Menjelang pertarungan antara Kroasia melawan Brasil di babak 8 besar perhelatan Piala Dunia, pemain tengah Kroasia Mateo Kovacic memberikan sebuah pernyataan yang cukup untuk membuat kubu lawan ketar-ketir. Pemain tengah yang kini berseragam Chelsea tersebut mengungkapkan, timnya telah memiliki kunci untuk memenangkan pertandingan melawan Brasil yang lebih difavoritkan.
Disadur dari laman fifa.com, pemain tengah yang kini memperkuat Chelsea tersebut menyatakan bahwa kunci kemenangan Kroasia nantinya akan terletak pada agresifitas dan penguasaan bola. Dalam pandangan Kovacic, Brasil selalu tampil kewalahan ketika harus berhadapan dengan tim-tim yang memiliki dua hal tersebut.
Ketika dimintai pendapatnya oleh FIFA mengenai tim yang akan menjadi calon lawan negaranya, Kovacic dengan bijak menyatakan bahwa Brasil merupakan tim yang hebat, namun Kroasia juga telah berhasil melewati hadangan tim-tim hebat di gelaran ini, seperti Belgia, Jepang, Maroko, bahkan Kanada. Sehingga, dalam pandangan Kovacic, menghadapi Brasil merupakan sebuah hal yang berat, dan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas permainan timnas Kroasia.
BACA JUGA: Pengakuan Suami Jessica Iskandar Males Bantu Bayar Hutangnya Bikin Syok: Sayang Uangku
Pun demikian halnya dengan ketika ditanyakan mengenai peluang Kroasia memenangi laga, Kovacic kembali memberikan jawaban bijak, dan lebih berfokus pada kekuatan timnya. Meski demikian, Kovacic juga membocorkan kunci kemenangan atas Brasil berdasarkan versinya.
"It's tough to say at this point. We have time to analyse them, evaluate their strengths and their weaknesses. What we need to do now is focus on us. We need to be united and aggressive. We are a talented team. Brasil is not too happy when the opposing team keeps possession of the ball, so we will try to impose our style of play. We will attack and try to make it through,".
BACA JUGA: Potret Perubahan Hidung Mayang Adik Vanessa Angel, Bikin Pangling Tambah Cantik Kaya Kakaknya
Jika ditraslasikan, jawaban tersebut menjadi kurang lebih "Sangat sulit untuk mengatakannya saat ini. Kami memiliki waktu untuk menganalisa (permainan) mereka, mengevaluasi kekuatan mereka dan kelemahan mereka. Yang perlu kami lakukan saat ini adalah fokus terhadap kekuatan sendiri. Kami butuh kekompakan dan bermain agresif. Kami adalah tim yang penuh talenta. Brasil tidak terlalu senang ketika mereka melawan tim yang menguasai permainan, jadi kami akan berusaha untuk memaksakan pola permainan kami. Kami akan menyerang, dan berusaha untuk membuatnya berhasil,"
Tentu menjadi sebuah hal yang sangat membuat penasaran, karena tipikal permainan Kroasia sendiri tidaklah meledak-ledak seperti kebanyakan tim lain. Mereka seringkali bermain dengan cara yang cenderung manis, namun mematikan lawan-lawannya. Lantas, bagaimana jika mereka bertemu dengan Brasil? Mampukah mereka mengatasinya? Kita saksikan bersama ya!
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026
-
Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam