Buang-buang waktu saja jika sampai saat ini, Barcelona atau pun fansnya Barcelona, masih nggak bisa move on dari sang viral, Real Madrid lantaram sudah juara. Barcelona, sebaiknya nggak usah sibuk-sibuk mikir trofi La Liga musim ini.
Berhadapan dengan Real Mallorca, Barcelona adalah harus fokus meraih kemenangan. Dan sekali lagi, tidak usah mikir juara walaupun nantinya mereka berhasil jinakkan pasukan Javier Aguirre itu. Kemenangan mereka akan sia-sia. Ketertinggalan 15 poin ata Real Madrid adalah nyata, bahwa musim ini, Blaugrana memang akan puasa trofi.
Iya, juara bagi Barcelona musim ini, adalah hal yang sangat mustahil. Berharap juara, adalah harapan bodoh yang pernah ada. Fokus, tujuan dan konsentrasi Barcelona saat mau berjibaku melawan Real Mallorca di Camp Nou, Senin 2 Mei 2022 dini hari nanti, adalah mutlak meraih kemenangan.
Mengapa? Setidaknya, hal ini mengandung tiga makna. Pertama, mengapa harus menang? Tak lain dan tak bukan, adalah untuk mempertahankan posisi mereka di tangga dua besar. Atau, paling tidak pucuk di tiga klasemen akhir musim ini. Hal itu, agar musim depan besutan Xavi Hernandez itu bisa tampil di Liga Champions. Jika gagal, tentu saja moyak hati, kesenduan dan bullyan akan diterimanya. Bahkan, bisa jadi aura Xavi tak lagi bersinar. Kata "pecat" dan "angkat kaki" dari bangku kepelatihan Barcelona adalah keniscayaan yang hakiki.
Kedua, mengapa Barcelona harus menang di Camp Nou saat meladeni Real Mallorca? Agar sejarah buruk, kekalahan tiga kali bertubi-tubi di Camp Nou itu terangkat. Pasalnya, pasca ditumbangkan Frankfurt, Cadiz dan Rayo Vallecano di Camp Nou, itu menjadi catatan hitam sejarah Blaugrana. Memalukan.
Ketiga, mengapa harus menang? Real Mallorca adalah tim yang berada di tangga degradasi. Tim papan bawah. Jika dibandingkan dengan klasemen sementara, itu ibarat langit dan bumi. Jadi, sungguh memalukan lagi bila Barcelona harus takluk di Camp Nou dengan tamu yang jelas-jelas levelnya, di atas kertas adalah lawan yang harus bisa ditumpaskan.
Artinya, bila El Barca menelan kekalahan lagi di Camp Nou, itu akan menjadi kekalahan keempat secara beruntun. Sejarah kian buruk. Mirisnya, masak iya Barcelona akan tumbang atas Real Mallorca, di Camp Nou pula? Hadeh!
Dilansir dari bola.net, lima pertemuan terakhir Barcelona kontra Mallorca, Blaugrana tak pernah tersungkur menelan kekalahan. Termasuk di pertemuan pertama musim ini. Meski menang 1:0 setidaknya, adalah menang. Jadi, masak iya mau kalah atas Mallorca, padahal, sudah apik lho. Rekor muri. Malu, lah kalau sampai kalah di Camp Nou Pula.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Singkirkan Atletico Madrid, Barcelona Tantang Real Madrid di Final Copa del Rey
-
Ucapan Tengil Antony: Real Betis Tak Gentar Lawan Barcelona
-
Hasil Liga Spanyol: Pesta Gol ke Gawang Girona, Barcelona Kembali ke Puncak
-
Vietnam Serius Garap Program Naturalisasi: Jebolan Barcelona Jalani Uji Coba
-
Barcelona Terancam Kena Sanksi, Hansi Flick Tetap Fokus Bidik Kemenangan
Hobi
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
Libas Korea Selatan, Timnas Indonesia Selangkah Lagi ke Piala Dunia U-17?
Terkini
-
Demokrasi atau Diktator? Brutalisme Aparat di Balik Demonstrasi UU TNI
-
Review Article 370: Film Thriller yang Bikin Kamu Nggak Mau Berkedip!
-
Wisata Jokowi, Rasa Cinta di Antara Suara Kritis Kita
-
Lee Jae Wook Bakal Main di 'Honeycomb Project', Drama Horor Fantasi Netflix
-
Jejak Politika Ki Hajar Dewantara dalam Menyongsong Kemerdekaan Bangsa