Tim nasional Maroko berhasil membuat kejutan dengan menyingkirkan salah satu tim unggulan yakni Spanyol di babak perdelapan final yang digelar di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar Selasa (6/12/2022). Tim berjuluk Singa Atlas tersebut sukses memenangi babak adu pinalti dengan skor 3-0 setelah laga berakhir imbang tanpa gol.
Dengan kemengangan ini, Maroko berhasil melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2022 dan akan menunggu pemenang laga Portugal vs Swiss. Selain kelolosan Maroko ke 8 besar, terdapat pula beberapa catatan menarik seusai laga tersebut. Berikut ini adalah 4 fakta unik kemenangan Maroko atas Spanyol.
1. Maroko lolos ke perempat final untuk kali pertama dalam sejarah
Fakta unik yang pertama adalah dengan kemenangan dramatis melawan Spanyol membuat Maroko mengukir sejarah baru di ajang sepak bola paling bergensi dunia tersebut.
Tim berjuluk Singa Atlas tersebut berhasil lolos ke perempat final Piala Dunia untuk kali pertama sepanjang keikutsertaan mereka di ajang 4 tahunan ini. Prestasi terbaik Maroko sebelumnya adalah mencapai babak 16 besar pada edisi 1986.
BACA JUGA: Daftar 8 Timnas yang Berhasil Lolos Perempat Final Piala Dunia Qatar 2022
2. Maroko langsung memenangkan adu pinalti di percobaan pertama
Bermain menghadapi Spanyol melalui adu pinalti, Maroko sebenarnya kurang diunggulkan mengingat ini adalah kali pertama Maroko menjalani adu pinalti di ajang Piala Dunia.
Namun, tim asuhan Walid Regragui berhasil tampil ciamik di babak tos-tosan terutama kiper Yassine Bounou, kiper yang kini bermain untuk klub Sevilla sukses menggagalkan tiga tendangan penalti dari Sarabia, Soler, dan Busquets sehingga Maroko menang 3-0.
3. Maroko jadi tim keempat Afrika yang capai babak perempat final
Maroko berhasil menjadi wakil Afrika keempat yang menjejakkan kakinya di babak 8 besar. Hakim Ziyech cs mengikuti jejak Kamerun di Piala Dunia 1990, kemudian Senegal pada edisi 2002, serta Ghana pada Piala Dunia 2010.
Maroko kini merupakan satu-satunya tim Afrika yang masih bertahan di Piala Dunia 2022. Maroko juga menjadi harapan bagi seluruh benua untuk menjadi wakil Afrika pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia.
BACA JUGA: Mengenal Yassine Bounou, Penjaga Gawang Maroko yang Pulangkan Spanyol
4. Spanyol memperpanjang rekor buruk di adu pinalti
Sementara Maroko berpesta, di sisi lain Spanyol sedang merana. Dengan kekalahan tim asuhan Luis Enrique di babak adu pinalti membuat La Furia Roja mengalami 4 kekalahan dari 5 kali menjalani adu pinalti sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Spanyol hanya sekali menang adu pinalti yakni saat menghadapi Republik Irlandia di edisi 2002. Keempat kekalahan Spanyol di babak tos-tosan diderita saat melawan Belgia tahun 1986, Korea Selatan (2002), Russia (2018), dan yang teranyar kalah telak 0-3 oleh Maroko.
Nah itu tadi merupakan 4 fakta unik dalam kemenangan mengejutkan Maroko atas Spanyol di Piala Dunia 2022. Menarik untuk disimak apakah Maroko akan mengakhiri penantian Afrika untuk masuk ke babak semifinal Piala Dunia.
Baca Juga
-
Tundukkan Bahrain, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor Asia Tenggara di Ronde 3
-
Optimis ke Piala Dunia 2026, Ini Potensi Lawan Timnas Indonesia di Ronde Keempat
-
Pratama Arhan Main di K-League, Ini Rangkingnya di Jajaran Liga Top Asia
-
Rekap Tim Asia Tenggara di Pekan Perdana Piala Asia 2023, Thailand Menang!
-
Ini Pemain Indonesia yang Masuk dalam Daftar Unggulan di Malaysia Open 2024
Artikel Terkait
-
Dibungkam Maroko, Spanyol Diminta Belajar ke Timnas Indonesia, Garuda Pernah Menang 1-0
-
Jalan Panjang Maroko Menuju 8 Besar Piala Dunia Qatar
-
Mengenal Yassine Bounou, Penjaga Gawang Maroko yang Pulangkan Spanyol
-
Daftar Lengkap 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022
-
Mirip Timnas Indonesia, Pemain Maroko Kompak Sujud Syukur usai Kalahkan Spanyol di Piala Dunia 2022
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam