Penggemar Chelsea FC yang beragama muslim, khususnya yang berada di London, patut bangga pada klub kesayangannya. Pasalnya hari Minggu kemarin (26/03/2023), Chelsea FC menggelar acara buka puasa untuk pertama kalinya. Acara ini sekaligus menjadi yang pertama kali dalam sejarah Premier League.
Hal tersebut menuai banyak respon positif dari penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kalau di Indonesia, buka puasa bersama adalah hal yang lumrah terjadi, mengingat sebagian besar penduduknya beragama muslim. Namun, kali ini diadakan oleh sebuah klub sepakbola dari salah satu liga bergengsi di Eropa dan dunia.
Melansir dari situs resmi Chelsea FC, untuk menyelenggarakan acara tersebut mereka telah bekerja sama dengan Ramadan Tent Project, sebuah badan amal pemenang penghargaan yang misinya menyatukan komunitas dan mengembangkan pemahaman tentang Ramadhan.
Acara ini juga sekaligus menjadi upaya kampanye No To Hate dari Chelsea FC dan Chelsea Foundation, sebuah kampanye yang memfokuskan pada kesetaraan, keragaman, dan upaya mencegah kebencian dan deskriminasi bagi orang-orang di dalam atau di luar Chelsea FC dan sepakbola.
Terlebih lagi, Chelsea FC juga punya pemain yang juga beragama muslim. Sebut saja N'golo Kante dan Hakim Ziyech, tidak menutup kemungkinan mereka juga akan hadir dalam acara yang akan diselenggarakan di sisi lapangan Stamford Bridge ini.
Untuk memastikan jumlah tempat yang akan disediakan, panitia mengatur tamu berdasarkan kepemilikan tiket atau undangan. Sehingga, siapa saja yang akan ikut adalah mereka yang telah memiliki undangan atau tiket resmi dari panita buka bersama.
Untuk pendistribusian tiketnya, panitia bersama Ramadan Tent Project akan membagikan tiket dalam jumlah terbatas ke masjid lokal, klub pemuda, jaringan pendukung, dan komunitas Muslim yang lebih luas.
Tak berhenti disini saja, melihat antusias yang luar biasa terhadap kegiatan buka bersama ini, Chelsea FC juga akan mengusahakan penambahan kuota tamu untuk acara buka puasa bersama di tahun-tahun yang akan datang. Jika acara ini berhasil, bukan tidak mungkin klub-klub lain juga akan melakukan hal yang sama.
Baca Juga
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Artikel Terkait
-
Bukber All U Can Eat Hotel di Semarang Harga di Bawah 100K, Cocok Untuk Mahasiswa, Arisan, dan Keluarga
-
Diguyur Hujan Lebat, Jemaah Masjid di Parepare Tetap Khusyuk Laksanakan Salat Isya dan Tarawih
-
Menu Buka Puasa, Cobain Yuk Surabi Kurma Kang Dyan Purwakarta Dijamin Enak Banget!
-
BBPOM Temukan Bahan Bahaya Terkandung Dalam Cendol Delima di Pasar Lima Puluh Pekanbaru, Awas Hati-hati!
-
Netizen Soroti Puan Maharani di Acara Buka Bersama Krisdayanti
Hobi
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP