Komoditas cabai termasuk tanaman hortikultura dengan peminat tinggi di Indonesia. Pasalnya sebagai negara sambal makan tanpa sambal itu rasanya kurang afdol. Namun keberadaan cabai tidak selalu dalam harga yang sesuai dengan anggaran.
Seperti halnya beberapa minggu belakangan ini, harga cabai di berbagai wilayah dapat mencapai Rp.120.000, hampir menyaingi daging nih. Sayang banget kan, kalau gitu keinginan kita makan sambal-sambalan pasti terhambat nih. Ibu rumah tangga juga pasti akan menjerit dengan kenaikan harga cabai.
Namun hal ini dapat diatasi loh, salah satu caranya adalah menanam cabai sendiri di rumah, caranya gampang kok. Ikuti saja tahapan berikut ini.
1. Pilih benih yang sesuai
Zaman sekarang ini teknologi di bidang pertanian mulai berkembang dengan pesat. Salah satunya adalah benih, teknologi pemuliaan tanaman yang dilakukan berhasil menghasilkan cabai dengan hasil yang melimpah, tahan hama penyakit, tahan kekeringan, sesuai dengan dataran rendah atau tinggi, serta banyak sifat lainnya yang menjadi keunggulan.
Dengan memilih benih cabai yang sesuai dengan lingkungan tempat kita tinggal, serta beberapa sifat unggul yang kamu inginkan, hasil yang diperoleh dapat sesuai dengan keinginan kita. Penanaman dengan benih teruji juga menghasilkan hasil lebih baik dibandingkan dengan benih abal-abal.
2. Campurkan media tanam dengan sepenuh hati
Sebagai sumber nutrisi, penyangga, serta media tumbuh tanaman cabai. Hendaknya kamu mencampurkannya dengan sepenuh hati sehingga komposisi yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan air dari cabai. Berdasarkan beberapa penelitian, campuran kompos dan tanah dengan perbandingan 1:1 sukses membuat cabai tumbuh subur.
Namun kamu juga harus memperhatikan tingkat kegemburan tanah, apabila terlihat padat, kamu dapat menambahkan arang sekam yang menambah porositas tanah. Di atas media tanam sebaiknya tambahkan dengan mulsa dari bahan alami seperti cocopeat. Penggunaan mulsa sebagai penutup tanah dapat menjaga kelembapan tanah sehingga cabai terhindar dari kekeringan.
3. Mulailah menanam
Langkah pertama adalah rendam benih dengan air hangat selama 12 jam sehingga dapat berkecambah lebih cepat. Dilanjutkan dengan memasukan media tanam pada seed tray untuk persemaian. Masukan benih yang telah terendam dengan kedalaman media 1-2 cm.
Jangan terlalu dalam ataupun dangkal karena akan mengganggu pertumbuhan. Setelah cabai mencapai 4 daun dengan akar yang solid, pindahkan ke dalam polybag. Usahakan agar polybag yang digunakan berukuran besar kurang lebih 40x40 cm, karena tanaman cabai yang sehat akan membesar sesuai dengan ukuran polybag yang diberikan.
4. Jangan lupa sayangi tanaman cabaimu
Seperti makhluk hidup lainnya, tanamanmu juga perlu disayangi dan dipelihara dengan baik. Cabuti gulma yang tumbuh disekitar tanaman agar tidak terjadi perebutan unsur hara, lakukan pemupukan organik seperti kompos atau pupuk kandang secara rutin. Apabila perlu, tambahkan dengan pupuk Urea : TSP : KCL (1:2:1) dengan tujuan merangsang pembungaan dan pembentukan buah. Berikan sebanyak 3 kali selama musim tanam hingga panen.
Pemangkasan juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Pemangkasan pertama yaitu pemangkasan pucuk, agar tanaman cabai yang dapat melebar ke samping sehingga bunga dan buah yang dihasilkan lebih banyak. Saat mulai memunculkan tunas air atau tunas yang biasanya terletak di ketiak batang, pangkaslah. Hal ini akan memaksimalkan produktivitas dan merapikan tajuk cabai agar tumbuh dengan baik.
5. Selamat panen
Setelah perjuangan selama 3 bulan, tanaman cabaimu akan mulai berbuah, panenlah hasil kerja kerasmu dengan penuh sukacita. Dengan adanya tanaman cabai di rumahmu, jangan khawatir dengan harga cabai yang melonjak tinggi. Ayo segera praktikkan tahapan budidaya cabai diatas.
Baca Juga
-
Sinopsis Don't Touch My Gang: Kisah Anak Kampung Hadapi Kerasnya Bangkok!
-
Profil Nonnie Pitchakorn, Bintang Baru di Only Friends, Adik Nanon Korapat!
-
Angkat Kisah Kehidupan setelah Kematian, Ini Sinopsis Death is All Around!
-
Relate dengan Guru Muda, Ini Sinopsis Drama Thailand "Thank You Teacher"
-
Sinopsis Serial '6ixtynin9', Dus Mie Instan Berisi Uang yang Berakhir Petaka
Artikel Terkait
-
Manfaat Makanan Pedas buat Kesehatan, Prabowo Saran Kurangi Makan Saat Harga Cabai Naik
-
Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam Masih Tinggi Jelang Lebaran, Cek Daftar Pangan Hari Ini
-
Anggota Komisi IV DPR Rajiv Minta Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran
-
Pemerintah Gelar Pasar Murah di 2.158 Titik
-
Harga Cabai Meroket, Prabowo: Jangan Kebanyakan Makan Pedas Dulu!
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop