Sudah tiga hari sejak final Piala Dunia 2022 Qatar berlangsung. Euforia kemenangan Timnas Argentina masih begitu terasa meski sudah berakhir, bahkan pemerintah Argentina menetapkan Selasa (20/12/22) kemarin sebagai hari Libur Nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap Timnas Argentina.
Kemenangan ini sekaligus meredakan puasa gelar Piala Dunia Argentina yang sudah cukup lama, dimana terakhir kali adalah tahun 1978 dan 1986, yang mana pada era 2000-an Argentina selalu tampil melempem. Prestasi terbaiknya yaitu menjadi finalis di Piala Dunia 2014, sebelum akhirnya kalah dari Jerman 1-0 waktu itu.
Baca Juga: Elkan Baggott vs Hee Chan: Clash of Asian di Putaran Keempat Curabao Cup
Para punggawa dan staff Timnas Argentina yang mendarat di ibukota Buenos Aires langsung disambut dengan tepuk tangan dan teriakan ratusan ribu penduduk setempat.
Lagu kebangsaan dan yel-yel berkumandang dalam acara pawai tersebut. Namun sayang kemeriahan tersebut sekali lagi harus tercoreng oleh tindakan sang kiper Argentina, Emiliano Martinez.
Tampak dalam postingan twitter resmi ESPN FC, Rabu (21/12/22) memperlihatkan Emi Martinez yang membawa sebuah mainan bayi dengan wajah Kylian Mbappe sembari memberikan gestur untuk diam ada seorang bayi akan tidur.
Tindakan Emi Martinez tersebut mengundang kritikan warganet Twitter yang menilai sang pemain masih saja mengejek musuh yang kalah, dimana hal tersebut adalah bentuk tidak respek.
Baca Juga: 5 Pemain Lawan yang Patut Indonesia Waspadai di Grup A Piala AFF 2022
"Menjijikan, Mbappe dimiliki badut itu," tulis Erick Lopez.
"Dia adalah pemain yang sangat tidak disukai. Tidak memiliki kelas apapun, sampah," tulis Tonderai.
"Hal tersebut sangat tidak sopan, dan Lionel Messi sebagai pemimpin harus mengatakan sesuatu pada Martinez," tulis Mudi meluruskan.
Sebelumnya, Emi Martinez sudah melakukan tindakan yang kurang senonoh juga di final Piala Dunia 2022 lalu, yaitu saat penerimaan penghargaan Golden Glove. Emi Martinez disitu tampak meletakan trofi di alat kelaminnya sembari menampakkan gestur yang tidak biasa.
Tingkah lakunya yang berlebihan tersebut membuat Emi Martinez dinilai tidak pantas mendapatkan penghargaan Golden Glove di Piala Dunia 2022.
Baca Juga: Tampil Bagus di Piala Dunia 2022, Alexis Mac Allister Jadi Buruan Klub Eropa
"Isyarat yang mengerikan, hal yang paling serius adalah mereka seharusnya mewakili Argentina. Ini menyebar luas dan orang-orang akan berpikir bahwa begitulah semua orang Argentina," tulis Jesus Escorcia.
Disisi lain, warganet berpendapat bahwa kiper Kroasia, Dominik Livakovic yang pantas meraih penghargaan tersebut jika dilihat dari data statistik permainan selama di Piala Dunia 2022.
Sampai saat ini Emi Martinez sendiri masih belum buka suara tentang alasan dibalik tindakannya yang terus mengejek Kylian Mbappe, namun banyak yang meyakini bahwa Martinez hanya sedang terbawa suasana.
Baca Juga
-
Sakit Parah, 4 Senjata Andalan Chicken Dinner di PUBG Mobile
-
Terkenal Toxic Parah, 3 Hal Ini Buat Game Mobile Legends Tetap Digemari
-
Damage Brutal, 5 Hero Marksman Tersakit di Season 28 Mobile Legends
-
Parah, 5 Hero Tank yang Cocok sebagai Explane di Mobile Legends Season 28
-
Ulasan Halloween: Film Psikopat Michael Myers si Pembunuh Berdarah Dingin
Artikel Terkait
-
Messi dan Pemain Argentina Dievakuasi Helikopter Buntut Lautan Manusia di Buenos Aires
-
Bukan Lionel Messi yang Juara, Tapi Sosok Ini yang Menang di Piala Dunia
-
Komentar Termasyhur Peter Drury saat Final Piala Dunia 2022
-
Nyeleneh, Band Ini Komentari Messi Untuk Akhiri Karir Di Persib Bandung
-
Asyik, Lionel Messi Tidur Nyenyak Sambil Pamer Trofi Piala Dunia 2022, Prancis Menangis Melihat Ini
Hobi
-
John Herdman dan Timnas Indonesia yang Terancam Minim Kreasi di Guliran FIFA Series 2026
-
Resmi Dapat Menit Bermain, Debut Maarten Paes di Ajax Diselimuti Beragam Keistimewaan
-
2 Alasan Kita Harus Berterima Kasih kepada Persib Meski Perjuangannya di Asia Berakhir Ricuh
-
Jadwal MotoGP Thailand 2026: Siapa yang akan Bersinar di Seri Pembuka?
-
Luke Vickery Sudah Komunikasi dengan PSSI, Segera Bela Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pertemuan di Masjid Kota
-
Di Balik Nasi Sisa Sahur: Refleksi Emak-Emak tentang Ramadan dan Kesederhanaan
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
-
Tayang 28 Maret Nanti, Intip Sinopsis Anime Agents of the Four Seasons