Kejutan dari satu-satunya wakil Afrika yang tersisa, Maroko ternyata masih terus berlanjut di gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Bertarung dengan Portugal yang memiliki pengalaman lebih mentereng di babak 8 besar Piala Dunia, Singa Atlas (julukan Timnas Maroko) berhasil keluar sebagai pemenang. Bertanding di Al Thumama Stadium, Doha Qatar, Achraf Hakimi dan kolega berhasil memulangkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan setelah menang dengan skor 1-0. Disadur dari laman fifa.com, satu-satunya gol pada pertandingan tersebut dicetak oleh Youssef En Neysri ketika pertandingan memasuki menit ke 42.
Menjadi satu-satunya perwakilan dari Afrika yang masih mampu bertahan di tengah kepungan kontestan dari Eropa dan Amerika Latin, banyak kalangan menilai langkah Maroko tak akan jauh. Mereka bahkan diprediksi paling mentok hanya akan bertahan sampai babak 16 besar alias putaran kedua.
Hal ini bukannya tanpa alasan. Pasalnya, Maroko sudah harus berhadapan dengan tim favorit Spanyol setelah memastikan diri mampu menembus fase gugur. Namun ternyata, sebuah kejutan besar diciptakan oleh pasukan Walid Regragui di babak 16 besar. Berhadapan dengan Spanyol, Maroko yang terkepung sedari awal pertandingan dimulai justru berhasil memaksakan hasil imbang tanpa gol hingga usainya babak normal dan perpanjangan waktu. Mau tak mau, Maroko dan Spanyol harus mengakhiri laga melalui adu tendangan penalti, dan seperti yang kita ketahui, drama tersebut dimenangkan oleh Maroko.
BACA JUGA: Postingan Bijak Felicia Tissue Jadi Sorotan, Publik Gaduh Kaitkan Hubungannya dengan Kaesang
Lepas dari hadangan Spanyol, Maroko harus berhadapan dengan Portugal yang secara kualitas, tidak berbeda jauh dengan La Furia Roja di babak 8 besar. Lagi-lagi pesimisme melanda ketika mengetahui bahwa di pertemuan terakhir pada Piala Dunia 2018, Portugal mampu mengungguli mereka. Namun, sama halnya seperti kala bersua dengan Spanyol, Maroko yang bermain taktis dan efektif, berhasil meredam agresifitas permainan Portugal. Meski hanya mengandalkan serangan balik dan set piece, Maroko benar-benar memanfaatkan peluang tersebut. Hasilnya pun tertuai pada menit ke 42, ketika tandukan En Neysri yang melompat tinggi berhasil mengarahkan bola ke gawang Diogo Costa.
BACA JUGA: Ayu Ting Ting Buka-bukaan Ternyata Klik dengan Boy William, Alasan Cocok Terbongkar
Meski hanya unggul satu gol, namun hal itu sudah lebih dari cukup bagi Maroko untuk mengamankan satu slot tiket ke babak semi-final, memulangkan Portugal, sekaligus melanjutkan kejutan yang mereka ciptakan di Piala Dunia Qatar 2022. Selamat bagi Maroko!
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
-
Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik