Salah satu tim favorit, Portugal akan turun gelanggang pada hari ini, Kamis (24/11). Disadur dari laman fifa.com, Os Navegadores (Sang Navigator, julukan bagi timnas Portugal) akan menghadapi wakil Afrika, Ghana di pertandingan perdana grup H. Pada pertandingan yang dihelat di Stadium 974 tersebut, mata sebagian besar pecinta sepak bola dunia akan tertuju kepada kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.
Hal ini tak mengherankan, karena belakangan ini pemain yang identik dengan nomor punggung 7 tersebut memang tengah menjadi bahasan hangat di dunia persepakbolaan dunia. Selain jarang mendapatkan menit bermain di Manchester United yang kini dilatih oleh Erik Ten Hag, wawancara Ronaldo dengan Piers Morgan yang dianggap sebagai sesuatu yang kontroversial, juga semakin membuat polemik tentang dirinya menjadi berkepanjangan. Imbasnya adalah, pemain yang pernah membela Real Madrid dan Juventus tersebut harus berpisah dengan Manchester United, klub yang membesarkan namanya.
Terlepas dari segala polemik yang menimpa Ronaldo, pertarungan antara Portugal melawan Ghana akan menjadi ajang pembuktian bagi sang mega bintang. Ronaldo yang selama ini ditepikan oleh Erik Ten Hag di Manchester United, memiliki kesempatan besar untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis, seperti yang diperkirakan banyak pihak belakangan ini.
BACA JUGA: Sebelum Hajar Jerman, Timnas Jepang Pernah Ramu Taktik di Stadion Pakansari
Melawan Ghana yang memiliki peringkat terendah di antara para kontestan Piala Dunia, Ronaldo diharapkan bisa kembali menunjukkan kemampuan terbaik yang dimilikinya. Sebuah hal yang penting untuk dilakukan, mengingat dirinya dipastikan akan menjadi pemain bebas pada bursa transfer Januari mendatang. Dengan menampilkan performa terbaik, setidaknya Ronaldo akan mendapatkan tiga hal sekaligus.
Hal pertama yang akan Ronaldo dapatkan adalah, dia bisa membuat klub yang menginkan jasanya mendekat, kemudian yang kedua adalah membuktikan kepada Erik Ten Hag bahwa sang pelatih telah salah karena menyia-nyiakan kemampuannya, dan yang ketiga adalah membuktikan kepada masyarakat luas bahwa kemampuannya belumlah habis.
Memang, sangat disayangkan jika pada Piala Dunia edisi kali ini, Ronaldo harus bermain dengan label sebagai "pemain buangan" dari klubnya. Namun, semua hal tentu memiliki sisi positif. Dengan labelnya itu, Ronaldo justru bisa bermain lepas dan membuktikan bahwa dia masih bisa bersaing di level tertinggi dalam dunia sepak bola. Terlebih lagi, kita pasti juga merindukan persaingan antara Ronaldo dan Messi dalam mengejar gelar sebagai pemain terbaik di gelaran Piala Dunia kali ini.
Video yang Mungkin Anda Suka.
Tag
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Hobi
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Jalan Terjal Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang!
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
Terkini
-
Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles
-
Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu
-
Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout
-
Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia
-
The Story of an Hour: Merasakan Satu Jam Kebebasan sebagai Perempuan