Seperti yang telah diperkirakan oleh banyak kalangan, Timnas Prancis kembali tampil stabil pada gelaran Piala Dunia 2022. Olivier Giroud yang juga merupakan tim dengan status sebagai juara bertahan, mampu membuktikan kapasitas mereka dalam perhelatan, dan berhasil melaju hingga fase empat besar.
Berasal dari zona UEFA dan berstatus pula sebagai juara edisi sebelumnya, Prancis benar-benar menjadi salah satu negara yang paling diperhitungkan dalam turnamen. Terlebih lagi, mereka memiliki talenta-talenta muda yang potensial dan berkualitas dunia seperti Kylian Mbappe, pun para pemain yang telah memiliki pengalaman berlevel tinggi seperti Griezmann, Dembele dan Giroud. Maka tak mengherankan jika Les Bleus menjadi salah satu tim yang diunggulkan untuk menjadi pemenang di Piala Dunia edisi kali ini.
Mengawali turnamen dengan mengisi grup D bersama dengan Australia, Denmark dan Tunisia, Prancis hanya membutuhkan dua laga saja untuk memastikan tiket ke babak 16 besar turnamen. Kemenangan atas Australia dan Denmark di dua laga awal, langsung menyegel satu tiket fase gugur, sehingga ketika mereka kalah di laga terakhir melawan Tunisia, hal tersebut tak berarti apa pun.
BACA JUGA: Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Cristiano Ronaldo: Mimpi Juara Piala Dunia Telah Berakhir
Pada babak 16 besar, Prancis harus berhadapan dengan Polandia, yang juga sama-sama wakil dari Eropa. Melalui pertarungan yang relatif tak seimbang, Les Bleus mampu mengunci kemenangan 3-1 dan memastikan diri melangkah ke babak 8 besar. Di babak ini, mereka bertemu dengan Inggris, tim yang secara memiliki kekuatan relatif setara dengan mereka.
Namun, kematangan Tim Ayam Jantan saat bermain, membuat mereka unggul 2-1 di akhir laga, sekaligus merebut satu tiket untuk babak 4 besar, sekaligus membuat harapan mereka mempertahankan gelar tetap menyala. Di babak 4 besar, Prancis dijadwalkan akan berjumpa dengan Maroko, tim yang membuat kejutan paling besar di gelaran kali ini.
Kans Prancis untuk mempertahankan gelar terbuka sangat lebar. Dan jika hal tersebut terjadi, maka mereka akan tercatat sebagai salah satu negara yang berhasil melakukan back-to-back menjadi juara di ajang Piala Dunia. Sejauh ini, fifa.com mencatat bahwa baru ada dua negara yang sukses untuk melakukan back-to-back juara Piala Dunia, yakni Italia dan Brazil.
Italia mencatatkan rekor tersebut di Piala Dunia 1934 dan 1938, sementara Brazil melakukannya pada Piala Dunia edisi 1958 dan 1962. Itu artinya, terakhir kali sebuah negara mampu menjadi juara dan mempertahankannya pada 60 tahun lalu, sebelum memasuki milenium 2000. Dan jika Prancis sukses mempertahankan gelar juaranya, maka mereka akan menjadi negara ketiga yang sukses melakukan back-to-back juara, sekaligus menjadi yang pertama di era persepakbolaan modern.
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
Artikel Terkait
Hobi
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
-
Moge Matic Rasa Manual, Honda X-ADV Bisa Oper Gigi Pakai Tombol
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring