Salah satu genre cerita yang paling banyak diminati adalah genre roman. Sebenarnya, genre roman tidak hanya terbatas pada kisah cinta dua orang manusia saja. Ada banyak sekali sub-genre yang termasuk ke dalam genre roman itu sendiri. Sub-genre ini mengelompokkan cerita ke dalam berbagai kategori yang lebih spesifik lagi. Apa saja ya kira-kira?
Berikut ini adalah 4 sub-genre roman yang lebih spesifik.
1. Roman Fantasi
Sesuai dengan namanya, sub-genre ini menggabungkan sisi roman dan sisi fantasi menjadi sebuah cerita yang apik dan tidak membosankan. Di dalamnya, kita akan disuguhkan berbagai kisah yang fantastis, magis, serta beberapa unsur supernatural.
Elemen-elemen yang terdapat di dalam sub-genre ini sangat memegaruhi cerita, latar, plot, serta penokohan. Beberapa buku ada yang mengambil latar di dunia buatan penulisnya sendiri, tetapi ada juga yang mengambil latar di dunia nyata dengan beberapa modifikasi.
2. Roman Sejarah
Sub-genre satu ini menggabungkan sisi roman dan sisi sejarah. Sesuai dengan namanya, latar yang digunakan pada sub-genre ini adalah latar di masa lalu atau masa lampau, baik yang benar-benar pernah terjadi atau hanya sekadar rekaan penulis belaka.
Batasan waktu yang biasa digunakan pengarang ada yang menyebutkan dengan langsung tahunnya seperti tahun 1950, atau langsung merujuk pada masa tertentu seperti pada masa Perang Dunia II. Riset yang kuat merupakan kunci utama yang menyusun cerita dengan sub-genre roman sejarah ini.
3. Roman Suspence
Suspence sendiri bisa diartikan sebagai ketegangan. Hampir mirip dengan cerita misteri, sub-genre ini mengkombinasikan cerita roman dengan bumbu misteri yang harus dipecahkan. Alur cerita yang disajikan cukup mirip dengan kisah detektif, tetapi juga menonjolkan kisah cinta para tokohnya.
Pengarang yang menggunakan sub-genre ini harus pandai memainkan alur cerita, plot, nuansa, serta emosi agar kedua sisi yaitu roman dan misteri bisa berjalan beriringan dan tidak saling mendominasi satu sama lain.
4. Roman Kontemporer
Sub-genre ini berkebalikan dengan sub-genre roman sejarah. Roman kontemporer mengambil latar waktu pada zaman sekarang. Bisa dibilang cerita-cerita yang mengangkat tema perempuan karier di masa sekarang ini termasuk ke dalam genre roman kontemporer.
Keterkaitan sub-genre ini terhadap latar waktu ada pada isu dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat masa sekarang. Cerita biasanya harus bisa menampilkan kompleksitas konflik serta penokohan, serta harus bisa menimbulkan kesan relate bagi para pembaca.
Itulah empat sub-genre yang termasuk ke dalam genre roman. Ternyata ada banyak sekali sub-genre yang berada di bawah genre roman itu sendiri. Jadi, kamu lebih tertarik pada sub-genre yang mana? Setiap sub-genre memiliki daya tarik dan kelebihannya masing-masing.
Tag
Baca Juga
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Bye-Bye Mata Panda! 4 Eye Cream Korea Ini Bikin Area Mata Makin Cerah
-
Rambut Rontok Parah? Ini 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Rekomendasi Lipstik Korea biar Bibir Kamu Auto Mirip Idol K-Pop!
-
Cari Tablet Buat Kuliah? Ini 5 Rekomendasi Paling Worth It Mulai Rp2 Jutaan
Artikel Terkait
-
Menilik Sejarah Jakarta, Ulang Tahun Ibu Kota 22 Juni
-
Mei Hwa dan Sang Pelintas Zaman: Menyusuri Lorong Sejarah Bangsa
-
Terkuak! Usulan Pergantian Nama Jalan Kebayoran Lama Jadi Jalan Bang Pitung di Rawa Belong
-
Memori Sejarah: Timnas Indonesia Pernah Bantai Jepang Tanpa Ampun
-
Sejarah Padang Arafah, Tempat Pertama Kali Sepasang Manusia Dipertemukan
Hobi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
Terkini
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan