Kulit buah merupakan salah satu sampah dapur yang sering ditemui. Tapi jangan salah, kulit buah ternyata mengandung nutrisi yang baik bagi tanaman. Salah satu cara memanfaatkan sampah kulit buah adalah dengan menjadikannya sebagai pupuk.
Walau pupuk komersial dapat ditemui dengan mudah di pasaran, namun penggunaan pupuk organik akan jauh lebih memuaskan. Dengan mendaur ulang kulit buah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, kita dapat membantu mengurangi potensi tumpukan sampah di lingkungan loh.
Berikut kelima kulit buah yang bermanfaat untuk pupuk.
1. Kulit Pepaya
Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan kulit pepaya untuk tanaman lebih baik daripada pupuk komersial. Kulit pepaya kaya akan mikroba dan nutrisi bagi tanah seperti mineral, potasium, protein dan beta karoten.
2. Kulit Apel
Kulit apel diperkaya dengan vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium, fosfor, asam folat, dan potasium yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Beberapa sumber menyatakan bahwa penggunaan pupuk bagi bunga yang terbuat dari kulit apel justru tidak meninggalkan bau, hal ini bagus bagi tanaman karena tidak akan mengundang serangga untuk datang.
3. Kulit Mangga
Mengandung asam folat, vitamin A, vitamin C, vitamin B6, serat, potasium, dan zat tembaga membuat kulit manga sangat cocok digunakan sebagai pupuk organik bagi tanaman. Kulit mangga dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk bunga, tumbuhan obat-obatan, dan sayuran karena dapat meningkatkan pertumbuhan bagi tanaman.
4. Kulit Jeruk
Kandungan kalium, kalsium, zat besi, dan seng yang ada pada kulit jeruk sangat baik untuk pertumbuhan sayuran hijau dan buah-buahan lainnya. Kandungan tersebut dapat membantu memperbaiki kualitas tanah dan memenuhi kebutuhan mikronutrien tanaman.
Kulit jeruk juga kaya akan nitrogen, zat yang sangat penting dan baik untuk pupuk. Zat ini dapat membantu pertumbuhan daun dan bunga yang bagus bagi tanaman.
5. Kulit Pisang
Salah satu buah yang paling sering dikonsumsi ini memiliki banyak kandungan baik pada kulitnya. Kandungan potasium, nitrogen, dan fosfor pada kulit pisang merupakan zat penting yang bermanfaat pada proses pemupukan. Makronutrien tersebut dapat mendorong pertumbuhan tanaman yang lebih sehat dan membantu kekebalan terhadap serangan hama.
Menggunakan kulit buah sebagai alternatif pupuk mungkin tidak cukup bagi tanamanmu. Namun, cara tersebut dapat dicoba agar tanamanmu mendapatkan nutrisi yang lebih banyak dan alami.
Baca Juga
-
5 Fakta Menarik Nam Ji Hyun, Aktris Berbakat Pemeran K-Drama Good Partner
-
3 Karakter Cowok Green Flag di Drama Korea Welcome To Samdalri, Bikin Meleleh!
-
3 Drakor Baru yang Angkat Tema soal Lika-liku Perceraian, Penuh Pesan Moral
-
4 Pesona Shin Eun Soo di 'Twinkling Watermelon', Bicara Pakai Bahasa Isyarat!
-
4 Film Beragam Genre Dibintangi Dwi Sasono di 2023, Terbaru 'Budi Pekerti'
Artikel Terkait
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Gus Ipul Salat Ied di Sentra Kemensos, Beri Semangat untuk Penerima Manfaat
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
Menggapai Berkah Ramadan: Manfaat Ibadah dan Kebersamaan di Penghujung Bulan Suci
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan