kandungan asam folat yang terdapat pada ikan lele juga cukup baik untuk memaksimalkan tumbuh kembang janin saat kehamilan. Melansir dari artikel “Is Catfish Healthy? Nutrients, Benefits, and More”, asam folat tersebut berperan untuk memaksimalkan pertumbuhan sistem saraf pada janin dan mengurangi risiko cacat pada tulang belakang.
2. Rendah Kandungan Merkuri
Meskipun hidup di sekitar dasar sungai atau kolam tambak, akan tetapi ikan lele ternyata menjadi salah satu jenis ikan air tawar yang cukup rendah merkuri atau zat logam. Melansir dari artikel berjudul “Low Mercury And Safe! The Benefits Of Catfish In Pregnancy”, daging ikan lele memiliki kandungan merkuri yang sangat rendah apabila hidup dalam pengolahan kolam tambak yang cukup baik. Bahkan, kandungan merkuri dalam lele hasil budidaya jumlahnya cukup kecil dan setara dengan mengonsumsi ikan tuna maupun salmon.
3. Kaya Kandungan Lemak Sehat
Selain tinggi protein, ikan lele juga dikenal memiliki kandungan lemak yang tinggi. Namun, lemak ini merupakan jenis lemak baik yang bermanfaat bagi tubuh. Melansir dari artikel “Is Catfish Safe to Eat in Pregnancy? Mercury Levels & More”, lemak sehat tersebut merupakan jenis asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk pertumbuhan sistem saraf otak dan kekebalan pada bayi. Bahkan, kandungan omega-6 tersebut juga membantu membentu aliran darah dan jantung yang sehat pada janin.
Nah, itulah beberapa manfaat mengonsumsi ikan lele bagi ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Iklan Rokok Mau Dilarang di TV, Pengusaha Menjerit
-
Komunitas Warteg Perluas Dukungan Ganjar-Mahfud Lewat Pengecekan Kesehatan Gratis
-
Kaya Asam Omega-3, Berikut 3 Manfaat Mengonsumsi Telur Ayam Kampung
-
Mudah Dilakukan, Berikut 3 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Kulit
-
Dermatologis Ungkap Kesalahan Pemakaian Skincare yang Dilakukan Banyak Orang: Asal Beli Tapi Enggak Tahu Kandungannya
Health
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
Terkini
-
Suara yang Memanggil dari Dunia yang Tidak Pernah Ada
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia