Akhir yang mengenaskan harus dialami oleh Timnas Thailand U-22 di ajang SEA Games 2025. Meskipun menyandang status sebagai tuan rumah, Pasukan Gajah Perang Muda harus mengakhiri kampanye menawan mereka sedari fase penyisihan grup dengan kegagalan meraih podium tertinggi.
Secara dramatis, Thailand yang bertarung di hadapan para pendukungnya sendiri terkena comeback dari sang musuh bebuyutan, Vietnam. Sempat unggul 2-0 hingga turun minum melalui gol lesakan dari Yotsakorn Burapha dan Seksan Ratree, Thailand harus kebobolan 3 gol di babak selanjutnya sehingga pada akhirnya menyerah dengan skor 2-3 dari Pasukan Nguyen Vietnam.
Kembali gagal meraih medali emas, membuat Thailand tercatat tiga kali berturut-turut harus puas menduduki posisi runner-up. Berdasarkan catatan laman history SEA Games, sebelum gagal di kaki Vietnam, Thailand sebelumnya juga gagal di partai puncak pada edisi 2021 dari lawan yang sama, dan SEA Games edisi 2023 ketika bersua Indonesia.
Uniknya, hattrick kegagalan Timnas Thailand di final SEA Games 2025 kali ini juga membuat mereka mengambil alih gelar menyakitkan milik Indonesia, yakni tim spesialis runner-up atau king of runner-up ASEAN.
Pasalnya, jika dihitung-hitung, Timnas Indonesia hingga gelaran SEA Games edisi 2025 ini "hanya" 5 kali tercatat sebagai runner-up, yakni pada edisi 1979, 1997, 2011,2013 dan terakhir di edisi 2019 lalu.
Sementara Thailand, tentu saja terhitung lebih banyak lagi. Semenjak gelaran SEA Games era modern yang dimulai pada tahun 1977, Pasukan Gajah Perang Muda sudah mencatatkan diri sebagai runner-up sebanyak 5 kali yakni pada tahun 1977, 1991 dan hatrick beruntun di edisi 2021, 2023 serta 2025.
Dan jika ditambahkan dengan SEA Games era Peninsula Games sejak 1959 hingga 1975, Thailand yang 2 kali menjadi runner-up pada edisi 1959 dan 1969 secara total sudah menjadi juara kedua sebanyak 7 kali, yang tentu saja 2 kali lebih banyak ketimbang Indonesia.
Catatan 7 runner-up milih Thailand ini bahkan juga lebih banyak dari tim lain ASEAN di kejuaraan level berapapun. Pasalnya, di gelaran Piala AFF atau Piala ASEAN, Timnas Indonesia yang dijuluki sebagai tim dengan peraih label runner-up terbanyak saja hanya memiliki 6 titel.
Sehingga, ketika Timnas Thailand U-22 kembali gagal meraih medali emas dan hanya finish sebagai tim runner-up SEA Games edisi 2025 ini, maka secara resmi gelar menyakitkan yang sebelumnya melekat kepada Indoensia itu pun beralih kepada mereka.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Komitmen Nyata BUMN Peduli, BRI Terjunkan Relawan ke Daerah Bencana Sumatera
-
Pecah Telur! Timnas Hoki Es Indonesia Ukir Sejarah Emas Pertama di SEA Games 2025
-
Janji Manis Erick Thohir Usai Pencak Silat Sumbang 4 Emas SEA Games 2025
-
John Herdman Calon Pelatih Timnas Indonesia Punya Pengalaman Redam Ego Bintang Rp1,1 Triliun
-
Kejurnas Panahan Antarklub 2025 Digelar untuk Perkuat Piramida Pembinaan
Hobi
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Tak Kejar Validasi, Marc Marquez Tetap Tenang dengan 7 Gelar Juara Dunia
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
Terkini
-
Cari HP Kamera Terbaik 5 Jutaan? Ini 5 Pilihan dengan Foto Paling Tajam
-
Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata
-
Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
-
Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?