Kemeriahan dan hingar-bingar gelaran Piala Dunia Qatar 2022 telah menemui titik akhir. Pertarungan babak final antara Prancis melawan Argentina menjadi pertandingan penutup perhelatan kali ini, dan memunculkan Argentina sebagai pemenang kejuaraan. Sebuah penantian panjang bagi Argentina yang akhirnya mampu mengakhiri puasa gelar setelah kali terakhir mereka rasakan pada tahun 1986 lalu.
FIFA telah menobatkan Argentina sebagai juara dunia. Namun jangan salah, Prancis yang kalah di partai final, juga harus berbangga dengan pencapaian individu seorang Kylian Mbappe. Pemain yang kini berseragam Paris Saint-Germain tersebut berhasil keluar sebagai pemenang golden boot, sebuah gelar yang diperuntukkan bagi sang pencetak gol terbanyak dalam turnamen.
Uniknya, dalam satu pertandingan laga puncak semalam, terjadi setidaknya 5 momen saling kejar yang melibatkan Messi dan Kylian Mbappe dalam memperebutkan penghargaan sepatu emas ini. Perlu diketahui, kedua pemain ini mengawali laga dengan kedudukan gol seimbang, yakni masing-masing lima gol dalam gelaran, sebelum pada akhirnya Mbappe berhasil menyalip Messi dalam jumlah gol yang didapat.
Kita bahas bersama yuk, momen-momen Messi dan Mbappe saling berkejaran dalam menciptakan gol di laga final.
Menit 0 (Imbang)
Menit pertama hingga ke 23 pertandingan ini, kedua pemain masih berbagi gelar Topskorer dengan masing-masing 5 jaringan. Sehingga, belum ada salah satu pemain yang unggul.
Menit 23 (Messi)
Eksekusi penalti yang baik dari seorang Messi, berhasil membuat pemain Argentina tersebut unggul 6-5 dari Kylian Mbappe. Jarak keunggulan satu gol yang dimiliki oleh Messi tersebut bertahan hingga pertandingan memasuki menit ke 80.
Menit 80 (Imbang)
Pada menit ini, Mbappe mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6 setelah sukses mengeksekusi penalti yang didapatkan oleh timnya. Gol pertama bagi Mbappe ini sekaligus menjadi gol yang memperkecil kedudukan 1-2 dari Argentina pada pertandingan tersebut.
Menit 81 (Mbappe)
Berselang satu menit kemudian, Mbappe kembali mencetak golnya yang ke 7 pada turnamen ini. Dengan gol ini, Mbappe sementara unggul 7-6 dalam perolehan gol melawan Lionel Messi. Gol kedua Mbappe ini juga menjadikan kedudukan imbang dan membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Menit 108 (Imbang)
Melalui sebuah skema serangan balik cepat, Argentina kembali unggul 3-2 pada pertandingan ini. Lionel Messi mencetak gol ke 7 nya dalam turnamen dan membuat head-to-head La Pulga Atomica kembali imbang dengan Mbappe.
Menit 118 (Mbappe)
Dua menit jelang bubaran babak tambahan waktu, Prancis kembali mendapatkan penalti setelah pemain Argentina melakukan handball di kotak terlarang. Mbappe yang kembali maju sebagai algojo, berhasil menjaringkan bola ke gawang Emiliano Martinez dan membuat koleksi golnya menjadi 8 berbanding 7 milik Messi.
Disinilah semua berakhir. Menit 118 menjadi akhir dari balapan gol yang dicetak oleh Messi dan Mbappe karena setelah itu tak ada lagi gol yang tercipta dari keduanya. Sekadar catatan, Messi dan Mbappe mampu mencetak gol ketika kedua kesebelasan beradu tendangan penalti. Namun, sesuai dengan aturan FIFA, gol yang diakui hanyalah gol yang dicetak pemain di masa pertandingan normal hingga babak perpanjangan waktu. Sehingga FIFA hanya mengakui 8 gol milik Mbappe berbanding 7 gol milik Messi dan membawanya sebagai peraih gelar topskorer Piala Dunia 2022.
Baca Juga
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
Artikel Terkait
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Upgrade Instan ala Naturalisasi: Jalan Pintas yang Kadang Nggak Sesingkat Itu
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
Hobi
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Badan Usaha Beraset Triliunan: Konsep Koperasi di Buku Model BMI Syariah
-
Berburu Minyak Dunia: Mengapa Cadangan 'Jumbo' Kita Masih Terkubur?
-
Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur
-
Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan
-
Ulasan Novel Melangkah, Ketika Nusantara Menjadi Gelap Tanpa Aliran Listrik