Empat kontestas babak semi-final gelaran Piala Dunia 2022 telah terkonfirmasi. Laman resmi FIFA mengumumkan, empat negara, yakni Maroko, Argentina, Prancis dan Kroasia adalah empat kontestan yang mampu bertahan hingga babak setengah final untuk gelaran Piala Dunia kali ini.
Nah, untuk lebih dekat dengan tim-tim peserta empat besar, kita bahas satu per satu yuk para kontestan ini.
Untuk artikel kali ini, kita akan membahas tentang Maroko, tim yang pada gelaran kali ini memberikan kejutan besar bagi para pecinta sepak bola dunia. Kesuksesan mereka yang sama sekali tak terprediksi, membawa kebanggaan tersendiri bagi Benua Afrika, tempat mereka berasal.
Pada Piala Dunia Qatar 2022, Maroko menjadi wakil Afrika bersama dengan Kamerun, Ghana, Senegal, dan Tunisia. Namun, perjalanan turnamen pada akhirnya hanya menyisakan Maroko yang mampu bertahan, sementara empat wakil lainnya, sudah harus tersisih baik di fase penyisihan grup maupun fase gugur.
Tergabung di grup F, Maroko di luar dugaan mampu menjadi pemuncak klasemen akhir. Dari tiga laga yang telah dijalani, Maroko total mengumpulkan 7 poin, hasil dari bermain imbang tanpa gol melawan Kroasia, dan dua kemenangan kala bersua Belgia (2-0) dan Kanada (2-1).
Pada babak 16 besar, Maroko yang tak diunggulkan sebelumnya, berhasil membuat sepak bola dunia terhenyak. Berhadapan dengan Spanyol, Maroko mampu memulangkan tim favorit juara sekaligus kampiun edisi 2010, Spanyol melalui adu tendangan penalti. Sebuah hal yang banyak dikatakan sebagai keberuntungan oleh mereka yang apatis dengan pencapaian Tim Singa Atlas.
Pembuktian kekuatan Maroko kembali terlihat ketika mereka bertanding di babak 8 besar. Berhadapan dengan Portugal, Hakim Ziyech dan kolega di luar dugaan mampu kembali mempecundangi wakil Eropa tersebut. Skor 1-0 yang mereka torehkan, cukup untuk memulangkan Os Navegadores (Para Navigator, julukan timnas Portugal), sekaligus mengamankan tiket babak empat besar.
Dari perjalanan Maroko pada Piala Dunia kali ini, kita akan mendapatkan sebuah fakta yang cukup mencengangkan. Hingga memasuki babak semi-final, Achraf Hakimi dan tim, tercatat hanya kebobolan satu kali saat bersua dengan Kanada. Dan uniknya lagi, gol yang menjebol gawang Bono (aslinya bernama Yassine Bounou) pun merupakan sebuah gol bunuh diri, bukan gol yang dihasilkan oleh para pemain lawan.
Rekor itu bahkan akan bertambah menyeramkan ketika kita melihat pada adu tendangan penalti melawan Spanyol, tiga Algojo La Furia Roja semuanya gagal menjebol gawang sang kiper. Maka tak mengherankan, di antara para kontestan lainnya, Maroko adalah tim yang memiliki pertahanan terkuat di Piala Dunia 2022, setidaknya hingga detik ini. Dan bisa dipastikan, kekuatan mereka dalam bertahan, akan kembali menjadi andalan saat bersua dengan Prancis di fase empat besar nanti.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?