Kerang kepah atau kerang tahu merupakan salah satu jenis kerang yang cukup lazim dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Jenis kerang yang masuk ke dalam klasifikasi Bivalvia tersebut memiliki cangkan yang cukup tebal namun halus. Kerang jenis ini hidup di air tawar atau payau di negara-negara beriklim tropis atau sub-tropis seperti di Indonesia.
Kerang kepah memiliki citarasa yang cukup gurih apabila diolah dengan benar. Selain itu, spesies kerang yang di luar negeri dikenal dengan nama hard-shell clam tersebut diyakini memiliki kandungan yang baik bagi tubuh apabila dikonsumsi. Berikut 3 manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari mengonsumsi kerang kepah atau kerang tahu.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Kerang kepah dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung. Melansir dari artikel berjudul “What Is Shellfish? Everything You Need to Know”, kerang kepah memiliki kandungan selenium, magnesium dan zinc yang baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Dalam setiap 100 gram kerang kepah, terdapat sekitar 24 gram protein dan hanya memiliki sekitar 1 gram lemak di dalamnya. Hal ini membuat jenis kerang ini cukup baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, kerang ini juga memiliki kandungan asam amino yang dikenal dengan nama taurine. Senyawa tersebut cukup baik digunakan dalam mengontrol kolestrol, menjaga kesehatan retina dan juga memperlancar peredaran darah dari dan menuju jantung.
2. Menjaga Kesehatan Kehamilan
Selain menjaga kesehatan peredaran darah dan mengontrol kolestrol, kerang kepah juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Melansir dari artikel berjudul “Scallops: Are There Health Benefits?”, kerang kepah atau kerang tahu memiliki kandungan protein hewani yang baik untuk menunjang kesehatan janin dan ibu yang mengandungnya.
BACA JUGA: Angka Covid-19 Meningkat? Berikut 5 Tips Cegah Terserang Covid-19
Selain itu, kerang ini juga memiliki kandungan zat besi, vitamin B12, kalsium dan zinc yang membantu menjaga kesehatan janin. Namun, perlu diperhatikan saat mengolah kerang ini pastikan memasaknya hingga benar-benar matang untuk meminimalisir risiko bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
3. Menjaga Kesehatan Tulang
Kerang kepah juga memiliki kandungan kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang. Melansir dari situs halodoc.com, kandungan kalsium, magnesiu, kalium dan protein yang tedapat pada kerang kepah mampu menjaga kepadatan tulang.
Hal tersebutlah yang membuat kerang kepah cukup disarankan dikonsumsi oleh orang-orang berusia lanjut untuk menjaga kepadatan tulang.
Nah, itulah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengonsumsi kerang kepah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Baca Juga
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Direstui oleh John Herdman, Taisei Marukawa Segera Bela Timnas Indonesia
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah
-
Perang Kian Memanas di Timur Tengah, Piala Asia 2027 Terancam Ditunda?
Artikel Terkait
-
Obat Insulin untuk Pasien Diabetes Disarankan Tersedia di Puskesmas, Pakar Kesehatan Ungkap Manfaatnya
-
Keseringan Masturbasi Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Prostat? Ternyata Begini Penjelasan Dokter Urologi
-
Agar Tak Ganggu Tumbuh Kembang Si Kecil, Bidan Punya Peran Penting Edukasi Ibu Soal Kesehatan Kulit Bayi dan Balita
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Enam Cerita, Satu Kematian: Menelusuri Kebenaran di Novel Girls in the Dark
-
Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido
-
Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak
-
Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan
-
Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang