Babak 16 besar gelaran Piala Dunia 2022 tampaknya menjadi putaran yang tak ramah bagi para wakil Asia. Tiga wakil benua kuning yang tersisa, yakni Australia, Jepang dan Korea Selatan harus terhenti langkahnya di putaran kedua ini. Itu berarti, persepakbolaan Asia tak lagi memiliki wakil pada babak perempat-final alias babak 8 besar,
Australia menjadi tim Asia pertama yang harus terhenti perjuangannya di babak 16 besar ini. Bertarung menghadapi tim favorit juara Argentina, Mathew Leckie dan kolega harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tpis 1-2.
Gol sang mega bintang Lionel Messi pada menit ke 35 dan Julian Alvarez pada menit ke 57, memastikan The Socceroos angkat koper pada gelaran turnamen kali ini.
BACA JUGA: 3 Hal yang Patut Diapresiasi dan Dicontoh dari Jepang di Piala Dunia 2022
Delegasi persepakbolaan Asia kedua, Jepang juga harus mengalami nasib yang sama dengan Australia. Menghadapi runner-up gelaran edisi tahun 2018, Kroasia, Jepang yang tampil secara spartan harus mengubur mimpi mereka untuk menciptakan rekor melaju ke fase 8 besar untuk kali pertama.
Menghadapi Luka Modric dan kolega, Jepang harus pulang setelah kalah 1-3 melalui adu tendangan penalti. Adu tos-tosan ini terpaksa harus diambil setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 hingga usainya babak perpanjangan waktu.
Hanya berselang jam kemudian, satu-satunya harapan persepakbolaan Asia yang tersisa, Korea Selatan mengalami nasib yang tak berbeda dengan dua negara lainnya.
Menghadapi Brasil yang menjadi unggulan utama dalam turnamen edisi kali ini, Son Heung Min yang tampil di bawah tekanan, tak mampu membendung keperkasaan lawan.
BACA JUGA: Tepis 3 Pinalti Jepang, Ini 5 Fakta Penjaga Gawang Kroasia Dominik Livakovic
Pada akhir laga, Taeguk Warriors harus terkapar dengan skor mencolok, 1-4 sekaligus menyusul Australia dan Jepang yang harus mengakhiri petualangan mereka di Qatar 2022.
Dengan demikian, maka benua Asia kembali tak memiliki wakil di babak 8 besar gelaran Piala Dunia 2022. Hal ini setidaknya membuktikan bahwa kualitas persepakbolaan Asia saat ini masih memiliki gap yang cukup besar dengan kawasan-kawasan lain.
Tersingkirnya para wakil Asia di gelaran Piala Dunia memang menyakitkan, namun harus kita terima dengan lapang dada, agar ke depannya bisa menjadi acuan untuk pengembangan persepakbolaan Asia menjadi lebih baik lagi. Bagaimana teman-teman? Sedih dengan gugurnya para wakil Asia?
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Brasil Singkirkan Korea Selatan dengan Skor 4-1, Neymar Jadi Player of The Match
-
Korea Selatan Disingkirkan Brasil di Piala Dunia 2022, Son: Kami Telah Memberikan Segalanya
-
Makna Gestur Membungkuk yang Dilakukan Pelatih dan Pemain Timnas Jepang Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2022
-
Persis Seperti Serial Tsubasa Jepang Kalah 3-1 Adu Penalti Lawan Kroasia, Hajime Moriyasu: Kita Telah Bermain Dengan Berani!
-
Jelang Perempatfinal, The Three Lions Diperingatkan Bahwa Prancis Bukan Hanya Mbappe
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!