Sebelum datang ke Real Madrid, Eden Hazard digadang-gadang bakal menjadi pemain yang ditakuti. Pasalnya, ketika masih berseragam Chelsea, penampilannya sangat menggiurkan dan terkesan tajam mengesankan. Bergandeng tangan dengan Karim Benzema adalah hal yang sangat diidamkan publik Los Blancos.
Melihat ketajamannya di Chelsea, sudah barang tentu ia akan tampil top perform pula bersama skuat El Real. Dan jujur saja. Semua orang memang berandai-andai demikian.
Perekrutannya pun akhirnya terlaksana. Ia berhasil digaet oleh Real Madrid. Namun apa lacur, nahas menghampiri. Semenjak ia berseragam Real Madrid, adalah cedera yang menjadi sandungan seriusnya. Sehingga, ekspektasi publik El Real mulai geleng-geleng kepala. Pun juga penampilannya yang tak segarang di Chelsea. Wajar saja, adaptasi mungkin perlu lebih banyak lagi. Sebab bermain di Real Madrid, tak semudah orang membalikkan telapak tangan tangan dalam sekejap.
Kedatangan sejak 2019 itu, performanya masih dalam tanda tanya. Terlebih ia sendiri masih tak bisa lepas dari belenggu cedera. Sehingga untuk berduet dengan Benzema kian sulit. Vinicius adalah opsinya.
Hal ini tidak jauh berbeda dengan Philippe Coutinho. Dulu, saat berseragam Liverpool, pemain asal Brasil itu beringas dan menjadi momok yang disegani oleh bek lawan. Namun, semenjak berseragam Barcelona, cedera dan kurang bergairahnya permainannya adalah dua hal yang seolah tak terpisahkan.
Alhasil, opsi Barcelona adalah meminjamkannya ke Bayern Munchen. Dan nyatanya, dia bersinar bagaikan pemain yang haus gol. Alih-alih Barcelona dibabat Bayern 8:2 dengan dua gol Coutinho itu. Sakit, ya jelas.
Apabila dikembalikan lagi ke Camp Nou, ia kembali mimble. Lagi dan lagi, Barcelona kurang puas. Ia dilayangkan ke Inggris, Aston Villa. Dan betul saja, ia kembali garang. Bahkan ia mencetak gol beberapa kali dan menyelamatkan Aston Villa dari keterpurukan.
Kembali lagi ke Eden Hazard. Apakah sosok playmaker 31 tahun ini akan diperlakukan oleh Madrid seperti Coutinho? Dengan kata lain, jangan-jangan Eden Hazard memang tak jodoh dengan Real Madrid seperti Coutinho dengan Barcelona?
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Singkirkan Atletico Madrid, Barcelona Tantang Real Madrid di Final Copa del Rey
-
Ucapan Tengil Antony: Real Betis Tak Gentar Lawan Barcelona
-
Real Madrid Babak Belur Demi Final Copa del Rey, Carlo Ancelotti Buka Suara
-
Real Madrid ke Final Copa del Rey, Carlo Ancelotti: Lini Belakang Keropos!
-
Real Madrid Tunggu Barcelona atau Atletico Madrid di Final Copa del Rey 2024/2025
Hobi
-
Final Fantasy Pecah Rekor 200 Juta Kopi, Pixel Remaster Jadi Bintang!
-
Piala Asia U-17: Ketika Anak-Anak Garuda Tak Sengaja Permalukan Pundit Sepak Bola Senior
-
Piala Asia U-17: Saat Strategi ala STY Kembali Permalukan Raksasa Sepak Bola Asia
-
Pisah Lagi dari Fadia, Apriyani Rahayu Bakal Duet Bareng Rekan Baru
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Terkini
-
Cafe Hello Sapa, Kombinasi Sempurna antara Kopi dan Pemandangan Danau Sipin
-
4 Drama China Genre Xianxia yang Digarap Sutradara Guo Hu
-
Akhiri Kontrak, Dita Karang, Minji, dan Jinny Keluar dari Secret Number
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
5 Rekomendasi Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Pabrik Gula hingga Jumbo