Nyaris semua penulis novel akan senang jika novel yang mereka terbitkan bisa dijadikan film. Selain uang yang bisa didapatkan, perasaan bangga juga datang dengan melihat karakter-karakter fiktif kita diperankan oleh aktor dan aktris terkenal.
Di Indonesia sendiri sudah banyak film yang mengadaptasi dari cerita novel, entah itu film berseri ataupun film sekali tayang. Tak hanya itu, kemungkinan penjualan novel kita juga akan semakin bertambah saat orang-orang sudah mengenalnya melalui film.
BACA JUGA: 8 Langkah Membuat Novel yang Baik dan Berkualitas untuk Pemula, Pernah Mencobanya?
Namun, ternyata tidak mudah untuk menerbitkan novel yang bisa diadaptasi menjadi sebuah film, lho. Khususnya di Indonesia. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar novel kita bisa dilirik oleh produser film dan dijadikan film. Nah, berikut 3 cara menulis novel agar bisa dijadikan film oleh produser film:
1. Tidak Mengandung Sara dan Pornografi
Sara dan pornografi bisa membuat film kontroversial, bahkan digagalkan tayang di banyak tempat. Karena itu produser film akan memilih novel-novel yang tidak mengandung sara dan pornografi.
Seharusnya sebagai penulis novel kita bisa menerbitkan novel-novel yang berkualitas dengan tidak memasukkan unsur sara dan pornografi.
2. Batasan Latar
Khusus untuk penulis-penulis pemula yang novelnya ingin dijadikan film, sebaiknya tidak menaruh latar luar negeri pada novel kita. Sebab, hal itu dapat menjadi bahan pertimbangan yang berat bagi produser untuk membuat novel kita menjadi sebuah film.
Karena proses pembuatan film di luar negeri akan memakan biaya yang lebih banyak daripada di dalam negeri. Buatlah latar yang sederhana yang sekiranya tidak memakan banyak biaya produksi pembuatan film.
BACA JUGA: Anti Ditolak Penerbit, 7 Tips Menulis Novel yang Menggugah
3. Genre Familier
Sejauh ini produser-produser film di Indonesia masih memproduksi film dengan genre yang familier, misalnya horor, romance, dan aksi. Oleh karena itu, jika ingin novel kita dijadikan film, maka untuk saat ini tulislah novel-novel dengan genre tersebut.
Sebab, jika kita menulis novel dengan genre fantasi, maka kemungkinan dijadikan film akan lebih kecil dibanding genre-genre yang familier pada perfilman Indonesia.
Itulah 3 cara menulis novel agar bisa dijadikan film oleh produser film. Selebihnya, tergantung dari kreativitas kita dalam menyusun plot pada novel dan membuatnya menarik hati produser film.
Jangan lupa juga selalu berdoa di setiap waktu untuk kemajuan karier kita sebagai penulis novel. Semoga dengan memahami tiga poin penting di atas kita dapat menciptakan novel yang berkualitas dan bisa dijadikan film oleh produser yang menyukainya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Cari The Exile? Ini 3 Cara Mengalahkan Xuanwen Beast di Game Genshin Impact
-
Terkenal Gesit, Ini 3 Cara Mengalahkan Geovishap Hachling di Gim Genshin Impact
-
Gampang tapi Hebat, Ini 3 Cara Menggunakan Lyney di Gim Genshin Impact
-
3 Cara Mengalahkan Fatui Snezhnayan Maiden di Gim Genshin Impact
-
Bannyak yang Belum Paham, Ini 3 Cara Menggunakan Noelle di Gim Genshin Impact
Artikel Terkait
-
Ada DANA Kaget Gratis Hari Ini Rabu 2 April 2025, Rebut Hadiahnya Sekarang
-
Klaim Link Saldo DANA Kaget di Sini, Fitur Keren Dompet Digital yang Bagi-bagi Uang
-
SEGERA KLAIM, Link Saldo DANA Kaget Untuk Belanja Online Shopee 3:3
-
6 Jurus Rahasia Mendapatkan Saldo DANA Kaget Tanpa Ribet
-
Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal, Ini Niat dan Waktunya
Hobi
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
Real Madrid Babak Belur Demi Final Copa del Rey, Carlo Ancelotti Buka Suara
-
Piala Asia U-17: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Tampil Gemilang
-
PSM Makassar Konsentrasi Hadapi CAHN FC, 2 Pemain Ini Diramal Jadi Ancaman
Terkini
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
22 Tahun Bersama, TVXQ Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?